INDODAX memastikan seluruh dana, aset kripto dan data member tetap aman setelah menyelesaikan proses mitigasi dan pemeriksaan keamanan menyusul anomali yang terdeteksi pada 29 Oktober 2026.
Berdasarkan hasil evaluasi internal, INDODAX menyatakan tidak ditemukan kehilangan aset, transfer tidak sah, maupun kebocoran data member. Perusahaan juga memastikan bahwa potensi ancaman yang teridentifikasi telah berhasil dinetralisir.
CEO INDODAX, William Sutanto, menjelaskan bahwa tim keamanan sebelumnya mendeteksi indikasi aktivitas tidak wajar pada sistem. Sebagai langkah preventif, perusahaan memutuskan untuk menghentikan sementara layanan deposit dan penarikan guna memberikan ruang bagi tim keamanan melakukan investigasi menyeluruh.
“Pendekatan yang kami lakukan adalah sekonservatif mungkin. Ketika melihat potensi anomali, kami memilih menghentikan sementara layanan terkait terlebih dahulu agar tim dapat melakukan pemeriksaan secara menyeluruh. Prioritas kami sejak awal adalah memastikan aset dan data member tetap aman sebelum layanan kembali dibuka,” ujar William dalam keterangan resminya, Sabtu (31/10/2026).
INDODAX Lakukan Pemeriksaan Sistem Trading dan Wallet
Selama proses penanganan, INDODAX melakukan mitigasi dan evaluasi terhadap sejumlah infrastruktur utama, termasuk sistem trading, wallet dan akun member.
Menurut perusahaan, hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa aktivitas tidak wajar yang terdeteksi tidak berkembang menjadi transaksi maupun perpindahan aset secara tidak sah.
INDODAX juga menegaskan bahwa dana, aset kripto, dan data member tetap aman selama proses investigasi dan pemeriksaan keamanan berlangsung.
Setelah proses perbaikan, asesmen, dan verifikasi keamanan selesai dilakukan, INDODAX mulai memulihkan layanan secara bertahap pada Sabtu (31/10/2026), mulai pukul 14.00 WIB.
Pemulihan dilakukan secara bertahap untuk memastikan setiap fungsi sistem telah memenuhi standar keamanan sebelum seluruh layanan kembali beroperasi secara penuh.
William turut menyampaikan permohonan maaf kepada para member atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan selama penghentian sementara layanan tersebut.
“Kami memahami penghentian sementara layanan berdampak terhadap aktivitas member. Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi dan berterima kasih kepada seluruh member yang telah sabar menunggu. Langkah ini kami ambil sebagai bentuk kehati-hatian untuk menjaga aset dan layanan yang dipercayakan kepada INDODAX,” lanjutnya.
INDODAX Imbau Member Tingkatkan Keamanan Akun
Seiring dengan proses pemulihan layanan, INDODAX mengingatkan seluruh member untuk tetap meningkatkan keamanan akun masing-masing.
Member diimbau mengaktifkan autentikasi dua faktor (2FA), menjaga kerahasiaan kode OTP, PIN, dan kata sandi, serta tidak membagikan informasi keamanan akun kepada pihak lain.
Selain itu, INDODAX mengingatkan pengguna agar tidak mengunduh perangkat lunak atau aplikasi dari sumber yang tidak dikenal, termasuk menghindari tautan mencurigakan yang berpotensi membahayakan keamanan akun.
Ke depan, INDODAX menyatakan akan terus memperkuat sistem pemantauan, evaluasi keamanan, serta prosedur respons insiden sebagai bagian dari upaya menjaga keandalan layanan dan perlindungan member.
Perusahaan juga memastikan informasi mengenai perkembangan dan tahapan pemulihan layanan akan disampaikan secara berkala melalui kanal komunikasi resmi INDODAX.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.


