Dunia teknologi dan kripto kembali diguncang skandal besar. Seorang programmer di Google diduga memanfaatkan data internal perusahaan untuk meraup keuntungan lewat platform prediksi kripto Polymarket. Nilainya pun tak main-main, mencapai lebih dari US$1,2 juta.
Kasus ini menarik perhatian karena terjadi di prediction market berbasis kripto, bukan di bursa tradisional. Situasi ini memunculkan pertanyaan baru: apakah insider trading kini mulai masuk ke pasar taruhan berbasis blockchain?
Gunakan Data Rahasia Google untuk Bertaruh di Polymarket
Departemen Kehakiman AS pada Rabu (27/05/2026) mendakwa Michele Spagnuolo, software engineer Google asal Italia yang tinggal di Swiss. Dalam dokumen pengadilan, ia disebut menggunakan nama “AlphaRaccoon” saat bertransaksi di Polymarket.
“Hari ini, dakwaan kembali menegaskan pesan yang sudah ada sejak puluhan tahun lalu: orang dalam perusahaan tidak boleh menggunakan informasi rahasia untuk mencari keuntungan di pasar,” ujar Jaksa AS Jay Clayton.
Jaksa federal menyebut Spagnuolo memiliki akses ke data internal rahasia Google yang diberi label “Google Confidential”. Namun, akses tersebut diduga dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi dengan memasang taruhan berdasarkan informasi nonpublik.
Tak lama setelah mengakses data internal perusahaan, akun AlphaRaccoon mulai aktif bertaruh di berbagai market yang tersedia di platform pasar prediksi Polymarket yang berkaitan dengan Google.
Tiga Akun Ini Raup US$600 Ribu dari Gencatan Senjata Iran-AS di Polymarket, Insider Trading?
Dalam periode Oktober hingga Desember 2025, ia diduga memasang taruhan senilai US$2,75 juta dan meraup keuntungan sekitar US$1,2 juta setelah informasi tersebut diumumkan ke publik.
Clayton menambahkan bahwa praktik semacam ini merusak integritas pasar. Pernyataan itu juga menegaskan bahwa otoritas AS mulai memandang prediction market sebagai area yang rentan terhadap insider trading.
Pasar Prediksi Polymarket Jadi Sorotan
Kasus ini membuat nama Polymarket menjadi pusat perhatian. Platform ini dikenal sebagai prediction market berbasis kripto yang memungkinkan pengguna bertaruh terhadap hasil suatu peristiwa, mulai dari politik, hingga perkembangan perusahaan teknologi.
Di tangan pengguna biasa, platform ini dianggap sebagai sarana spekulasi modern berbasis probabilitas. Namun dalam kasus Spagnuolo, prediction market diduga berubah menjadi alat untuk memonetisasi informasi rahasia sebelum publik mengetahuinya.
“Michele Spagnuolo diduga menyalahgunakan akses tingkat tingginya terhadap tren rahasia untuk memasang taruhan menggunakan informasi nonpublik,” ujar Asisten Direktur FBI James C. Barnacle Jr.
Pernyataan itu memperlihatkan bagaimana data internal perusahaan teknologi kini bisa menjadi senjata finansial baru, bukan hanya di pasar saham, tetapi juga di ekosistem kripto dan platform prediction market.
Kasus ini juga mempertegas bahwa aktivitas di platform blockchain tidak lagi berada di area abu-abu. Otoritas AS tampak mulai agresif memburu praktik manipulasi pasar, bahkan jika transaksi dilakukan lewat platform prediksi berbasis kripto.
Pegawai Google Terancam Hukuman Penjara
Spagnuolo kini menghadapi tiga dakwaan serius, yakni pelanggaran Commodity Exchange Act, wire fraud, dan pencucian uang. Jika terbukti bersalah, total ancaman hukumannya bisa mencapai puluhan tahun penjara.
Dakwaan pelanggaran Commodity Exchange Act membawa ancaman maksimal 10 tahun penjara. Sementara itu, dakwaan wire fraud dan money laundering masing-masing memiliki ancaman hingga 20 tahun penjara.
Coba-coba Taruhan di Pasar Prediksi, Sejumlah Politisi Kena Sanksi
Kasus ini menjadi pengingat bahwa akses terhadap data internal perusahaan dapat berubah menjadi senjata berbahaya ketika disalahgunakan. Di era kripto, informasi rahasia bernilai tinggi bisa dengan cepat dikonversi menjadi keuntungan jutaan dolar.
Di sisi lain, skandal ini juga menunjukkan bahwa prediction market kini bukan lagi sekadar arena prediksi online. Platform seperti Polymarket mulai menjadi perhatian serius regulator dan aparat penegak hukum Amerika Serikat.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.


