Harga Bitcoin (BTC) kembali menunjukkan sinyal yang dinilai semakin konstruktif, di mana analis pasar HodlerStat mengidentifikasi terbentuknya pola teknikal bullish yang berpotensi mendorong aset kripto terbesar itu menuju kisaran US$73 ribu.
Proyeksi tersebut muncul ketika Bitcoin masih bergerak dalam fase konsolidasi di sekitar US$64.043, tetapi mulai mendekati area penentu yang dapat memicu pergerakan harga lebih besar apabila berhasil ditembus.
Dalam analisis terbarunya, HodlerStat menilai Bitcoin sedang membentuk ascending wedge besar dengan delapan kali sentuhan pada garis resistance, menandakan tekanan beli yang terus meningkat mendekati titik puncak pola.
Menurutnya, konfirmasi kenaikan baru akan terjadi jika harga Bitcoin mampu menembus area resistance US$66.956, sementara target teknikal berikutnya berada di US$73.876.
Harga Bitcoin Masih Butuh Konfirmasi sebelum Melanjutkan Reli
HodlerStat menjelaskan area US$64.297 kini menjadi support terdekat yang perlu dipertahankan agar struktur bullish tetap utuh. Selama harga bertahan di atas zona tersebut, peluang melanjutkan kenaikan masih terbuka, meski volatilitas jangka pendek diperkirakan tetap tinggi.

Ia juga mengingatkan kemungkinan munculnya liquidity sweep, yakni pergerakan harga yang sempat turun menembus support untuk mengambil likuiditas sebelum berbalik naik. Karena itu, strategi yang dinilai lebih aman adalah menunggu breakout yang benar-benar valid di atas US$66.956 sebelum mempertimbangkan posisi beli.
Di sisi lain, skenario bullish akan kehilangan validitas apabila harga Bitcoin turun di bawah US$64.043 dan ditutup di bawah US$63.810. Kondisi tersebut berpotensi membuka ruang koreksi yang lebih dalam sekaligus membatalkan proyeksi menuju area US$73.876.
Data On-Chain Dukung Prospek Bullish, tetapi Tekanan Jangka Pendek Masih Ada
Sementara itu, analis CryptoOnchain di CryptoQuant melihat sinyal yang relatif sejalan dari sisi on-chain, meski belum sepenuhnya didukung oleh arus dana di bursa kripto. Bitcoin tercatat ditutup pada US$63.850,66 pada 28 Juli setelah sebelumnya sempat menyentuh level tertinggi dua pekan di US$66.520 pada 21 Juli.

Menurut CryptoOnchain, indikator NVT Golden Cross mulai memberikan sinyal valuasi bullish. Metrik tersebut melonjak sekitar 429 persen dibandingkan rata-rata 90 harinya dan naik 34,7 persen dalam sepekan hingga mencapai 0,36.
Secara historis, kondisi ini sering dikaitkan dengan fase ketika aktivitas transaksi di jaringan tumbuh lebih cepat dibandingkan kenaikan harga, sehingga Bitcoin dinilai berada pada kondisi undervalued sebelum memasuki fase pemulihan.
“Sinyal valuasi bullish mulai muncul, tetapi arus bursa masih bergejolak,” ujar CryptoOnchain.
Namun, ia menilai kondisi pasar belum sepenuhnya ideal karena pergerakan dana di Binance masih berubah-ubah dalam waktu singkat. Pada 27 Juli, Binance mencatat arus keluar bersih sekitar 5.124 BTC, tetapi sehari kemudian berbalik menjadi arus masuk bersih sekitar 1.109 BTC.
Perubahan tajam tersebut dinilai lebih mencerminkan reposition jangka pendek daripada akumulasi atau distribusi yang konsisten.

CryptoOnchain juga mencatat bahwa tingkat pendanaan (funding rate) Binance masih berada di kisaran 0,00 hingga 0,01, menunjukkan belum adanya dorongan leverage yang berlebihan. Sementara itu, Coinbase Premium melemah menjadi -0,11, level terendah dalam dua pekan, yang mengindikasikan permintaan pasar spot di AS sedang mendingin.
Meski demikian, CryptoOnchain menilai kombinasi sinyal valuasi yang membaik dengan arus dana jangka pendek yang masih berfluktuasi merupakan kondisi yang patut diperhatikan.
Secara historis, divergensi seperti ini kerap mendahului breakout yang lebih kuat setelah arus dana kembali stabil, meski tidak menutup kemungkinan harga Bitcoin masih akan bergerak dalam fase konsolidasi apabila volatilitas aliran dana di bursa tetap berlanjut.
Dengan demikian, pelaku pasar diperkirakan akan terus mencermati apakah harga Bitcoin mampu menembus area resistance utama dalam beberapa hari ke depan seiring membaiknya indikator fundamental on-chain.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.


