Platform derivatif terdesentralisasi Hyperliquid resmi mengaktifkan pembaruan HIP-3, yang memungkinkan siapa pun meluncurkan pasar perpetual (perpetual market) secara bebas tanpa memerlukan izin dari otoritas terpusat.
Peningkatan ini menandai langkah penting dalam proses desentralisasi penuh yang telah lama direncanakan oleh tim pengembang Hyperliquid, sekaligus membuka peluang baru bagi para pembuat pasar independen di jaringan HyperCore.
Dalam pengumumannya di Discord, tim Hyperliquid menjelaskan bahwa pembaruan tersebut akan mengubah cara ekosistem derivatif terdesentralisasi beroperasi.
“HIP-3 akan diaktifkan selama pemutakhiran jaringan ini. Tidak ada perubahan langsung bagi pengguna. Deployer yang memenuhi persyaratan on-chain akan dapat menggunakan perps untuk perdagangan setelah siap,” ujar administrator.
Dengan demikian, pengguna umum tidak akan terdampak secara langsung, sementara pengembang dan penyedia likuiditas yang ingin membuka pasar baru kini dapat melakukannya secara mandiri.
Syarat dan Mekanisme HIP-3
Dalam sistem baru ini, setiap pihak yang ingin meluncurkan pasar perpetual diwajibkan untuk melakukan staking sebesar 500.000 token HYPE. Jumlah tersebut berfungsi sebagai jaminan dan mekanisme keamanan agar hanya pihak yang memiliki komitmen kuat yang dapat berpartisipasi sebagai pembuat pasar (market deployer).
Proses staking ini juga menjadi alat verifikasi agar ekosistem tetap terjaga dari potensi penyalahgunaan atau aktivitas tidak sah.
Selain itu, HIP-3 memperkenalkan beberapa fitur keamanan tambahan seperti slashing validator dan batasan open interest untuk menjaga stabilitas pasar. Kedua fitur ini dirancang guna mencegah terjadinya manipulasi harga atau lonjakan volume perdagangan yang tidak wajar.
Dengan pendekatan ini, Hyperliquid berupaya memastikan bahwa desentralisasi tidak berarti hilangnya kontrol terhadap kualitas dan keamanan pasar yang tercipta.
Menurut keterangan tim pengembang, pembaruan HIP-3 juga membawa peningkatan efisiensi dalam hal manajemen pasar dan transparansi transaksi.
Semua aktivitas pembuatan dan pengelolaan pasar akan direkam secara langsung di blockchain, memungkinkan siapa pun untuk memverifikasi integritas data secara on-chain.
Hal ini dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat kepercayaan terhadap Hyperliquid di tengah kompetisi bursa derivatif terdesentralisasi yang semakin ketat.
Dampak dan Arah Baru Ekosistem Hyperliquid
Aktivasi HIP-3 mendapat sambutan positif dari komunitas kripto global. Dalam beberapa jam setelah pengumuman, harga token HYPE dilaporkan meningkat sekitar 11 hingga 13 persen, mencerminkan optimisme pelaku pasar terhadap potensi ekspansi ekosistem Hyperliquid.
Para analis memandang bahwa dengan sistem permissionless ini, pengembang dan komunitas akan memiliki ruang yang lebih luas untuk menghadirkan produk derivatif baru, termasuk instrumen yang lebih eksotik atau berbasis aset niche.
Namun demikian, para pengamat juga menilai bahwa langkah ini bukan tanpa risiko. Mekanisme permissionless berarti semakin banyak pasar yang dapat diciptakan tanpa pengawasan langsung dari tim inti.
Tanpa parameter keamanan yang kuat, risiko seperti likuiditas rendah atau potensi pasar manipulatif bisa meningkat.
Guna mengantisipasi hal ini, Hyperliquid menegaskan bahwa setiap pembuat pasar tetap akan tunduk pada sistem penalti on-chain apabila melanggar standar operasional atau terbukti melakukan tindakan merugikan.
Secara keseluruhan, pembaruan HIP-3 menjadi salah satu momen penting dalam sejarah Hyperliquid. Langkah ini menegaskan komitmen perusahaan terhadap model bursa derivatif yang sepenuhnya terbuka dan transparan, sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu pelopor decentralized perpetual exchanges di dunia.
Dengan desentralisasi yang kini semakin nyata, Hyperliquid diyakini akan memperluas jangkauan penggunaannya serta membuka jalan bagi inovasi baru di sektor perdagangan derivatif berbasis blockchain. [st]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.



