Memahami Hyperliquid Strategies (PURR), Pesaing Langsung Microstrategy?

Hyperliquid Strategies adalah perusahaan treasury aset digital yang diperdagangkan di NASDAQ dengan ticker PURR. Perusahaan ini memberikan investor akses mudah ke HYPE token tanpa perlu repot mengurus dompet kripto sendiri.

Kalau kamu penasaran apa itu Hyperliquid Strategies, bagaimana kinerjanya, dan apakah layak untuk kamu pertimbangkan sebagai instrumen investasi, artikel ini akan menjawab semuanya secara tuntas.

BACA JUGA: Lebih Cuan dari Hyperliquid, Canton Network Jadi Sorotan Baru!

Apa Itu Hyperliquid Strategies?

Hyperliquid Digital Asset Treasury Company

Hyperliquid Strategies, Inc. (NASDAQ: PURR) adalah perusahaan treasury aset digital yang berdiri pada Juli 2025 dan berkantor pusat di New York. Misi utamanya sederhana, mengakumulasi HYPE token dan mengelolanya secara strategis untuk memaksimalkan nilai bagi para pemegang saham.

Secara konsep, model bisnisnya mirip dengan apa yang dilakukan MicroStrategy untuk Bitcoin. Bedanya, Hyperliquid Strategies fokus sepenuhnya pada HYPE dan ekosistem Hyperliquid.

Ini artinya ketika kamu membeli saham PURR, pada dasarnya kamu mendapatkan eksposur ke HYPE token tanpa perlu membuka akun di exchange kripto, mengurus private key, atau khawatir soal keamanan dompet digital.

Apa itu Hyperliquid?

Hyperliquid adalah blockchain berperforma tinggi yang dirancang khusus untuk menampung seluruh aktivitas keuangan, mulai dari perdagangan aset terdesentralisasi hingga instrumen keuangan kompleks lainnya.

IKLAN
Urban Stretch Centre Medan

Platform ini menjadi salah satu blockchain penghasil fee tertinggi di dunia, dengan ratusan ribu pengguna global, dan mendominasi sekitar 70 persen volume perdagangan futures on-chain global.

Hyperliquid Strategies menyebut HYPE sebagai “token dari blockchain yang akan menampung semua keuangan”.

BACA JUGA:  Apa Itu Monkey Business dalam Crypto? Ini Contoh dan Cara Menghindarinya!

Kinerja Keuangan Terbaru Hyperliquid Strategies

Metrik Keuangan Hyperliquid Strategies
Metrik Keuangan Hyperliquid Strategies.

Pergerakan harga aset kripto memang bisa membuat laporan keuangan perusahaan terlihat sangat naik turun.

Karena itu, saat membaca laporan perusahaan seperti Hyperliquid Strategies, kamu perlu melihat bukan cuma angka untung atau rugi, tapi juga dari mana angka tersebut berasal dan apakah kerugiannya benar-benar mengurangi uang tunai perusahaan atau hanya perubahan nilai aset di atas kertas.

Hyperliquid Strategies mulai diperdagangkan di NASDAQ pada Desember 2025 dan langsung mencatat performa keuangan yang cukup kuat.

Pada kuartal Januari sampai Maret 2026, perusahaan berhasil membukukan laba bersih sebesar US$152,5 juta. Keuntungan terbesar datang dari naiknya harga token HYPE sekitar 43,6 persen, sehingga nilai aset kripto yang mereka pegang ikut melonjak.

Dari kenaikan harga itu saja, perusahaan mencatat keuntungan belum terealisasi sebesar US$198,4 juta, artinya nilai asetnya naik walaupun tokennya belum dijual.

Selain mengandalkan kenaikan harga token, perusahaan juga mendapat pemasukan lain seperti pendapatan staking sebesar US$2,6 juta dan bunga kas sekitar US$1 juta.

Total aset perusahaan sendiri mencapai US$809,4 juta per Maret 2026, dengan sebagian besar berupa kepemilikan HYPE token senilai US$689 juta. Menariknya lagi, perusahaan ini tidak memiliki utang sama sekali dan memegang kas lebih dari US$113 juta, sehingga kondisi keuangannya tergolong cukup kuat.

Meski begitu, laporan sembilan bulan perusahaan sebelumnya sempat menunjukkan kerugian bersih sebesar US$165,4 juta. Namun kerugian ini sebagian besar hanya bersifat akuntansi karena harga HYPE sebelumnya sempat turun, ditambah biaya satu kali dari bisnis lama mereka.

Jadi, bukan berarti perusahaan benar-benar kehilangan uang tunai dalam jumlah besar. Model bisnis seperti ini memang sangat dipengaruhi naik turunnya harga token, sehingga laporan laba rugi bisa terlihat sangat fluktuatif dari satu kuartal ke kuartal lainnya.

BACA JUGA: 10 AI Trading Crypto yang Bisa Kamu Coba di 2026

Perbandingan dengan Perusahaan Serupa

Sebelum Hyperliquid Strategies hadir, sebenarnya sudah ada beberapa perusahaan publik yang memakai strategi serupa, yaitu menyimpan aset kripto sebagai bagian utama dari kekayaan perusahaan. Bedanya, tiap perusahaan biasanya fokus pada aset yang berbeda, seperti Bitcoin, Ethereum, atau Solana.

Salah satu contoh paling terkenal adalah MicroStrategy. Perusahaan ini dikenal karena membeli dan menyimpan Bitcoin dalam jumlah besar sebagai aset utama perusahaan.

