Isu perdamaian antara Amerika Serikat dan Iran kembali mencuat, tidak hanya dari diplomasi tetapi juga dari pergerakan pasar prediksi kripto. Sejumlah wallet di Polymarket memasang taruhan besar pada peluang gencatan senjata dalam waktu dekat, memicu spekulasi baru.
Di tengah sinyal yang saling bertentangan antara Washington dan Teheran, para trader tampaknya tidak hanya bertaruh pada perang, tetapi juga pada bagaimana narasi perang itu berkembang.
“Insider Trader” di Polymarket Kembali Bergerak
Sorotan bermula dari investigasi platform analitik on-chain, Bubblemaps. Melalui unggahan di X pada Kamis (26/03/2026), mereka mengungkap adanya sekelompok wallet di Polymarket yang sebelumnya berhasil “menebak” serangan AS ke Iran pada 28 Februari.
Beberapa wallet crypto tersebut memasang taruhan besar hanya beberapa jam sebelum serangan udara AS dan Israel ke Iran terjadi, lalu meraup keuntungan sekitar US$1,2 juta.
Menariknya, wallet ini bukan akun lama, melainkan baru didanai sekitar 24 jam sebelum taruhan dilakukan dan langsung mengambil posisi besar pada hasil “AS menyerang Iran.”
Pola ini kemudian terulang dalam sejumlah konflik. Seiring waktu, beberapa address yang sama kembali aktif dan menunjukkan aktivitas serupa. Data terbaru mengindikasikan mereka kini mulai mengambil posisi pada skenario baru.
“Tiga wallet dari klaster ini menempatkan sekitar US$100 ribu pada taruhan gencatan senjata Amerika Serikat dengan Iran, sebagian besar untuk 31 Maret,” tulis Bubblemaps di X.

Fenomena ini pun memicu pertanyaan. Sejumlah pihak menilai polanya terlalu konsisten untuk dianggap kebetulan, sehingga muncul dugaan adanya strategi terkoordinasi atau bahkan keunggulan informasi yang belum tersedia bagi publik.
Meski demikian, hingga saat ini belum ada bukti pasti terkait praktik insider trading. Identitas di balik wallet tetap anonim, sementara seluruh transaksi berlangsung secara transparan di blockchain.
Ketegangan antara AS dan Iran Belum Reda
Pergerakan taruhan ini muncul di tengah situasi geopolitik yang penuh kontradiksi. Di satu sisi, Presiden AS Donald Trump mengklaim adanya “diskusi produktif” dengan Iran. Namun di sisi lain, Teheran secara terbuka membantah adanya kesepakatan damai.
“Tidak ada negosiasi dengan AS, dan berita palsu digunakan untuk memanipulasi pasar keuangan dan minyak serta keluar dari kebuntuan yang dihadapi AS dan Israel,” tulis Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, di X, Senin (23/03/2026).
Ketegangan ini langsung tercermin di pasar global. Harga minyak sempat melemah dan saham menguat karena harapan perdamaian, sebelum kembali bergejolak setelah Iran menolak wacana gencatan senjata.
Di Polymarket, peluang gencatan senjata pada akhir Maret masih rendah, sekitar 14 persen. Namun, untuk jangka waktu lebih panjang seperti Mei atau Juni, probabilitas meningkat, mencerminkan ekspektasi bahwa deeskalasi mungkin terjadi.

Menariknya, trader kini tidak hanya bertaruh pada peristiwa, tetapi juga pada bagaimana informasi terkait peristiwa tersebut disampaikan. Narasi menjadi faktor penting yang ikut menggerakkan pasar.
Sinyal Perdamaian atau Sekadar Jebakan?
Aktivitas ini membuka dua kemungkinan. Bisa jadi ini sinyal bahwa pihak tertentu memiliki keunggulan informasi terkait potensi perdamaian dalam konflik antara Iran dan Amerika Serikat.
Namun, tidak menutup kemungkinan pergerakan ini dimanfaatkan untuk membentuk sentimen pasar dan menarik likuiditas dari trader lain di platform Polymarket.
Situasi ini membuat pasar sulit ditebak. Perpaduan antara narasi geopolitik dan data on-chain membuat batas antara informasi dan spekulasi semakin tipis. Trader yang tidak cermat berisiko hanya mengikuti arus.
7 Platform Pasar Prediksi Terpopuler, Bukan Cuma Polymarket!
Pada akhirnya, apakah ini sinyal perdamaian atau sekadar jebakan masih belum jelas. Yang pasti, pasar kini bergerak bukan hanya karena fakta, tetapi juga karena ekspektasi.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.



