Heboh! Dulu Trader Kripto Tersohor, James Wynn Kini Terseret Rug Pull

Kabar mengejutkan datang dari dunia kripto. Sosok yang dulu dikenal sebagai trader kripto sukses dengan profit fantastis, kini justru terseret skandal rug pull. Nama James Wynn mendadak jadi perbincangan setelah dituding melakukan aksi yang merugikan investor.

Sempat Raup Jutaan Dolar, Kini Nyaris Habis

James Wynn sebelumnya dikenal sebagai trader kripto yang cukup disegani. Namanya sempat mencuri perhatian setelah berhasil menghasilkan hingga US$100 juta dari trading leverage.

Salah satu momen paling mencolok terjadi saat ia memprediksi token PEPE sejak kapitalisasi pasar masih di kisaran US$600 ribu hingga melonjak ke miliaran dolar.

Tak hanya itu, ia juga disebut meraup keuntungan sekitar US$25 juta dari pergerakan tersebut. Reputasinya pun melambung tinggi di kalangan komunitas kripto.

IKLAN
Chat via WhatsApp

Namun, strategi trading agresif yang mengandalkan leverage tinggi ternyata menyimpan risiko. Wynn dilaporkan sempat membuka posisi long Bitcoin dengan leverage 40x senilai US$1,26 miliar di platform Hyperliquid.

BACA JUGA:  Harga XRP Melejit 2 Persen, Volatilitas Rendah Isyaratkan Pergerakan Besar

Alih-alih kembali mencetak profit, langkah tersebut justru menjadi titik balik. Posisi itu berujung pada kerugian besar hingga hampir menghapus seluruh portofolionya, bahkan disebut tersisa sekitar US$900 saja.

Posisi Long Bitcoin James Wynn - Cointelegraph
Posisi Long Bitcoin James Wynn – Cointelegraph

Dugaan Rug Pull di Proyek ASSDAQ

Di tengah kondisi tersebut, Wynn kembali muncul dengan meluncurkan presale meme coin bernama ASSDAQ di jaringan Solana. Namun, proyek ini justru memicu kontroversi besar di komunitas kripto.

Akun Mycroft mengungkap pada Selasa (21/04/2026) dugaan bahwa Wynn melakukan rug pull melalui proyek tersebut. Ia juga disebut telah menghapus seluruh postingan yang berkaitan dengan proyek itu.

“Ia mengumpulkan US$12,8 ribu dengan janji ‘airdrop’, membeli lebih dari 50 persen suplai, mendorong kapitalisasinya hingga US$322 ribu, lalu menjual tanpa mendistribusikan token apa pun, dan pergi dengan keuntungan US$74 ribu,” tulisnya.

BACA JUGA:  Ngeri! Trader Indonesia Rugi Rp1,26 Miliar Gara-gara Altcoin Ini
Proyek ASSDAQ yang Didudag Terkait dengan James Wynn
Proyek ASSDAQ yang Didudag Terkait dengan James Wynn

Dalam 10 jam pertama peluncuran presale, proyek kripto ini dilaporkan hanya mengumpulkan sekitar US$8 ribu. Angka tersebut jauh dari ekspektasi dan mencerminkan mulai pudarnya kepercayaan komunitas terhadap proyek tersebut.

Pelajaran dari Kasus James Wynn

Kasus ini menjadi pengingat tentang volatilitas dan risiko di dunia kripto. Sosok yang pernah berada di puncak dengan keuntungan besar bisa jatuh dalam waktu singkat, terutama ketika menggunakan leverage tinggi tanpa manajemen risiko yang matang.

Ungkapan “crypto doesn’t forgive anyone” terasa relevan dalam konteks ini. Dunia kripto memang menawarkan peluang besar, tetapi juga tidak memberi ampun bagi mereka yang lengah.

Di sisi lain, kasus ini juga menegaskan pentingnya melakukan riset sebelum berinvestasi. Komunitas diingatkan untuk tidak mudah terpengaruh hype, selalu memeriksa reputasi proyek, serta berhati-hati sebelum mengambil keputusan.

Menghindari Rug Pull: Tips Aman Investasi Token Kripto

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait