Perusahaan pengelola aset Ethereum, ETHZilla, telah menjual sebagian besar kepemilikan aset digitalnya dan mengalihkan dana tersebut ke sektor aset dunia nyata (RWA).
Melalui anak usahanya, ETHZilla Aerospace LLC, perusahaan ini membeli dua mesin pesawat tipe CFM56-7B24 senilai sekitar US$12,2 juta.
Transaksi tersebut dilakukan setelah ETHZilla melepas sedikitnya US$114,5 juta Ethereum dalam beberapa bulan terakhir. Mesin pesawat yang dibeli saat ini disewakan kepada maskapai besar dan menjadi sumber pendapatan baru bagi perusahaan.
Langkah ini diambil di tengah tekanan besar terhadap kinerja saham ETHZilla, yang tercatat turun sekitar 97 persen sejak puncaknya pada Agustus 2025. Penurunan tersebut mendorong manajemen untuk mengurangi ketergantungan pada aset kripto yang volatil dan mencari sumber pendapatan yang lebih stabil.
Melalui strategi jual Ethereum dan diversifikasi ke sektor penerbangan, perusahaan berharap dapat memperkuat posisi keuangannya dalam jangka menengah dan panjang.
Penjualan Ethereum dilakukan secara bertahap sepanjang 2025 hingga awal 2026. Data perusahaan menunjukkan bahwa sekitar US$40 juta ETH dilepas pada Oktober 2025, disusul penjualan lanjutan senilai US$74,5 juta pada Desember 2025.
Dana hasil jual Ethereum tersebut kemudian dialokasikan untuk pembelian aset fisik, pengelolaan operasional, serta penguatan neraca keuangan. Total nilai pelepasan aset digital yang dilakukan ETHZilla mencapai lebih dari US$114,5 juta.
Akuisisi mesin pesawat dilakukan melalui skema kerja sama dengan perusahaan pengelola aset penerbangan yang bertugas mengatur perawatan, penyewaan, dan aspek teknis lainnya.
Dengan model ini, ETHZilla tidak terlibat langsung dalam operasional penerbangan, tetapi memperoleh pendapatan dari sewa mesin kepada maskapai pengguna. Strategi tersebut dipilih untuk meminimalkan risiko operasional sekaligus menjaga stabilitas arus kas.
Strategi Jual Ethereum dan Diversifikasi Bisnis
Keputusan jual Ethereum menjadi bagian utama dari upaya ETHZilla untuk mengubah arah bisnisnya. Selama ini, perusahaan dikenal sebagai entitas yang menyimpan Ethereum dalam jumlah besar sebagai aset utama. Namun, volatilitas pasar kripto yang tinggi mendorong manajemen untuk mengurangi eksposur terhadap fluktuasi harga.
Dengan melepas sebagian kepemilikan ETH, perusahaan memperoleh likuiditas yang cukup untuk masuk ke sektor yang dinilai lebih stabil. Investasi pada mesin pesawat dipilih karena aset tersebut memiliki nilai ekonomi jangka panjang serta permintaan sewa yang relatif konsisten.
Selain itu, sektor penerbangan dinilai mampu memberikan pendapatan rutin yang dapat menopang kinerja keuangan perusahaan.
Langkah jual Ethereum juga dilakukan untuk memperbaiki struktur keuangan. Penjualan aset digital membantu perusahaan dalam memenuhi kewajiban finansial, menjaga rasio keuangan, serta meningkatkan fleksibilitas dalam pengelolaan modal.
Manajemen menyebutkan bahwa strategi ini merupakan bagian dari perencanaan jangka panjang untuk memperkuat fundamental bisnis.
Rencana Tokenisasi dan Pengembangan Aset Produktif
Selain berinvestasi di sektor penerbangan, ETHZilla juga mengembangkan bisnis tokenisasi RWA. Perusahaan menjalin kerja sama dengan broker-dealer Liquidityio untuk mengubah aset fisik, termasuk mesin pesawat, pinjaman kendaraan dan kredit perumahan, menjadi token digital yang dapat diperdagangkan.
Program tokenisasi ini direncanakan mulai diluncurkan pada kuartal pertama 2026. Melalui skema tersebut, kepemilikan aset akan dibagi dalam bentuk token yang dapat diakses oleh investor berbasis blockchain.
Pendekatan ini diharapkan dapat memperluas basis investor sekaligus meningkatkan likuiditas aset yang dimiliki perusahaan.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.



