Inilah Prediksi 17 Sektor Seksi Crypto di 2026!

Industri kripto global diperkirakan memasuki fase transformasi besar pada 2026. Perusahaan venture capital a16z Crypto merilis laporan tahunan bertajuk “17 Things We’re Excited About for Crypto in 2026,” yang merinci 17 area utama yang digadang akan menggerakkan teknologi, keuangan, privasi dan infrastruktur kripto pada tahun depan.

Laporan ini disusun oleh mitra dan kontributor tim a16z Crypto yang berbasis di AS dan dipublikasikan di situs resmi mereka pada 11 Desember 2025.

Prediksi crypto 2026 dari a16z Crypto ini menunjukkan pergeseran industri dari dominasi spekulasi harga menuju pembangunan utilitas nyata, mencakup pembayaran global, manajemen kekayaan digital, kecerdasan buatan (AI), hingga arsitektur hukum yang mendukung teknologi baru.

17 Prediksi Crypto di 2026 

1. On-ramps dan Off-ramps Stablecoin yang Lebih Cerdas

Stablecoin mencatat volume transaksi yang diperkirakan mencapai US$46 triliun, jauh melampaui PayPal dan mendekati Visa. Namun tantangan utama adalah menghubungkan stablecoin dengan kegiatan keuangan sehari-hari secara mulus.

IKLAN
Chat via WhatsApp

Startup kini mengembangkan solusi yang mengintegrasikan stablecoin ke QR, real-time payments, dan dompet global yang dapat dipakai di merchant biasa.

Stablecoin akan beralih dari alat keuangan khusus menjadi lapisan penyelesaian dasar di internet,” ujar tim Teknik a16z Crypto, Jeremy Zhang.

2. Tokenisasi Aset Dunia Nyata secara Crypto-Native

Minat bank, fintech dan manajer aset untuk membawa aset tradisional seperti saham dan komoditas ke on-chain semakin kuat. Namun banyak tokenisasi saat ini masih meniru aset tradisional.

a16z memprediksi pertumbuhan tokenisasi yang benar-benar memanfaatkan fitur blockchain, seperti perpetual futures (perps) yang menawarkan likuiditas lebih dalam dan struktur sederhana.

BACA JUGA:  Edukasi Ala Influencer Kripto RI: Cuan Dikejar, Pajak Terlupakan

3. Stablecoin Dorong Upgrade Sistem Perbankan

Sistem buku besar bank tradisional yang sudah tua menghambat inovasi pembayaran real-time.

Stablecoin dan tokenized deposits memberi jalan bagi bank dan institusi untuk membangun produk baru tanpa mengganti sistem inti mereka, mempercepat modernisasi layanan tradisional.

4. Internet Menjadi “Bank”

Pergerakan nilai diprediksi akan menyatu dengan cara data bergerak di internet. Kontrak pintar memungkinkan penyelesaian pembayaran global dalam hitungan detik dan new primitive membuat transaksi antar agen digital berjalan otomatis tanpa perantara.

5. Wealth Management untuk Semua

Teknologi tokenisasi aset memungkinkan manajemen portofolio yang personal dan otomatis untuk semua kalangan, tak sekadar nasabah kaya.

Mesin DeFi dan alat manajemen digital menawarkan akses ke pasar private credit, pre-IPO, dan peluang investasi hybrid lain langsung di blockchain.

Wealth management yang ditokenisasi memungkinkan eksekusi instan, biaya rendah dan personalisasi tanpa batas,” ujar Strategi Pemasaran a16z Crypto, Maggie Hsu.

6. Dari KYC ke Know Your Agent (KYA)

Identitas agen digital yang melakukan transaksi otomatis kini melampaui identitas manusia. Untuk menghubungkan AI agent ke layanan keuangan nyata diperlukan Know Your Agent (KYA), kredensial kriptografis yang mengaitkan agen dengan prinsip, batasan dan tanggung jawabnya.