Strategi inilah yang kemudian menjadi inspirasi bagi Hyperliquid Strategies. Bedanya, MicroStrategy sudah jauh lebih besar dan lebih lama berada di pasar, sedangkan Hyperliquid Strategies masih tergolong pemain baru yang pertumbuhannya sedang sangat cepat.

Di industri ini juga ada perusahaan treasury kripto lain yang fokus pada aset berbeda. Ada perusahaan berbasis Bitcoin seperti MSTR dan XXI, lalu ada juga yang fokus pada Ethereum maupun Solana. Salah satu contohnya adalah DeFi Development Corp yang berfokus pada ekosistem Solana.

Menurut laporan perusahaan, performa saham PURR pada kuartal pertama 2026 berhasil mengungguli banyak perusahaan treasury kripto lainnya.

Saat banyak perusahaan berbasis Bitcoin, Ethereum, dan Solana bergerak stagnan atau bahkan turun, PURR justru naik lebih dari 160 persen. Kenaikan ini terutama didorong oleh performa token HYPE yang melonjak sangat tinggi sepanjang kuartal tersebut, bahkan jauh melampaui pertumbuhan Bitcoin di periode yang sama.

BACA JUGA:  Lebih Cuan dari Hyperliquid, Canton Network Jadi Sorotan Baru!

Bagaimana Cara Membeli Saham PURR?

Membeli saham PURR dari Indonesia sebenarnya tidak jauh berbeda dengan membeli saham luar negeri lainnya. Bedanya, karena PURR diperdagangkan di bursa NASDAQ Amerika Serikat, kamu perlu menggunakan platform investasi global yang menyediakan akses ke saham AS.

Kalau kamu sudah pernah membeli saham luar negeri atau aset kripto, prosesnya biasanya akan terasa cukup familiar.

1. Pilih Broker yang Mendukung Saham AS

Langkah pertama adalah memilih platform investasi yang menyediakan akses ke saham NASDAQ. Beberapa broker global yang cukup populer di kalangan investor Indonesia antara lain Saxo Bank, Interactive Brokers, Webull, Moomoo, dan Kraken.

Pilih platform yang sesuai dengan kebutuhanmu, terutama dari sisi biaya transaksi, kemudahan deposit, dan tampilan aplikasi.

2. Buat dan Verifikasi Akun

Setelah memilih broker, kamu perlu membuat akun dan menyelesaikan proses verifikasi identitas atau KYC. Biasanya kamu akan diminta mengunggah dokumen seperti KTP atau paspor, lalu mengisi informasi dasar terkait pekerjaan dan sumber dana investasi.

Proses ini penting karena broker luar negeri wajib mengikuti regulasi keuangan internasional.

3. Deposit Dana ke Akun

Jika akun sudah aktif, langkah berikutnya adalah mengisi saldo investasi. Sebagian besar broker menyediakan metode deposit seperti transfer bank internasional, kartu debit, atau layanan pembayaran digital tertentu.

Karena saham PURR diperdagangkan dalam dolar AS, biasanya dana rupiah kamu akan otomatis dikonversi ke USD saat proses deposit.

4. Cari Saham dengan Ticker PURR

Setelah saldo masuk, buka kolom pencarian di aplikasi broker lalu ketik “PURR” atau “Hyperliquid Strategies”. Pastikan kamu memilih saham yang terdaftar di NASDAQ agar tidak tertukar dengan instrumen lain.

Di halaman saham, kamu biasanya bisa melihat grafik harga, kapitalisasi pasar, dan pergerakan saham secara real-time.

5. Tentukan Jumlah Pembelian

Sebelum membeli, tentukan dulu berapa dana yang ingin kamu investasikan. Beberapa broker luar negeri memungkinkan pembelian saham fraksional, jadi kamu tidak harus membeli satu saham penuh.

Fitur ini cukup membantu investor Indonesia yang ingin mulai dengan modal lebih kecil sambil mempelajari pergerakan saham PURR.

6. Pahami Risiko Sebelum Investasi

Saham PURR termasuk aset dengan risiko tinggi karena performanya sangat bergantung pada harga token HYPE yang cenderung fluktuatif. Selain itu, industri kripto juga masih menghadapi ketidakpastian regulasi di berbagai negara.

Karena itu, penting untuk melakukan riset mandiri dan memahami bahwa harga saham bisa naik maupun turun dengan sangat cepat. Jangan hanya ikut tren tanpa memahami risiko yang ada.

BACA JUGA:  WXRP Bawa Ripple ke Berbagai Jaringan Blockchain, Ini Cara Kerjanya!

Apakah Hyperliquid Strategies Bisa Menjadi Gerbang Baru ke Investasi Kripto?

Hyperliquid Strategies menunjukkan bagaimana batas antara keuangan tradisional dan dunia kripto semakin menyatu. Lewat ticker PURR di NASDAQ, investor kini bisa mendapatkan eksposur ke ekosistem Hyperliquid dan token HYPE melalui jalur yang lebih terstruktur tanpa harus memahami teknis blockchain secara mendalam.

Didukung laba bersih Q3 2026 sebesar US$152,5 juta, kepemilikan 20 juta token HYPE tanpa utang, serta perhatian dari analis Wall Street, Hyperliquid Strategies menjadi salah satu cerita menarik di persimpangan TradFi dan DeFi.

Meski begitu, aset berbasis kripto tetap memiliki volatilitas tinggi, sehingga penting untuk memahami risiko sebelum memutuskan berinvestasi.

Mau belajar crypto dan blockchain lebih lanjut? Yuk, pelajari selengkapnya hanya di Blockchain Media Indonesia! [msn]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait