Harga XRP Tinggalkan Fase Koreksi, Apakah Bull Siap Tampil?

Harga XRP mulai menunjukkan upaya pemulihan pada perdagangan Kamis (27/8/2026), setelah koreksi tajam memangkas sebagian reli yang terbentuk sepanjang pekan lalu.

XRP kembali bergerak di sekitar US$1,40 setelah sebelumnya turun dari puncak lokal US$1,69 yang dicapai pada 22 Agustus.

Pergerakan tersebut membuat area US$1,40 kembali menjadi medan penting bagi pembeli dan penjual. Sebelumnya, XRP melesat hampir 70 persen dari level terendah sekitar US$0,99 pada 17 Agustus menuju US$1,69 lima hari kemudian, sebelum mengalami koreksi sekitar 18 persen dari puncaknya.

Dengan harga XRP kembali mencoba bertahan di atas US$1,40, pasar kini menunggu apakah tekanan koreksi telah mereda atau justru masih menyisakan ruang penurunan.

Koreksi Usai, Harga XRP Bersiap Tancap Gas

Pada grafik satu jam yang dibagikan analis CW, XRP terlihat mulai keluar dari pola symmetrical triangle. Harga berada di sekitar US$1,43 dan menguji batas atas pola di kisaran US$1,44–US$1,45.

Menurut CW, perkembangan tersebut menunjukkan fase koreksi telah berakhir dan reli berpotensi dimulai kembali.

BACA JUGA:  GENIUS Act Sudah Setahun: Stablecoin Naik Kelas atau Gitu-gitu Aja?

XRP analisis 28 AGS

Namun, penembusan tersebut masih membutuhkan konfirmasi. Penutupan candle satu jam secara konsisten di atas US$1,45 dapat memperkuat indikasi bahwa pembeli kembali mengambil kendali.

IKLAN
Urban Stretch Centre Medan

Jika kondisi itu terpenuhi, US$1,48–US$1,50 menjadi resistance berikutnya yang perlu ditembus sebelum harga XRP dapat mengincar zona supply US$1,52–US$1,55.

Area US$1,54 juga berdekatan dengan exponential moving average 50 minggu (EMA50) yang sebelumnya dipantau sebagai salah satu level penting untuk mengembalikan kendali bullish jangka pendek.

Penembusan wilayah tersebut dapat membuka kesempatan untuk menguji kembali US$1,65–US$1,70, termasuk puncak lokal yang terbentuk pada 22 Agustus.

Sebaliknya, kegagalan mempertahankan US$1,44–US$1,45 dapat membawa XRP kembali ke dalam pola konvergensi. Support awal berada di sekitar US$1,40, sedangkan US$1,37–US$1,35 menjadi area pertahanan berikutnya.

Penurunan tegas di bawah US$1,35 akan melemahkan skenario breakout dan meningkatkan risiko koreksi menuju wilayah yang lebih rendah.

BACA JUGA:  Harga ASTER Bersiap Keluar dari Zona Mati, ATH Baru Menanti?

Reli Belum Aman, Pasukan Short Menyerbu

Di tengah upaya pemulihan harga XRP, analis Darkfost di CryptoQuant mencatat kondisi berbeda di pasar derivatif. Menurut data yang dibagikannya, kebangkitan minat investor terhadap altcoin mengikuti penguatan Bitcoin.

Kapitalisasi pasar semua altcoin (Total 2) bertambah lebih dari US$183 miliar hanya dalam beberapa hari, atau sekitar 20 persen, sementara XRP membukukan kenaikan sekitar 70 persen dalam periode tersebut.

Lonjakan itu turut menarik spekulan ke pasar derivatif, terutama Binance yang memiliki aktivitas futures besar.

XRP net taker 28 ags

Darkfost mencatat semakin banyak trader mengambil posisi short setelah reli XRP. Net taker volume XRP di Binance kemudian mencapai tekanan jual terkuat sejak awal 2026, dengan dominasi sisi jual mencapai sekitar minus US$96 juta, bahkan ketika token tersebut telah kembali bergerak di atas US$1.

Pada saat bersamaan, open interest XRP di Binance meningkat sekitar 14,8 persen. Kombinasi bertambahnya posisi terbuka dan kuatnya dominasi penjual menunjukkan pasar derivatif sedang menjadi sumber tekanan terhadap permintaan yang muncul di pasar spot. Kondisi itu membuat kelanjutan reli belum sepenuhnya mendapatkan jalan terbuka.

BACA JUGA:  Harga XRP Sedang Meniru Masa Lalunya, US$8 Jadi Target Reli

“Kini terjadi tarik-menarik nyata antara permintaan spot dan tekanan jual derivatif.” ujar Darkfost.

Dengan harga XRP yang masih bertahan di atas US$1,40, keseimbangan antara dua kekuatan tersebut berpotensi menentukan pergerakan berikutnya.

Jika permintaan spot mampu menyerap tekanan short dan harga menembus US$1,45 hingga US$1,50, peluang pengujian kembali US$1,55 dan US$1,70 dapat terbuka. Sebaliknya, hilangnya US$1,40 akan kembali menempatkan US$1,35 sebagai area yang perlu dipertahankan bull sebelum risiko koreksi lebih dalam meningkat.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait