Inggris Bungkam Kroasia 4-2 di Pildun 2026, Trader Polymarket Rugi Rp28 Miliar

Laga pembuka Grup L Piala Dunia 2026 antara Inggris dan Kroasia pada Kamis (18/06/2026) dini hari menghadirkan duel penuh drama di Dallas, Amerika Serikat. Enam gol tercipta dalam pertandingan yang berlangsung sengit hingga peluit akhir dibunyikan.

Namun, kemenangan Inggris dibarengi dengan nasib pahit di platform pasar prediksi Polymarket. Sejumlah trader yang memasang taruhan bahwa The Three Lions gagal menang harus menelan pil pahit, dengan total nilai kerugian mencapai Rp28 miliar.

Inggris Menang Dramatis, Pasar Prediksi Ikut Bergejolak

Pertandingan Inggris kontra Kroasia menjadi salah satu laga paling menarik di fase grup Piala Dunia 2026. Jual beli serangan terjadi sepanjang pertandingan hingga akhirnya The Three Lions mengamankan kemenangan dengan skor 4-2.

Laga tersebut juga menjadi sorotan di Polymarket. Pasar prediksi untuk pertandingan Inggris melawan Kroasia pada Pildun 2026 tercatat memiliki volume transaksi mencapai sekitar US$35 juta atau setara lebih dari Rp625 miliar.

BACA JUGA:  Ramai Meme Coin World Cup 2026, Bukti Kripto Masih Digerakkan Hype?

Besarnya dana yang berputar membuat hasil pertandingan ini berdampak pada banyak trader Polymarket. Mereka yang mengambil posisi bahwa Inggris tidak akan menang harus menerima kerugian yang nilainya tidak sedikit.

Data Polymarket menunjukkan sejumlah akun mengalami kerugian besar setelah memilih opsi “No“. Athelstan menjadi salah satu yang paling merugi dengan nilai mencapai US$458.947 atau sekitar Rp8,2 miliar.

Trader yang Merugi pada Laga Inggris vs Kroasia di Piala Dunia 2026 - Polymarket
Trader yang Merugi pada Laga Inggris vs Kroasia di Piala Dunia 2026 – Polymarket

Kerugian besar juga dialami Grenderen sebesar US$455.629, disusul akun 0xc41d yang kehilangan sekitar US$254.199. Sementara itu, ChinesePro, sbsigner, hingga Paracellus juga ikut mencatat kerugian ratusan ribu dolar AS.

Jika seluruh posisi terbesar tersebut digabungkan, total kerugian beberapa trader Polymarket mencapai angka US$1,57 juta atau setara hampir Rp28 miliar hanya dari satu pertandingan fase grup Piala Dunia 2026.

IKLAN
Urban Stretch Centre Medan

Harry Kane dan Jude Bellingham Jadi Pembeda

Di atas lapangan, Inggris tampil menyerang sejak awal. Harry Kane akhirnya mencetak dua gol dari situasi bola mati sekaligus menambah koleksi golnya bersama tim nasional Inggris menjadi 81 gol dari 115 pertandingan.

BACA JUGA:  Gegara Hasil Imbang Spanyol di Piala Dunia 2026, Trader Ini Raup Rp84 Miliar

Meski demikian, sorotan justru mengarah kepada Jude Bellingham. Gelandang muda tersebut tampil luar biasa dengan kontribusi di kedua sisi lapangan, termasuk mencetak gol spektakuler yang membuat publik Dallas bergemuruh.

Penampilan impresif Bellingham bahkan mendapat apresiasi dari Luka Modric, mantan rekan setimnya di Real Madrid. DJ stadion juga ikut memeriahkan suasana dengan memutar lagu “Hey Jude” setelah gol tersebut tercipta.

Marcus Rashford yang masuk sebagai pemain pengganti turut menyumbang gol keempat Inggris. Kedalaman skuad yang dimiliki tim asuhan Thomas Tuchel pun kembali menunjukkan kualitasnya ketika dibutuhkan.

Selebrasi Harry Kane saat Mencetak Gol pada Laga Inggris vs Kroasia di Pildun 2026 - AP
Selebrasi Harry Kane saat Mencetak Gol pada Laga Inggris vs Kroasia di Pildun 2026 – AP

Meski menang meyakinkan, lini belakang Inggris sempat membuat pendukungnya cemas. Mereka kebobolan dua gol pada babak pertama, jumlah yang sama dengan total kebobolan Inggris dalam 21 pertandingan sebelumnya di semua kompetisi.

Namun pada akhirnya, efektivitas lini depan menjadi pembeda. Inggris mengawali perjalanan di Piala Dunia 2026 dengan kemenangan penting, sementara sebagian trader Polymarket harus menerima kenyataan pahit kehilangan dana hingga Rp28 miliar akibat prediksi yang meleset.

BACA JUGA:  Tunggu Harga XRP Meledak? Grafik 13 Tahun Ini Katakan Hal yang Berbeda

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait