Jaringan Lightning Bitcoin dapat pertahanan kuantum lewat PQLN, usulan riset yang menambahkan kriptografi tahan komputer kuantum di samping keamanan lama Lightning, tanpa perlu mengubah Bitcoin. Makalah riset terbaru ini ditulis oleh Ahmet Kurt, Abdul-Salem Beibitkhan, Yacoub Hanna, dan Abdullah Aydeger. Mari kita bahas cara kerjanya dengan bahasa yang sederhana di bawah ini!.
BACA JUGA:Â Cara Membeli Bitcoin di Indonesia
Mengapa Jaringan Lightning Bitcoin Perlu Pertahanan Kuantum
Lightning Network adalah jaringan lapisan kedua yang membuat pembayaran Bitcoin menjadi cepat karena berlangsung di luar blockchain utama. Menurut makalah tersebut, jaringan ini punya sekitar 16.000 node dan 33.000 kanal publik dengan dana sekitar 3.750 BTC.
Masalahnya, seluruh keamanan Lightning saat ini bertumpu pada kriptografi kurva eksponensial (elliptic-curve) yang bisa dipecahkan oleh algoritma Shor di komputer kuantum yang cukup kuat.
Para peneliti menjelaskan, penyerang bahkan bisa merekam lalu lintas terenkripsi hari ini dan membukanya nanti setelah komputer kuantum tersedia. Strategi ini dikenal sebagai harvest-now-decrypt-later. Dampaknya bisa berupa penyamaran node, pemalsuan invoice, hingga terbongkarnya identitas pembayar dan penerima.
Lalu mengapa tidak menunggu Bitcoin naik kelas saja? Melansir laman arXiv, mengganti kriptografi di lapisan dasar Bitcoin butuh kesepakatan konsensus dan usulan yang ada masih tahap awal. Selain itu, upgrade Bitcoin tidak akan otomatis melindungi permukaan “di luar rantai” milik Lightning, seperti pesan antar node, faktur pembayaran, dan perutean transaksi. Karena itulah Lightning perlu melindungi dirinya sendiri.
Apa Itu PQLN dan Bagaimana Konsepnya?
PQLN adalah ekstensi pasca-kuantum yang bersifat hibrida. Artinya, semua mekanisme keamanan lama tetap dipakai, lalu dua standar baru dari lembaga standar Amerika Serikat, NIST, ditambahkan di sampingnya.
Keduanya adalah ML-DSA untuk tanda tangan digital dan ML-KEM untuk pertukaran kunci rahasia. Kamu bisa membayangkannya seperti pintu dengan dua gembok. Penyerang harus membuka keduanya, dan gembok baru dirancang tahan terhadap komputer kuantum.
Pendekatan ini juga membuat keamanan Lightning tidak turun dari kondisi sekarang. Melansir laman arXiv, PQLN hanya menyentuh bagian yang murni berjalan di luar rantai. Kunci dan tanda tangan yang mengunci dana di dalam transaksi Bitcoin tidak diubah, sehingga tidak perlu fork. Konsekuensinya, dana di dalam kanal masih bergantung pada keamanan Bitcoin sendiri.
Cara Kerja Saat Jaringan Lightning Bitcoin Dapat Pertahanan Kuantum di Gossip dan Koneksi
Bagian pertama yang diamankan adalah gossip, yaitu pesan yang dipakai node untuk saling memberi tahu keberadaan dan aturan biayanya. Setiap node menambahkan kunci ML-DSA dan ML-KEM miliknya ke pengumuman node, lengkap dengan tanda tangan pasca-kuantum. Node lain lalu menyimpan kunci itu pada pertemuan pertama, dengan prinsip trust on first use.
Kalau nanti ada pesan palsu yang mencoba mengganti kunci, pesan itu langsung ditolak. Gossip inilah yang menjadi “buku alamat” kunci aman di seluruh jaringan.
Bagian kedua adalah koneksi antar node. Saat dua node bersalaman (handshake), PQLN menambahkan dua putaran pertukaran kunci ML-KEM di atas mekanisme lama, sehingga kunci sesi menjadi hibrida. Rekaman lalu lintas hari ini pun jadi jauh lebih sulit dibuka kelak. Berikut adalah ilustrasinya:

