Bitcoin Cash (BCH), salah satu aset kripto populer yang dikenal sebagai alternatif Bitcoin, kini menunjukkan pola pergerakan yang menarik dan patut diantisipasi. Seorang analis ternama mengungkapkan bahwa sinyal ini dapat memicu pergerakan besar.
Ascending Triangle Muncul di BCH, Saatnya Siap-Siap?
Berdasarkan analisis yang diunggah oleh CobraVanguard pada Minggu (23/11/2025), holder BCH harus berhati-hati karena koin kripto ini mulai menunjukkan ascending triangle pattern pada grafik mingguan yang biasanya menjadi tanda bahwa tekanan bullish sedang menguat.
Pola tersebut terbentuk dari rangkaian higher lows yang mendorong BCH mendekati resistance horizontal di sekitar US$650. Setiap kali terkoreksi, pembeli masuk lebih cepat dan lebih tinggi, menandakan adanya akumulasi yang konsisten di balik pergerakan ini.

CobraVanguard juga menyoroti potensi pola AB=CD, di mana kenaikan besar sebelumnya (AB) dapat terulang kembali pada CD dengan ukuran yang sama. Jika formasi ini berjalan sempurna, target kenaikan berikutnya diproyeksikan menuju US$1.100–US$1.133.
“Harga BCH pada timeframe 1 jam sedang membentuk pola ascending triangle. Jika pola ini berhasil break ke atas, ada kemungkinan kaki AB akan menyamai kaki CD, yang berpotensi mendorong harga naik hingga sekitar US$1.100,” jelasnya.
Saat ini, resistance level utama berada di rentang US$630–US$660, yang sudah beberapa kali menjadi area penolakan kuat. Breakout bersih dan penutupan candle mingguan di atas zona tersebut akan menjadi konfirmasi bahwa fase CD sudah mulai bergerak.
Di sisi lain, support kuat berada pada garis tren naik yang terbentuk sejak 2023. Selama BCH bertahan di atas trendline ini, struktur bullish tetap solid, namun breakdown di bawahnya berpotensi memicu koreksi hingga US$480.
Downtrend Runtuh, Bitcoin Cash Mulai Bangkit
Tak hanya CobraVanguard, analis ternama lain, VIPCryptoVault, lewat analisisnya pada Jumat (22/11/2025) juga melihat potensi kebangkitan BCH. Ia menjelaskan bahwa altcoin ini akhirnya menembus downtrend.
Breakout ini dianggap sebagai sinyal awal pergantian tren, apalagi terjadi ketika BTC masih berada dalam fase extreme fear. Kondisi tersebut justru menegaskan bahwa kekuatan beli di Bitcoin Cash mulai muncul secara independen.
Pada grafik, BCH menembus descending trendline yang selama dua bulan terakhir menahan lajunya. Breakout ini menunjukkan bahwa buyer mulai menguasai pasar. Saat ini, harga berada di area grey block, dan selama BCH bertahan di atas zona ini, peluang kenaikan tetap kuat.
“Jika BCH bertahan di atas blok abu-abu, itu akan mengonfirmasi breakout dan memperkuat keyakinan terhadap kelanjutan tren bullish. Saat ini, harga bergerak di sekitar zona tersebut dan saya memperkirakan akan terjadi retest dalam waktu dekat,” tegasnya.

Indikator OBV juga mendukung skenario bull run. Meski pergerakan harga sempat sideways, OBV justru naik dan menunjukkan adanya akumulasi besar. Lonjakan volume tanpa kenaikan harga agresif sering menjadi pertanda bahwa smart money mulai membangun posisi.
Dengan breakout yang valid dan dukungan volume, VIPCryptoVault menetapkan target kenaikan bertahap di US$610, US$710, US$804, hingga target psikologis di atas US$1.000. BCH kini hanya perlu mempertahankan struktur bullish agar momentum ini tetap berlanjut.
Beragam sinyal teknikal kini mengarah pada potensi penguatan BCH, mulai dari pola ascending triangle hingga breakout downtrend dua bulan. Selama harga mampu bertahan di atas area kunci dan retest berjalan mulus, peluang kenaikan tetap terjaga.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.



