Januari 2026 membuka tahun dengan dinamika besar di pasar kripto, ditandai oleh gelombang token unlock dari berbagai proyek lintas sektor. Mulai dari Layer-1, DeFi, restaking, hingga creator economy, sejumlah token dijadwalkan memasuki pasar dalam waktu berdekatan.
Kondisi tersebut menjadikan awal tahun sebagai periode krusial bagi pelaku pasar untuk menata ulang strategi. Masuknya suplai baru dalam waktu singkat berpotensi memengaruhi volatilitas, sentimen, serta arah pergerakan harga di berbagai sektor kripto.
Apa Itu Token Unlock?
Token unlock adalah proses dibukanya token yang sebelumnya terkunci sesuai jadwal vesting yang telah ditetapkan sejak awal peluncuran sebuah proyek. Token ini umumnya dialokasikan untuk tim pengembang, investor awal, foundation, atau program insentif komunitas.
Mekanisme unlock dirancang untuk menjaga keseimbangan insentif dan mencegah tekanan jual besar yang terjadi secara tiba-tiba. Dengan pelepasan bertahap, proyek memiliki ruang untuk menumbuhkan ekosistem sebelum seluruh suplai beredar di pasar.
Sepanjang 2025, total nilai token yang di-unlock di pasar kripto tercatat melampaui US$10 miliar. Angka ini mencerminkan semakin matangnya struktur tokenomics, sekaligus meningkatnya perhatian pasar terhadap jadwal dan dampak unlock.
Secara umum, terdapat dua model token unlock. Cliff unlock melepas koin dalam jumlah besar sekaligus dan memicu volatilitas tinggi. Sebaliknya, linear unlock mendistribusikan secara bertahap.
Mengapa Token Unlock Penting Diperhatikan?
Token unlock secara langsung memengaruhi keseimbangan suplai dan permintaan. Ketika pasokan meningkat tanpa dukungan permintaan yang memadai, tekanan harga kerap muncul, terutama di periode volume perdagangan rendah.
Namun, perilisan token ke pasar tidak selalu berdampak negatif. Proyek dengan ekosistem yang kuat, utilitas jelas, dan tingkat staking tinggi sering kali mampu menyerap suplai baru dengan lebih stabil.
Perilaku penerima token juga menjadi salah satu sinyal penting bagi pasar. Data on-chain menunjukkan sekitar 40–60 persen token hasil unlock biasanya masuk ke crypto exchange dalam minggu pertama.
Selain itu, besarnya unlock, jenis penerima, likuiditas, dan kondisi makro turut menentukan dampaknya. Lingkungan risk-on cenderung meredam tekanan, sementara sentimen bearish dapat memperbesar volatilitas.
Token Unlock yang Perlu Dipantau di Januari 2026
Januari 2026 menampilkan klaster token unlock bernilai ratusan juta dolar AS yang tersebar di berbagai sektor crypto.Â
1. Hyperliquid (HYPE)
Hyperliquid menjadwalkan token unlock pada 6 Januari 2026 dengan total sekitar 12,46 juta HYPE atau senilai kurang lebih US$319 juta. Unlock ini menandai dimulainya vesting tim inti yang dirancang secara linear.
Sebagai perpetual DEX dengan volume dan open interest besar, kemampuan HYPE menyerap suplai baru sangat bergantung pada pertumbuhan aktivitas perdagangan. Secara historis, token derivatif kerap mengalami koreksi awal 10–15 persen sebelum stabil.
Perhatian pasar tertuju pada pergerakan wallet tim, stabilitas open interest, serta apakah pertumbuhan platform mampu mengimbangi tambahan suplai yang masuk ke pasar.

2. Sui (SUI)
Sui membuka sekitar 43,69–55,31 juta token SUI pada 1 Januari 2026, setara dengan sekitar 1,48 persen dari kapitalisasi pasar. Nilai perilisan token ini diperkirakan berada di kisaran US$60 hingga US$80 juta.
Sebagai Layer-1 dengan total value locked sekitar US$2,6 miliar, suplai baru SUI relatif sudah terantisipasi oleh pasar. Meski demikian, fluktuasi jangka pendek tetap mungkin terjadi, terutama di awal tahun.
Fokus utama investor dan trader terkait token unlock SUI tertuju pada pertumbuhan TVL, volume Decentralized Exchange (DEX), serta tingkat partisipasi staking sebagai indikator daya serap pasar.

3. Ethena (ENA)
Ethena menjadwalkan token unlock bertahap antara 1 hingga 5 Januari 2026 dengan total sekitar 94–172 juta ENA. Nilainya berada di kisaran US$20–US$36 juta, tergantung harga pasar saat unlock terjadi.
Sebagai proyek yang mengusung narasi stablecoin dan yield, ENA sangat sensitif terhadap pertumbuhan USDe dan perubahan tingkat imbal hasil. Pada 2025, unlock ENA kerap diikuti lonjakan volatilitas jangka pendek.
Pasar akan mencermati arus masuk dan keluar USDe serta perubahan sentimen terhadap strategi yield Ethena.