7. AI untuk Tugas Riset Substansial

AI kini mampu mengerjakan riset kompleks seperti abstraction, reasoning dan discovery yang se-level dengan tugas akademik atau ekonomi tinggi. Teknologi ini memicu gaya riset baru di mana model membantu dan bahkan memimpin penemuan ilmiah.

BACA JUGA:  Tak Sekadar Stablecoin, Tether Bangun Imperium Bisnis di Banyak Sektor

8. Pajak Tersembunyi pada Web Terbuka

Peramban AI mengonsumsi konten web tanpa kompensasi bagi pembuatnya, menciptakan pajak tersembunyi. Solusi ekonomi seperti nanopayment dan sistem kompensasi otomatis diperlukan untuk melindungi ekosistem konten terbuka global.

9. Privasi sebagai Fitur Utama

Privasi menjadi fitur paling penting bagi adopsi keuangan on-chain. Blockchain dengan privasi tinggi menarik network effect yang lebih kuat karena menjamin keamanan identitas dan mempersulit pelacakan lintas jaringan.

10. Perpesanan yang Terdesentralisasi dan Tahan Kuantum

Komunikasi di masa depan harus jauh melampaui enkripsi kuantum, yakni infrastruktur pesan yang sepenuhnya terdesentralisasi tanpa server pusat, sehingga tidak dapat dimatikan atau disensor oleh negara atau korporasi.

11. Secrets-as-a-Service

Pengelolaan data sensitif di berbagai industri membutuhkan akses data terenkripsi yang dapat diverifikasi secara kriptografis. Secrets-as-a-Service menjadi fondasi penting dalam memfasilitasi privasi dan compliance terutama bagi institusi.

12. Dari Code is Law ke Spec is Law

Insiden peretasan di DeFi memperlihatkan bahwa audit dan praktik keamanan saat ini masih reaktif. Pendekatan baru spec is law menetapkan spesifikasi formal sebagai landasan hukum dan teknis, dengan runtime guardrails untuk menghentikan eksploitasi secara otomatis.

“Prinsip spec is law memberikan garis pertahanan yang secara teoritis dapat menghentikan sebagian besar eksploitasi baru,” ujar tim Teknik a16z Crypto, Daejun Park.

13. Pasar Prediksi Makin Besar dan Pintar

Pasar prediksi diperkirakan akan berkembang ke outcome kompleks seperti kombinasi event geopolitik, ekonomi dan sosial, serta memanfaatkan tata kelola terdesentralisasi untuk menetapkan “kebenaran” kontrak yang diperdebatkan.

BACA JUGA:  Era Baru Pengawasan Kripto: Indonesia Terhubung dengan 117 Negara

14. Kebangkitan Media Berbasis Staking

Model media berbasis staking dimana pembuat konten men-stake token sebagai jaminan kejujuran dan kredibilitas diperkirakan meningkat seiring AI memproduksi konten dalam volume besar.

15. Crypto sebagai Primitif Teknologi di Luar Blockchain

Konsep seperti verifiable computation dan trustless operations akan dipakai di berbagai industri di luar blockchain sebagai new primitive teknologi.

16. Trading Hanya Titik Transit dalam Bisnis Crypto

Perdagangan atau trading aset hanyalah langkah awal, di mana layanan utilitas nyata seperti pembayaran, identitas dan sistem settlement digadang akan lebih dominan pada tahun 2026 dibanding sekadar bursa.

17. Potensi Blockchain Tepat Terbuka Ketika Regulasi Selaras

Potensi penuh blockchain baru akan terealisasi saat regulasi sejalan dengan arsitektur teknisnya. Penyelarasan ini dipandang sebagai pendorong adopsi massal dan stabilitas jangka panjang.

Laporan a16z Crypto menyimpulkan bahwa semua itu bukan sekadar pandangan teknologi, tetapi juga peta jalan strategis yang menghubungkan inovasi dengan kebutuhan ekonomi global dan regulasi yang berkembang.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait

Iklan Bitget Blockchain Media Indonesia