Prospek harga XRP kembali menghangat seiring kemunculan pola teknikal yang pernah mendahului reli besar pada siklus sebelumnya. Sejumlah analis menilai struktur tersebut kini mulai terbentuk kembali.
Salah satu perhatian utama datang dari analis ChartNerd yang menilai pola triangle (segitiga) jangka panjang yang pernah mendahului lonjakan harga pada siklus sebelumnya kini kembali aktif. Dia percaya bahwa kondisi ini bisa menjadi dasar untuk pergerakan bullish berikutnya jika fase retest dapat dipertahankan.
Dalam analisis terbarunya, ChartNerd menyebut struktur yang terbentuk saat ini memiliki kemiripan dengan pola yang muncul sekitar delapan tahun lalu.
Saat itu, harga XRP mengalami fase konsolidasi panjang di dalam pola triangle sebelum menembus resistance, melakukan retest, lalu melanjutkan reli tajam. Ia menilai struktur yang sama kini kembali muncul, hanya terjadi pada siklus pasar yang berbeda.

Skenario Reli Besar Harga XRP Kembali Menguat dari Pola Lama
Pada grafik yang dipublikasikannya, ChartNerd memperlihatkan bahwa pola triangle besar pertama terbentuk pada periode 2014 hingga 2017. Setelah breakout, harga XRP sempat kembali menguji area breakout sebagai support sebelum akhirnya mencatat kenaikan signifikan.
Kini, pola serupa terlihat pada struktur yang berkembang sejak sekitar 2018 hingga 2026, dengan harga kembali memasuki fase retest setelah keluar dari area konsolidasi jangka panjang.
Menurutnya, pola yang terbentuk selama bertahun-tahun berfungsi layaknya pegas yang terus menyimpan energi. Semakin lama harga bergerak menyempit menuju titik puncak atau apex, semakin besar potensi pelepasan momentum ketika breakout berhasil dikonfirmasi.
ChartNerd menilai sejarah menunjukkan pola seperti ini kerap menjadi awal dari pergerakan makro yang sangat kuat.
Pada saat artikel ini disusun, harga XRP berada di kisaran US$1,41. ChartNerd kemudian menyoroti tiga level Fibonacci ekstensi sebagai target potensial apabila tren bullish berlanjut, yaitu US$8,41 pada level Fibonacci 1,272, US$13,61 pada Fibonacci 1,414, serta US$27,16 pada Fibonacci 1,618. Selama area retest tetap bertahan sebagai support, ia menilai peluang melanjutkan kenaikan masih terbuka.
Di sisi lain, aktivitas investor besar di jaringan XRP justru menunjukkan perlambatan. Berdasarkan temuan analis Ali Martinez, jumlah transaksi bernilai lebih dari US$1 juta di XRP Ledger turun drastis, dari sekitar 70 transaksi dalam sepekan menjadi hanya dua transaksi pada hari pengamatannya.

Penurunan aktivitas whale tersebut menunjukkan partisipasi pelaku bermodal besar sedang melemah, meski belum tentu mengubah struktur teknikal jangka panjang yang masih dipantau pelaku pasar.
Support US$1,08 Masih Kokoh, Breakout Tinggal Tunggu Waktu
Sementara itu, analis Diana melihat harga XRP masih mempertahankan salah satu area support paling krusial pada time frame 4 jam. Menurutnya, harga telah menghabiskan beberapa hari bergerak di atas level US$1,08, meskipun sempat beberapa kali mendapat tekanan dari pihak penjual.

Ia menilai level US$1,08 telah berhasil dipertahankan dalam beberapa kali pengujian, sementara harga terus berkonsolidasi di sekitar US$1,09.
Dari sisi indikator teknikal, Relative Strength Index (RSI) juga masih berada di sekitar level 48 dan tetap bertahan di atas garis sinyalnya, yang dinilai menunjukkan momentum belum sepenuhnya berpindah ke pihak bearish.
Meski demikian, Diana mengingatkan bahwa harga XRP masih bergerak tepat di bawah zona resistance penting pada kisaran US$1,10 hingga US$1,13. Menurutnya, area tersebut menjadi hambatan utama yang harus ditembus agar momentum kenaikan dapat kembali menguat.
Ia memetakan beberapa level yang perlu direbut oleh pembeli, dimulai dari kisaran US$1,10–US$1,105 sebagai konfirmasi awal momentum bullish, disusul US$1,145 sebagai area breakout resistance utama.
Jika kedua level tersebut berhasil ditembus, target berikutnya berada di US$1,20, sementara zona US$1,29–US$1,30 dipandang sebagai area resistance terkuat yang berpotensi menjadi tujuan kenaikan selanjutnya.
Dengan kombinasi pola teknikal jangka panjang yang kembali aktif serta area support penting yang masih mampu dipertahankan, perhatian pelaku pasar kini tertuju pada kemampuan harga XRP menembus zona resistance terdekat.
Keberhasilan melewati level-level tersebut dinilai dapat menjadi penentu apakah skenario reli besar yang diproyeksikan sejumlah analis benar-benar mulai terwujud.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.


