Hyperliquid Jadi Sorotan Baru, Perak dan Whale Jadi Pemicu?

Hyperliquid kembali menjadi perbincangan pasar kripto setelah token aslinya, HYPE, masuk daftar crypto trending di CoinGecko. Lonjakan volume perdagangan, ekspansi pasar berbasis HIP-3 ke komoditas perak, serta indikasi aktivitas trader besar atau whale disebut menjadi faktor utama yang mendorong peningkatan perhatian terhadap Hyperliquid.

Data pasar terbaru menunjukkan aktivitas perdagangan derivatif HYPE mengalami peningkatan signifikan dalam 24 jam terakhir.

Berdasarkan data CoinGlass, volume derivatif HYPE tercatat naik 34,78 persen menjadi sekitar US$741,17 juta. Sementara itu, open interest tercatat sebesar US$1,19 miliar, meski mengalami penurunan 7,92 persen.

HYPE OI

IKLAN
Chat via WhatsApp

Kombinasi lonjakan volume dan pergeseran posisi terbuka ini mengindikasikan dinamika transaksi yang intens di ekosistem Hyperliquid.

Masuknya HYPE ke daftar trending terjadi ketika platform Hyperliquid memperluas eksposurnya melalui market HIP-3, sebuah infrastruktur yang memungkinkan pihak independen membangun pasar derivatif di atas jaringan tersebut.

BACA JUGA:  Analisis Kripto Terbaru: POL, MANTA, ZEC, DASH dan ENA

Beberapa laporan komunitas menyebut pasar berbasis HIP-3 berhasil menangkap sekitar 2 persen volume perdagangan global untuk perak hanya dalam beberapa bulan setelah peluncuran.

Lonjakan Pasar Perak Angkat Aktivitas Hyperliquid

HIP-3 menjadi sorotan karena memperluas cakupan perdagangan Hyperliquid ke aset komoditas seperti perak. Ekspansi ini dinilai memperkuat model “infrastructure-as-a-platform” yang diusung Hyperliquid, dengan membuka peluang terciptanya volume on-chain baru serta peningkatan aktivitas transaksi.

Sejumlah akun komunitas mencatat pertumbuhan cepat volume di pasar perak berbasis HIP-3 tersebut. Mereka menilai pencapaian tersebut memvalidasi kemampuan infrastruktur Hyperliquid dalam mengakomodasi pasar non-kripto secara on-chain.

Lonjakan ini terjadi beriringan dengan meningkatnya minat pasar terhadap HYPE, yang tercermin dari kenaikan volume derivatif dalam periode yang sama.

Aktivitas Whale dan Perubahan Struktur Pasar

Selain faktor ekspansi pasar, aktivitas investor besar turut menjadi perhatian. Ada peningkatan partisipasi pelaku pasar bergaya TradFi di ekosistem Hyperliquid.

BACA JUGA:  Analis Kripto Hari Ini: HBAR, SHIB, ADA, TAO dan NEAR

Dalam periode 30 hari, porsi volume perpetual yang dikaitkan dengan aktivitas tersebut dilaporkan meningkat tajam dari kisaran satu digit menjadi lebih dari 30 persen.

Beberapa akun juga menyebut investor berpengalaman melakukan akumulasi HYPE saat pasar berada dalam tekanan. Meskipun klaim tersebut belum dapat diverifikasi secara independen, peningkatan volume dan konsentrasi posisi besar dinilai berpotensi mendorong volatilitas sekaligus memperkuat likuiditas pasar di Hyperliquid.

Uji Zona Demand, HYPE Berpeluang Rebound

Dari sisi teknikal, analis pasar kripto TheBitcoin537 menyatakan harga HYPE sedang bergerak menuju area SSL dan zona demand di kisaran US$26–US$27, dalam analisis di time frame 4 jam.

Ia menyarankan agar harga HYPE dibiarkan menyentuh zona tersebut terlebih dahulu sambil menunggu konfirmasi bullish. Menurutnya, apabila area itu mampu bertahan sebagai support, peluang pantulan menuju kisaran US$34 hingga di atas US$36 tetap terbuka.

BACA JUGA:  Mining Difficulty Bitcoin Turun Tajam, Terbesar Sejak Era Larangan Tiongkok 2021

analisis HYPE terbaru 23 FEB

Ia juga menambahkan bahwa terdapat likuiditas di bawah harga saat ini dan menekankan pentingnya kesabaran sebelum masuk posisi.

Pergerakan ini terjadi di tengah peningkatan volume derivatif yang signifikan, meski open interest mengalami koreksi ringan. Situasi tersebut mengindikasikan adanya rotasi posisi dan kemungkinan realisasi keuntungan jangka pendek di pasar Hyperliquid.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait

Iklan Bitget Blockchain Media Indonesia