Harga memecoin Pepe Coin (PEPE) mulai menunjukkan tanda pemulihan setelah sempat tertekan dalam beberapa pekan terakhir. Namun, alih-alih mengejar kenaikan yang sudah terjadi, analis TradingCamp justru melihat peluang menarik apabila harga kembali melakukan retracement ke zona tertentu.
Pandangan tersebut mendapat perspektif tambahan dari analis Moe, yang melihat struktur PEPE saat ini memiliki kemiripan dengan fase koreksi pertengahan siklus Bitcoin beberapa tahun silam. Di saat yang sama, data on-chain dan pasar derivatif pada September 2026 memperlihatkan kondisi yang cukup menarik, meski masih menyimpan sejumlah risiko.
TradingCamp Bidik Zona Jemput PEPE di Bawah Harga Sekarang
TradingCamp menilai PEPE telah berhasil breakout dari resistance penting di sekitar US$0,0000030, kemudian meninggalkan sejumlah gap di bawah harga saat ini. Karena itu, analis tidak mengejar harga yang sudah naik, tetapi menunggu pullback menuju point of interest (POI) yang berimpit dengan area support-resistance sebelumnya.

TradingCamp memasang buy limit di US$0,000003068, dengan stop-loss sekitar US$0,00000294, atau sekitar 3 persen di bawah titik masuk. Perlu dicatat, grafik sang analis menggunakan kontrak 1000PEPE/USDT, sehingga angka US$0,003068 pada grafik setara dengan sekitar US$0,000003068 untuk satu PEPE.
Jika harga menyentuh area tersebut lalu memantul, beberapa level berikutnya yang terlihat pada grafik berada di sekitar US$0,000003177, US$0,000003310, US$0,000003460, US$0,000003625 hingga US$0,000003795. Sementara itu, area US$0,000003961–US$0,000004015 menjadi resistance sekaligus key level utama.
Menariknya, TradingCamp menyebut setup buy limit tersebut akan invalid apabila harga PEPE justru menembus US$0,0000040 terlebih dahulu, karena skenario retracement yang menjadi dasar entry tidak lagi berlaku.
PEPE Tampak Sedang Mengulang Jejak Bitcoin
Perspektif bullish lain datang dari Moe. Ia melihat struktur harga PEPE saat ini menyerupai koreksi pertengahan siklus Bitcoin pada 2019–2020. Menurut analogi tersebut, PEPE sudah kehilangan support besar sekitar US$0,0000065, kemudian membentuk dasar menyerupai inverse head and shoulders di rentang US$0,0000022–US$0,0000032.

Harga PEPE yang kini bergerak di kisaran US$0,0000036 yang menunjukkan momentum pemulihan mulai terbentuk, meski belum cukup kuat untuk mengonfirmasi reversal besar. Dalam skenario Moe, US$0,0000032–US$0,0000033 menjadi benteng terdekat yang perlu dipertahankan.
Jika area tersebut bertahan, perhatian kemudian beralih ke US$0,0000042–US$0,0000045. Reclaim zona itu dapat membuka jalan menuju support besar US$0,0000060–US$0,0000065.
Dengan demikian, baik TradingCamp maupun Moe sama-sama masih melihat ruang bullish, tetapi TradingCamp lebih fokus mencari entry lebih rendah, sementara Moe menunggu struktur pemulihan yang lebih besar terkonfirmasi.
Whale dan Pasar Derivatif Mulai Kirim Sinyal Menarik
Data September ikut memberikan beberapa petunjuk yang mendukung skenario tersebut. Pada 3 September, CoinMarketCap merangkum aktivitas on-chain yang menunjukkan 10 whale bergerak ke PEPE dalam rentang sekitar 3,8 jam, dengan cumulative flow sekitar US$753.099.
Laporan itu juga menyoroti penarikan besar dari bursa ketika harga PEPE mengalami lonjakan harian. Meski demikian, tujuan akhir perpindahan token tersebut tidak dapat dipastikan hanya berdasarkan arus on-chain.
Pasar derivatif juga belum sepi. Data terbaru Loris Tools menempatkan total open interest perpetual PEPE di sekitar US$366,4 juta, dengan Binance sekitar US$72 juta, Gate.io US$70,5 juta dan MEXC US$68,9 juta.

Sementara itu, LiqFlow mencatat terdapat sekitar US$3,1 juta short liquidation exposure di US$0,000003831, dengan jumlah serupa masih terekspos menuju US$0,000004014. Funding rate lintas bursa juga sedikit positif di 0,0079 persen per delapan jam.
Fundamental Belum Sepenuhnya Mengikuti Harga
Di balik sinyal tersebut, ada alasan untuk tetap berhati-hati. CoinMarketCap pada Minggu (6/9/2026) menilai kenaikan PEPE terutama berasal dari rotasi modal menuju memecoin berisiko tinggi, bukan dari katalis fundamental khusus proyek PEPE. Volume yang relatif rendah juga membuat reli ini rentan jika momentum spekulatif menghilang.

Risiko lain berasal dari konsentrasi pasokan. Snapshot CoinLore menunjukkan 10 alamat terbesar menguasai 37,1 persen pasokan beredar, sedangkan alamat peringkat 11–100 memegang 39,8 persen.
Namun, angka tersebut perlu dibaca hati-hati karena alamat besar dapat mewakili bursa, kustodian maupun smart contract, bukan satu investor tunggal.
Tekanan eksternal juga belum hilang. Data tenaga kerja AS yang dirilis akhir pekan lalu menunjukkan non-farm payroll bertambah 162.000, jauh melampaui ekspektasi dan mendorong probabilitas kenaikan suku bunga The Fed pada September ke sekitar 59 persen. Kondisi moneter yang kembali hawkish dapat menjadi hambatan bagi aset berisiko tinggi seperti memecoin.
Artinya, zona murah yang dibidik TradingCamp memang memperoleh dukungan dari aktivitas whale dan positioning derivatif. Namun, kelanjutan reli PEPE masih sangat bergantung pada kemampuan harga mempertahankan support, melewati resistance berikutnya, serta bertahan menghadapi fundamental yang belum sepenuhnya ikut menguat.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.


