Harga XRP Siap Melejit? Sinyal yang Dulu Picu Reli Muncul Lagi!

Harga XRP kembali menjadi sorotan setelah mencatatkan penguatan dalam beberapa hari terakhir di tengah membaiknya sentimen pasar kripto.

Pada saat artikel ini disusun, harga XRP berada di kisaran US$1,13, setara Rp20.450, menguat sekitar 5 persen dalam 24 jam dan 8,71 persen selama tujuh hari terakhir. Penguatan tersebut menarik perhatian pelaku pasar karena muncul bersamaan dengan sejumlah sinyal teknikal yang mendukung peluang berlanjutnya tren naik.

Di tengah pemulihan tersebut, sejumlah indikator teknikal dan data on-chain mulai menunjukkan perubahan struktur pasar. Beberapa analis melihat tekanan jual mulai mereda setelah fase koreksi beberapa pekan terakhir, sementara aktivitas perpindahan aset di bursa juga mengalami perubahan yang perlu dicermati.

Indikator Ini Kembali Menyala, Momentum Naik XRP Menguat

Analis Ali Martinez menilai harga XRP mulai menunjukkan peluang pembalikan tren setelah indikator SuperTrend pada grafik empat jam kembali memunculkan sinyal beli untuk kali pertama sejak pertengahan Juni.

XRP analisis 4 juli

Berdasarkan grafik yang dibagikannya, sinyal tersebut muncul ketika harga berada di sekitar US$1,05, sedangkan pergerakan terbaru telah mencapai kisaran US$1,08 sebelum melanjutkan penguatan ke level saat ini.

Menurut Martinez, sinyal beli sebelumnya berhasil mendahului reli sekitar 14,2 persen, sehingga kemunculan pola serupa kembali menjadi perhatian pasar.

Selama harga XRP mampu bertahan di atas area US$1,05 sebagai support terdekat, peluang kelanjutan momentum naik dinilai masih terbuka. Di sisi atas, area sekitar US$1,08 menjadi resistance awal yang perlu dilewati untuk memperkuat konfirmasi bullish.

IKLAN
Urban Stretch Centre Medan

Ia juga menyoroti bahwa indikator SuperTrend memiliki rekam jejak yang cukup baik dalam mengenali perubahan arah pasar. Sebelumnya, indikator tersebut berhasil memberikan sinyal sebelum dua fase penurunan besar masing-masing sekitar 19,5 persen dan 16,6 persen terjadi.

BACA JUGA:  Tunggu Harga XRP Meledak? Grafik 13 Tahun Ini Katakan Hal yang Berbeda

Karena itu, kemunculan sinyal beli terbaru dipandang sebagai indikasi awal bahwa tekanan jual kemungkinan mulai melemah, meski validasi tetap memerlukan konfirmasi dari pergerakan harga berikutnya.

Bullish Divergence Perkuat Peluang Reli Harga XRP

Sementara itu, analis Dark Defender menilai harga XRP kemungkinan telah menyelesaikan fase koreksi pada grafik harian. Setelah sebelumnya terbentuk struktur pembalikan pada time frame harian, kini bullish divergence juga muncul pada grafik tiga harian, di mana indikator RSI membentuk higher low ketika harga masih mencetak lower low.

Kondisi tersebut umumnya diartikan sebagai tanda melemahnya momentum jual sekaligus meningkatnya peluang pembalikan arah.

XRP analisis terbaru 4 jul

Menurutnya, struktur koreksi XRP kini telah membentuk pola textbook correction yang lengkap. Area US$0,93 menjadi support utama sekaligus level 100 persen Fibonacci yang berhasil dipertahankan, sedangkan US$1,21 menjadi resistance penting yang perlu ditembus. Selama support tersebut tetap bertahan, peluang pemulihan dinilai masih terbuka.

BACA JUGA:  Kripto Hari Ini 1 Juli 2026: SHIB, KAS, SKY, HYPE dan TRB Panaskan Market, Tunjukkan Sinyal Reli Berikutnya

Dark Defender memperkirakan target awal berada di atas Ichimoku Cloud sebelum menguji area US$1,88 yang bertepatan dengan level 161,8 persen Fibonacci.

Jika area tersebut berhasil ditembus, ruang kenaikan berikutnya mengarah ke sekitar US$2,90 atau level 200 persen Fibonacci, bahkan membuka peluang menguji kembali puncak sebelumnya di kisaran US$3,66.

Namun, skenario tersebut tetap membutuhkan konfirmasi berupa penembusan resistance secara bertahap dengan dukungan momentum beli yang kuat.

Arus Keluar XRP dari Binance Melonjak, Apa Artinya?

Selain sinyal teknikal, data on-chain dari CryptoQuant juga menunjukkan perubahan pada aktivitas dompet XRP di bursa. Analis Amr Taha mengungkapkan bahwa jumlah dompet yang menarik XRP dari Binance kini telah melampaui jumlah dompet yang menyetorkan aset tersebut ke bursa.

XRP deposit wd 4 jul

Berdasarkan data tujuh hari, metrik net depositing/withdrawing wallet count Binance berubah dari +26.200 dompet pada 7 Juni menjadi -6.210 dompet pada 30 Juni.

Artinya, terjadi pergeseran sekitar 32.410 dompet hanya dalam waktu 23 hari, sekaligus menjadi pembacaan negatif pertama sejak 9 Juli 2025. Nilai tersebut juga sekitar 4,6 kali lebih dalam dibandingkan pembacaan negatif sebelumnya.

Taha menjelaskan bahwa dominasi arus keluar kini juga mulai terlihat di sebagian besar bursa yang dipantau, meski Binance menjadi bursa utama yang mencatatkan perubahan paling tajam.

BACA JUGA:  Rusia Resmi Tancap Gas! Rubel Digital Siap Digunakan Massal Mulai September 2026

Kondisi itu menunjukkan semakin sedikit dompet yang memindahkan XRP ke platform perdagangan, sementara semakin banyak yang menarik aset keluar dari bursa.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa metrik tersebut tidak mengukur jumlah koin XRP yang dipindahkan sehingga belum dapat digunakan sebagai bukti pasti adanya akumulasi oleh investor besar.

“Data ini tidak mengukur jumlah koin XRP yang dipindahkan, sehingga tidak dapat secara independen mengonfirmasi apakah pemegang besar sedang melakukan akumulasi. Namun, penurunan tajam jumlah dompet yang menyetor menunjukkan struktur arus XRP di Binance telah berubah drastis, dengan semakin sedikit dompet yang membawa XRP ke bursa dan semakin banyak yang memindahkannya keluar,” ujar Amr Taha.

Perubahan struktur arus dana tersebut menambah daftar sinyal yang kini menjadi perhatian pelaku pasar. Apabila kondisi teknikal dan on-chain terus bergerak searah, pasar akan mencermati apakah harga XRP mampu mempertahankan momentum pemulihan sekaligus menembus sejumlah level resistance penting dalam waktu dekat.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait