Jejak On-Chain Seret Andrew Tate ke Dugaan Pencucian Kripto

Investigasi on-chain terbaru menyeret nama Andrew Tate ke pusaran kontroversi. Kali ini, sorotan tidak lagi berkutat pada gaya hidup flamboyan atau pengaruhnya di media sosial, melainkan pada temuan aktivitas di jaringan blockchain yang terlihat janggal. 

Jejak On-Chain Kaitkan Andrew Tate dengan Penipuan

Berdasarkan investigasi yang dirilis pada Sabtu (27/12/2025) oleh peneliti on-chain anonim bernama Specter, Andrew Tate diduga terlibat dalam aktivitas pencucian kripto. Dugaan muncul dari analisis terhadap sejumlah alamat dompet blockchain yang dikaitkan dengannya.

Laporan ini menyoroti keterkaitan dengan pig-butchering scam di Texas, penipuan bernilai jutaan dolar yang berlangsung antara Januari 2023 hingga Februari 2025 dan melibatkan jaringan dompet kripto untuk mengalirkan dana hasil penipuan.

Namun yang menarik adalah temuan Specter mengungkap bahwa salah satu wallet dalam berkas gugatan mentransfer aset dengan nilai jutaan dolar ke sebuah dompet yang diklaim memiliki hubungan langsung dengan Andrew Tate. 

IKLAN
Chat via WhatsApp
BACA JUGA:  Cegah FOMO, Indodax Perkuat Edukasi Kripto di Indonesia

“Salah satu dompet yang disebut dalam dokumen gugatan terhubung dengan alamat 0x9B67 dan mentransfer total US$1,2 juta ke dompet yang dikaitkan dengan Andrew Tate, yakni 0x9B67, serta ke sejumlah dompet, termasuk 0x4A767 yang menerima US$8 juta,” tuturnya.

Dokumen Gugatan Terkait Hubungan Andrew Tate dan Fraud - Specter
Dokumen Gugatan Terkait Hubungan Andrew Tate dan Fraud – Specter

Meski Andrew Tate tidak tercantum sebagai pihak dalam gugatan tersebut, Specter menilai pola pergerakan dana ini relevan untuk dicermati karena menunjukkan keterhubungan antara dana hasil penipuan dan dompet yang diasosiasikan dengan figur publik.

Dompet 0x9B67 dan Aktivitas di Hyperliquid

Salah satu sorotan utama laporan ini adalah dompet 0x9B67 yang dikaitkan dengan unggahan Andrew Tate pada 9 Juni 2024, saat ia mengklaim menolak mempromosikan sebuah token. Namun, klaim tersebut justru diduga berasal dari Tate sendiri.

“Saya memiliki alasan untuk meyakini bahwa pesan ini merupakan LARP, karena alamat dompet yang ditampilkan dalam pesan tersebut (0x9B67) tampaknya milik Andrew Tate sendiri,” tegasnya.

Klaim ini diperkuat oleh data on-chain yang menunjukkan keterhubungan langsung antar dompet kripto, termasuk transaksi pada 14 Desember 2024 ketika 0x9B67 mengirim US$4 ke dompet Andrew Tate. Meski bernilai kecil, transaksi ini dinilai signifikan karena menegaskan relasi langsung antara dua alamat tersebut.

BACA JUGA:  Korban Dugaan Penipuan Timothy Ronald Jalani BAP, Fakta Baru Terungkap

Selain itu, dompet lain yang juga dikaitkan dengan Tate, yakni 0x730C, tercatat berinteraksi langsung dengan 0x9B67, terutama melalui aktivitas di platform perpetual DEX, yang menunjukkan pola perdagangan terkoordinasi.

“Dompet lain yang terhubung dengannya (0x730C) tercatat telah beberapa kali berinteraksi dengan 0x9B67, dengan mentransfer dana yang kemudian ditukar dan disetorkan untuk keperluan perdagangan di Hyperliquid,” tambahnya.

Data On-Chain Transaksi pada Dompet Andrew Tate - Specter
Data On-Chain Transaksi pada Dompet Andrew Tate – Specter

Pola Transaksi Berisiko Tinggi via Railgun

Laporan Specter menyoroti penggunaan Railgun, sebuah protokol privasi yang dirancang untuk mengaburkan jejak transaksi, di mana dalam kurun dua tahun dompet yang dikaitkan dengan Andrew Tate disebut menyetorkan sekitar US$30 juta ke dalam protokol tersebut.

Sebagian besar dana tersebut diklaim berasal dari RadomPay, sebuah platform pemrosesan pembayaran kripto. Menurut Specter, penggunaan protokol anonimitas menjadi indikator penting dalam analisis on-chain karena digunakan untuk menyamarkan asal-usul dana.

BACA JUGA:  Rekor Baru! Volume Pasar Prediksi Tembus US$12 Miliar di Januari 2026

“Pergerakan dompet yang terhubung dengannya terlihat mencurigakan. Aktivitas tersebut menunjukkan teknik yang dikaitkan dengan pencucian uang, termasuk transfer dalam jumlah kecil maupun besar melalui nested services serta exchange berisiko tinggi,” tegasnya.

Investigasi ini masih berkembang. Namun satu hal menjadi semakin jelas: dalam ekosistem blockchain yang transparan, pola transaksi dan hubungan antar dompet kerap membentuk narasi tersendiri dan sering kali lebih terang daripada klaim yang disampaikan ke publik.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait

Iklan Bitget Blockchain Media Indonesia