Menariknya, jalur ini berjalan di port khusus tanpa negosiasi. Alasannya, pesan negosiasi adalah hal pertama yang bisa diubah penyerang kuantum untuk memaksa koneksi kembali ke cara lama, yang disebut serangan downgrade.
BACA JUGA:Â Michael Saylor Comeback? Transaksi Bitcoinnya Kembali Jadi Sorotan!
Cara Kerja Pertahanan Kuantum di Invoice, Offer, dan Payment Onion
Invoice (BOLT 11) kini bisa memuat tanda tangan ML-DSA dari penerima pembayaran. Sebelum mengirim pembayaran, pembayar memeriksa tanda tangan itu dengan kunci yang sudah dipercaya. Jika tanda tangan hilang atau tidak cocok, pembayaran dibatalkan.

Untuk offer (BOLT 12), yaitu kode pembayaran yang bisa dipakai berulang, kunci tanda tangan khusus ditanam langsung di dalam offer, sehingga penerima yang tidak muncul di gossip pun tetap terlindungi.

Perlindungan terakhir ada di payment onion, yaitu lapisan enkripsi berlapis yang menyembunyikan rute pembayaran. Setiap node di rute punya kunci hibrida sendiri, sehingga penyerang kuantum tidak bisa mengupas rute lapis demi lapis untuk mengetahui siapa membayar siapa.

Ukuran material pasca-kuantum jauh lebih besar dari aslinya, jadi para peneliti menyiasatinya. Tanda tangan besar dipecah menjadi beberapa potongan agar muat di kolom invoice, dan data tambahan onion dibawa dalam daftar berukuran tetap di samping paket onion yang tidak diubah.
Seberapa Berat Beban Tambahan Saat Jaringan Lightning Bitcoin Dapat Pertahanan Kuantum?
Untuk sisi komputasi, hasilnya cukup menenangkan. Melansir laman arXiv, tambahan operasi kriptografi paling lama hanya sekitar 0,33 milidetik, dan satu pembayaran hanya bertambah kurang dari 60 milidetik per node pada koneksi internet biasa. Pengujian memakai node Lightning sungguhan berbasis rust-lightning.
Biaya terbesarnya ada di data. Ukuran gossip membengkak sekitar 10 kali lipat dengan ML-DSA, atau sekitar 4 kali lipat jika memakai FN-DSA, skema tanda tangan lebih ringkas yang sedang distandardisasi NIST.
Sebagai gambaran, node baru yang bergabung ke jaringan dengan 33.000 kanal harus mengunduh sekitar 270 MB gossip, dibanding sekitar 26 MB untuk node biasa. Dompet seluler yang memakai rapid gossip sync diperkirakan tidak terlalu terdampak karena hanya mengambil ringkasan grafik jaringan dari server.
BACA JUGA:Â 10 Crypto Exchange Indonesia Terbaik 2026 yang Diawasi OJK
Apakah Node Lama Masih Bisa Dipakai Bersama Node Baru?
PQLN memanfaatkan aturan Lightning yang membolehkan node lama melewati kolom opsional yang tidak dikenalnya. Karena itu, node PQLN bisa bergabung ke jaringan hari ini tanpa upgrade serentak. Dalam 12 skenario uji, kombinasi node lama dan baru berhasil, dan tidak ada pembayaran yang tersangkut.
Hasilnya, pembayaran berjalan terlindungi jika kedua ujung mendukung PQLN, berjalan klasik jika ada node lama, atau ditolak sebelum dana bergerak jika pengguna mengaktifkan mode ketat.
Sudah Siapkah Kamu Menyongsong Era Keamanan Kuantum?
Singkatnya, Jaringan Lightning Bitcoin dapat pertahanan kuantum lewat PQLN yang memadukan kriptografi lama dengan ML-DSA dan ML-KEM, menambah beban komputasi yang sangat kecil, dan tetap kompatibel dengan node lama. Harganya adalah data gossip yang jauh lebih besar. Ancaman kuantum memang belum di depan mata, tetapi persiapannya sudah dimulai sekarang.
Mau belajar crypto dan blockchain lebih lanjut? Yuk, pelajari selengkapnya hanya di Blockchain Media Indonesia! [msn]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.