4. EigenLayer (EIGEN)
EigenLayer membuka sekitar 36,82 juta token EIGEN pada 1 Januari 2026, setara hampir 9,74 persen dari total suplai. Nilai token unlock EigenLayer berada di kisaran US$13–US$15 juta.
Besarnya persentase unlock membuat EIGEN sangat sensitif terhadap kondisi likuiditas. Dengan TVL restaking yang berada di kisaran US$5 miliar pada akhir 2025, adopsi AVS dan pertumbuhan ekosistem menjadi penentu utama.
Jika permintaan restaking pasca perilisan token tetap kuat, tekanan harga berpotensi lebih cepat terserap.

5. Kamino (KMNO)
Kamino mengalami spillover token unlock dari 31 Desember 2025 hingga 30 Januari 2026 dengan total sekitar 229,17 juta KMNO, atau sekitar 22 persen dari kapitalisasi pasar.
Sebagai salah satu pilar DeFi di ekosistem Solana, dampak perilisan token Kamino tidak hanya bergantung pada jumlahnya, tetapi juga pada sentimen terhadap Solana secara keseluruhan.
Pergerakan whale, perubahan TVL, serta arus likuiditas di ekosistem Solana menjadi indikator utama yang perlu dipantau untuk membaca arah pergerakan KMNO ke depan.

6. Optimism (OP)
Optimism mencatat spillover unlock sekitar 31,34–32 juta OP pada akhir Desember 2025 yang berdampak hingga awal Januari 2026. Nilainya diperkirakan berada di kisaran US$8 hingga US$14 juta.
Sebagai barometer rotasi Layer-2 (L2), kinerja Optimism sangat terkait dengan aktivitas Superchain. Token unlock ini menjadi ujian awal tahun bagi narasi ekspansi ekosistem Optimism.
Pasar akan mencermati inflow TVL serta aktivitas on-chain untuk menilai kekuatan penyerapan suplai pasca perilisan token.

7. Undeads Games (UDS)
Undeads Games mencatat perilisan token sekitar 3,18 juta token UDS pada akhir Desember hingga awal Januari. Nilainya diperkirakan berada di kisaran US$8 juta, relatif besar dibanding volume harian sektor gaming.
Sebagai proyek blockchain gaming dengan basis pemain aktif, UDS rentan terhadap volatilitas berbasis sentimen retail. Dalam kondisi likuiditas terbatas, unlock ini berpotensi memicu pergerakan harga yang tajam.
Volume perdagangan dan distribusi pasca token unlock menjadi fokus utama pengamatan.

8. Slash Vision Labs (SVL)
Slash Vision Labs melepas sekitar 234,76 juta token SVL dengan dampak yang meluas hingga Januari 2026. Nilainya berada di kisaran US$7 juta, meski jumlah koin yang dilepas tergolong besar.
Sebagai proyek infrastruktur tahap awal, perubahan float akibat token unlock SVL berpotensi besar untuk memicu volatilitas berbasis kuantitas. Kondisi likuiditas menjadi faktor penentu utama.
Trader umumnya mencermati rasio token unlock terhadap suplai yang beredar untuk mengukur potensi tekanan harga SVL.

9. Zora (ZORA)
Altcoin Zora dijadwalkan membuka antara 140,58 hingga 166,6 juta token ZORA pada rentang 31 Desember hingga 1 Januari. Nilainya diperkirakan berada di kisaran US$7 juta.
Sebagai protokol creator economy di Base, Zora sangat sensitif terhadap narasi NFT dan social layer. Perbedaan estimasi jumlah unlock antar tracker turut menambah unsur ketidakpastian.
Aktivitas kreator dan juga pertumbuhan fitur sosial menjadi penopang utama sentimen pasca token unlock di Januari 2026 ini.

10. Audiera (BEAT)
Audiera merilis sekitar 21,2 juta token BEAT pada 1 Januari 2026 dengan nilai sekitar US$6,1 juta. Sebagai proyek small-cap di sektor audio dan musik Web3, struktur kepemilikan yang terkonsentrasi membuat BEAT rentan terhadap pergerakan ekstrem.

Membaca Tren Pasar Pasca Token Unlock Januari 2026
Gelombang token unlock Januari 2026 dari HYPE, SUI, ENA, hingga deretan proyek mid-cap membuka tahun dengan dinamika suplai yang padat. Dengan nilai yang berpotensi mendekati US$2 miliar, periode ini menjadi ujian awal bagi kemampuan pasar kripto menyerap suplai.
Bagi trader dan investor, pemahaman mendalam terhadap jadwal unlock, struktur vesting, serta konteks pasar menjadi kunci utama. Dengan pendekatan disiplin dan manajemen risiko yang tepat, volatilitas awal 2026 bukan hanya tantangan, tetapi juga peluang strategis.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.



