Jangan Tertipu Wifi Gratis, Modus Evil Twin Bisa Curi Kripto Kamu

Wifi Gratis kerap dianggap solusi praktis saat berada ruang publik. Namun di balik kemudahan, tersimpan ancaman serius, terutama bagi pengguna kripto. Salah satu yang paling berbahaya adalah Evil Twin, modus penipuan yang dirancang untuk mencuri data sensitif.

Modus ini bukan sekadar teori. Banyak kasus kehilangan akun, wallet, hingga aset kripto berawal dari koneksi ke jaringan Wifi Gratis palsu. Memahami cara kerja Evil Twin menjadi langkah awal untuk melindungi diri di era digital.

Apa Itu Evil Twin dan Mengapa Berbahaya?

Evil Twin adalah metode serangan siber dengan membuat jaringan Wifi palsu yang meniru jaringan asli. Nama, tampilan, bahkan kekuatan sinyalnya dibuat semirip mungkin agar korban tidak curiga saat terhubung.

Sebagai analogi, bayangkan ada dua warung kopi dengan papan nama identik. Yang satu asli, yang lain palsu. Saat masuk ke warung palsu, semua aktivitas kamu diam-diam diawasi. Dalam konteks digital, Evil Twin berfungsi persis seperti itu.

IKLAN
Chat via WhatsApp
BACA JUGA:  Apa Itu Web4? Ini Pengertian dan Perbandingannya dengan Web3!

Begitu perangkat terhubung, pelaku bisa memantau lalu lintas data secara langsung, mencuri username, password, hingga private key jika korban mengakses wallet kripto atau platform crypto exchange.

7 Cara Mengamankan Akun Kripto dari Phishing dan Social Engineering!

Bagaimana Modus Evil Twin Bekerja?

Dalam Modus Evil Twin, pelaku biasanya memanfaatkan lokasi ramai seperti bandara atau kafe. Mereka membuat jaringan Wifi Gratis palsu dengan nama umum yang terlihat meyakinkan, seperti “WiFi Bandara Gratis” atau “Cafe_WiFi”.

Jaringan palsu sengaja dibuat memiliki sinyal lebih kuat agar perangkat korban terhubung secara otomatis. Tanpa disadari, korban masuk ke jaringan yang sepenuhnya dikendalikan oleh pelaku.

Risiko meningkat ketika pengguna mulai mengakses akun penting. Aktivitas seperti login email, media sosial, hingga akun bursa kripto bisa dipantau karena seluruh lalu lintas data melewati jaringan palsu.

Jika korban membuka wallet, mengakses DEX, atau menandatangani transaksi, data sensitif dapat direkam. Melalui Evil Twin, pelaku menjalankan serangan man-in-the-middle tanpa disadari oleh korban.

BACA JUGA:  5 Kesalahan Umum dalam Staking yang Sering Dilakukan Pemula dan Cara Menghindarinya!

Mengapa Pengguna Kripto Rentan?

Pengguna kripto kerap mengakses wallet, exchange, dan aplikasi DeFi langsung melalui browser atau ponsel. Saat terhubung ke Wifi Gratis yang terinfeksi Evil Twin, seluruh aktivitas tersebut berpotensi disadap tanpa disadari.

Berbeda dengan akun media sosial, transaksi aset kripto bersifat irreversible. Sekali private key atau seed phrase jatuh ke tangan pelaku, aset dapat dipindahkan dan hampir tidak mungkin untuk dikembalikan.

Inilah yang membuat Evil Twin menjadi ancaman serius di dunia kripto. Pelaku tidak perlu meretas sistem blockchain, cukup mengecoh pengguna di level jaringan untuk mencuri akses ke aset digital mereka.

Ciri-Ciri Wifi Gratis yang Menggunakan Evil Twin

Tidak semua Wifi Gratis berbahaya. Namun, ada beberapa tanda yang patut diwaspadai karena sering dikaitkan dengan Evil Twin, antara lain:

  • Jaringan Wifi tanpa kata sandi yang terlihat mencurigakan.
  • Nama jaringan terlalu umum atau mirip jaringan resmi.
  • Koneksi lambat, sering terputus, atau tidak stabil setelah terhubung.
  • Muncul peringatan keamanan saat membuka situs tertentu.
BACA JUGA:  8 Pertanyaan Tentang Staking yang Paling Sering Ditanyakan (Lengkap dengan Jawabannya)

Kewaspadaan terhadap ciri-ciri ini dapat membantu mencegah risiko besar, terutama bagi pengguna kripto yang sering mengakses wallet atau platform perdagangan kripto dari perangkat pribadi.

9 Tips Mengamankan Aset Kripto dari Perampok seperti Kasus di Bali

Cara Menghindari Modus Evil Twin

Langkah paling aman adalah menghindari Wifi Gratis saat mengakses akun kripto. Koneksi publik sebaiknya hanya digunakan untuk aktivitas yang ringan dan tidak melibatkan data sensitif.

Jika terpaksa menggunakan Wifi Gratis, gunakan browser khusus atau aplikasi VPN untuk mengenkripsi lalu lintas data. Cara ini dapat membantu mengurangi risiko penyadapan saat terhubung ke jaringan publik.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait

Iklan Bitget Blockchain Media Indonesia