IMF Berikan Bantuan Teknis kepada El Salvador untuk Mengkaji Penggunaan Bitcoin

IMF atau Dana Moneter Internasional memberikan “bantuan teknis” kepada El Salvador dalam mengkaji statistik penggunaan Bitcoin di negara itu.

Sebelum dan setelah El Salvador memberlakukan secara efektif Bitcoin sebagai legal tender alias alat transaksi sah selain dolar AS, IMF sebenarnya mencoba menghadang langkah itu.

IMF berkali-kali menyebutkan bahwa kripto itu sebagai legal tender bisa membawa ketidakstabilan ekonomi.

Memang bernada kritis, tetapi itu selaras dengan negosiasi IMF dengan negara pimpinan Nayib Bukele itu soal bantuan organisasi itu untuk yang kesekian kalinya.

Namun beberapa hari yang lalu, IMF menyebutkan memberikan sejumlah bantuan ke negara itu, di mana salah satu di dalamnya adalah “bantuan teknis” dalam upaya penyusunan data statistik penggunaan Bitcoin di El Salvador.

Gerry Rice, juru bicara Dana Moneter Internasional (IMF) meyakinkan pada konferensi pers 19 Mei 2022 lalu, bahwa pihaknya rutin berbicara dengan El Salvador tentang masalah fiskal. Sebagai tambahan, pada paket bantuan mereka adalah bantuan teknis penyusunan statistik tentang penggunaan Bitcoin.

“IMF dan pihak berwenang Salvador terus melakukan percakapan rutin mengenai isu-isu kritis yang ditekankan oleh Dewan Eksekutif IMF pada Januari tahun ini. Ini adalah bagian dari diskusi yang sedang berlangsung, termasuk kemajuan pihak berwenang dalam pengumpulan statistik penggunaan Bitcoin dan informasi lain yang terkait dengan adopsi Bitcoin sebagai alat pembayaran yang sah di El Salvador. Oleh karena itu, kami memberikan bantuan teknis soal itu,” kata Rice, dilansir dari ElSalvador.com, Jumat (20/5/2022). Rice memang tidak merinci bantuan teknis seperti apa yang dimaksud.

IMF Risaukan El Salvador Rangkul Kripto Nomor Wahid

Sebelumnya, IMF merisaukan keputusan El Salvador yang menjadikan Bitcoin sebagai alat pembayaran resmi alias legal tender. IMF juga terkenal merugikan sejumlah negara kecil terkait pinjaman berbunga besar.

“Adopsi Bitcoin sebagai alat pembayaran yang sah menimbulkan sejumlah masalah ekonomi makro, keuangan dan hukum yang memerlukan kajian yang sangat cermat,” kata Rice pada Juni 2021 silam.

Punya 2.301 BTC

Sampai hari ini El Salvador telah membeli sebanyak 2.301 BTC, berdasarkan pernyataan sang presiden. Pembelian terakhir adalah pada 9 Mei 2022 sebanyak 500 BTC. Pembelian setara US$104 juta itu diambil dari dana publik

Namun nilai “investasi” itu luruh lebih dari US$36 juta, karena Bitcoin sempat jatuh ke US$28.777 per BTC.

Beberapa pekan lalu Bukele juga memamerkan maket “Kota Bitcoin” yang direncanakan peletakan batu pertamanya pada tahun ini juga.

El Salvador Bitcoin

Rice menegaskan, bahwa IMF meminta El Salvador harus memperkuat perang melawan pencucian uang dan juga harus bertanggung jawab atas penggunaan dana publik, terkait BTC itu. [ps]

Terkini

Warta Korporat

Terkait