Indonesia Bitcoin Conference Gelar Sayembara Lightning Hackathon Berhadiah Total Rp150 Juta

Indonesia Bitcoin Conference akan menggelar sayembara pemrograman Lightning Hackathon yang bertujuan untuk membangun aplikasi yang dapat mendukung pembayaran lapisan kedua di atas jaringan blockchain Bitcoin.

Tujuan dari kompetisi ini adalah untuk memperkenalkan teknologi lightning network dan juga mendorong inovasi dan kreativitas dari para pengembang di seluruh dunia dan khususnya di Indonesia.

“Kami mengundang para pengembang untuk bergabung dan berinovasi untuk menghadirkan ide-ide brilian mereka dalam menggabungkan sistem lightning network ke dalam berbagai rangkaian aplikasi” ujar ketua penyelenggara Indonesia Bitcoin Conference, Dea Rezkitha kepada Blockchainmedia.id.

Sayembara Lightning Hackathon ini pun di sponsori oleh Human Rights Foundation dan Fulgur Ventures dengan total hadiah sebesar 150 juta rupiah untuk peserta yang menunjukkan bakatnya dalam dunia cryptocurrency.

Pendaftaran sayembara Lightning Hackathon ditutup tanggal 6 Oktober 2023 dan akan diselenggaran secara online, namun untuk presentasi dan demo dari aplikasi akan diselenggarakan pada tanggal 25 Oktober di Bali sebagai rangkaian dari Indonesia Bitcoin Conference.

Selain kesempatan memenangkan hadiah total sebesar 150 juta rupiah, pemenang Lightning Hackathon juga berkesempatan menampilkan karyanya dalam hackathon global “Legend of Lightning” dengan total hadiah sebesar 3 BTC atau setara dengan 1,1 Milyar rupiah.

Lightning Network Bitcoin adalah protokol pembayaran lapisan kedua yang beroperasi di atas jaringan blockchain Bitcoin, yang membuat transaksi bitcoin menjadi lebih cepat dan efisien, pembayaran akan sampai dalam hitungan detik tanpa mengenal lokasi.

Rezkitha menjelaskan, sudah banyak aplikasi yang mengintegrasikan pembayaran lightning antara lain seperti dalam model konten creator seperti tipping, ataupun gaming point.

Lightning Network sangat populer digunakan di El Salvador. Hal ini juga salah satu yang memicu mereka untuk mengadopsi Bitcoin sebagai legal tender di negaranya karena Lightning Network memberikan kesempatan pembayaran secara instant dan nyaris tanpa biaya.

Selain itu, Indonesia Bitcoin Conference menawarkan beasiswa 50 tiket gratis kepada mahasiswa untuk mengadiri konferensi bitcoin terbesar di Bali pada tanggal 26-27 Oktober.

Beasiswa ini dipersembahkan oleh Stakwork. Untuk mendaftarkan diri bisa mengunjungi link berikut ini.

IBC 2023

Acara yang sangat dinantikan ini diharapkan dapat menyatukan berbagai kelompok individu dari seluruh dunia, termasuk para pemimpin industri, pengusaha, investor, dan penggemar, yang memiliki ketertarikan pada Bitcoin dan potensinya untuk merevolusi industri keuangan.

Diperkirakan 700 peserta akan hadir dalam acara ini dari Indonesia dan negara sekitarnya untuk bertemu dengan lebih dari 50 pembicara.

Peserta akan memiliki kesempatan untuk bertemu dan berinteraksi dengan pembicara seperti Jack Dorsey, Chairman Block Inc dan pendiri Twitter, Gita Wirjawan, Tirta Karma Senjaya dari Bappebti, Stephan Livera, Head of Education dari Swan Bitcoin, Alex Gladstein dari Human Rights Foundation,

Konferensi ini akan menyelenggarakan berbagai kegiatan, termasuk lightning hackathon, panel, keynote, bazaar, dan pameran.

Dengan tema “Unleashing Bitcoin Adoption through Learning, Connection, and Building ,” konferensi ini akan memberikan banyak topik seperti inverstasi, pembayaran masa depan, lightning network dan open source, serta komunitas & gaya hidup bitcoin.

“Kami sangat senang bisa mempertemukan para penggemar bitcoin dari Indonesia untuk Konferensi Bitcoin Indonesia 2023,” ujar Rezkitha.

“Kami percaya bahwa Bitcoin memiliki potensi untuk mengubah industri keuangan dan menciptakan peluang baru bagi individu dan bisnis khususnya di Indonesia.”

Untuk informasi lebih lanjut tentang Konferensi Bitcoin Indonesia 2023, termasuk daftar lengkap pembicara dan jadwal acara, silakan kunjungi situs web konferensi di www.indonesiabitcoinconference.com. [ab]

Terkini

Warta Korporat

Terkait