Ironis! Bot MEV Paling Ditakuti Kena Retas, Rp133,5 Miliar Raib

Salah satu bot MEV paling terkenal di Ethereum, Jaredfromsubway.eth, baru saja mengalami nasib menyedihkan. Bot kripto yang dikenal agresif menjalankan sandwich attack itu kehilangan lebih dari US$7,5 juta atau sekitar Rp133,5 miliar akibat sebuah eksploitasi.

Kabar ini langsung menarik perhatian komunitas kripto. Pasalnya, nama Jaredfromsubway.eth sudah lama identik dengan praktik sandwich attack yang kerap merugikan pengguna dan investor di ekosistem DeFi.

Bot MEV di Balik Ribuan Sandwich Attack Ethereum

Bagi banyak pengguna Ethereum, Jaredfromsubway.eth bukan nama baru. Bot ini dikenal sebagai salah satu bot MEV agresif yang secara otomatis memburu peluang keuntungan dari transaksi yang belum dikonfirmasi di jaringan blockchain.

Maximal Extractable Value (MEV) merujuk pada keuntungan yang diperoleh dengan mengatur urutan transaksi sebelum diproses di blockchain. Untuk melakukannya, bot terus memantau aktivitas jaringan dan mencari celah yang dapat menghasilkan profit dalam hitungan detik.

BACA JUGA:  OJK Dorong Transformasi Industri Kripto RI Lewat Stablecoin dan RWA

Salah satu strategi yang paling sering digunakan adalah sandwich attack. Dalam skema ini, bot menyisipkan transaksi sebelum dan sesudah transaksi pengguna untuk mengambil keuntungan dari perubahan harga yang terjadi dalam waktu sangat singkat.

Menurut Cointelegraph Research, sandwich attack telah menyebabkan kerugian sekitar US$60 juta per tahun bagi para trader Ethereum. Aktivitas ini bahkan disebut sebagai semacam “pajak tak terlihat” yang dibayar pengguna DeFi.

Laporan Serangan Sandwich Attacks dan Kontribusi Bot MEV Jaredfromsubway - Cointelegraph
Laporan Serangan Sandwich Attacks dan Kontribusi Bot MEV Jaredfromsubway – Cointelegraph

Skalanya pun tidak kecil. Antara November 2024 hingga Oktober 2025, tercatat sekitar 60.000 hingga 90.000 sandwich attack terjadi setiap bulan di Ethereum. Menariknya, sekitar 70 persen di antaranya dikaitkan dengan Jaredfromsubway.eth.

Reputasi tersebut membuat bot ini dikenal sebagai salah satu predator terbesar di ekosistem DeFi. Namun, kondisi berubah drastis ketika sistem yang selama ini menghasilkan keuntungan besar justru menjadi titik kelemahannya sendiri.

IKLAN
Urban Stretch Centre Medan

Bot yang Kerap Merugikan Trader Kini Jadi Korban

Dikutip dari laporan Cointelegraph pada Sabtu (21/06/2026), Chief Technology Officer Blockaid, Raz Niv, menjelaskan bahwa serangan ini memang dirancang secara khusus untuk mengecoh bot MEV dan metode yang digunakan sangat canggih.

BACA JUGA:  3 Kripto DeFi yang Dinilai Masih Undervalued Menurut Grayscale

“Ini merupakan serangan counter-MEV honeypot yang menargetkan logika pengambilan keputusan otomatis dengan tingkat kepercayaan minimal (trust-minimized) yang digunakan oleh bot MEV,” ujar Raz.

Selama beberapa minggu, pelaku menyiapkan 66 smart-contract palsu yang meniru nama dan antarmuka aset populer seperti WETH, USDC, dan USDT. Kontrak-kontrak tersebut kemudian dipasangkan dengan kumpulan likuiditas palsu yang tampak menguntungkan.

Dari sudut pandang bot MEV, seluruh skema itu adalah peluang arbitrase yang menjanjikan. Karena itulah, sistem otomatis Jaredfromsubway.eth mulai berinteraksi dengan kontrak yang sebenarnya telah dirancang sebagai jebakan.

Tanpa disadari, bot tersebut memberikan persetujuan akses kepada kontrak bantuan yang dikendalikan oleh penyerang. Persetujuan inilah yang kemudian membuka jalan bagi pelaku untuk menguras aset bernilai jutaan dolar.

“Ironisnya, dalam proses tersebut, bot MEV itu justru memberikan akses kepada penyerang untuk menguasai aset bernilai jutaan dolar yang tersimpan di treasury-nya,” lanjut Raz.

BACA JUGA:  Mantan Istri Personel SMASH Terseret Penipuan Kripto Rp41 Miliar
Address Peretas JaredFromSubway - Etherscan
Address Peretas JaredFromSubway – Etherscan

Setelah selesai, penyerang menjalankan satu transaksi yang memanggil seluruh 66 backdoor sekaligus. Dalam hitungan detik, ETH, USDC, dan USDT yang tersimpan di berbagai address terkait berhasil dipindahkan keluar.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa tidak ada sistem yang benar-benar kebal di dunia kripto. Kali ini, Jaredfromsubway.eth tidak sedang memburu keuntungan dari transaksi orang lain, melainkan harus menghadapi kerugian akibat jebakan yang dirancang untuk dirinya.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait