Pendiri TRON, Justin Sun, menjadi sorotan setelah sebuah alamat wallet yang dikaitkan dengannya dilaporkan menerima 7,2 triliun token PEPE dari dompet multisignature (multisig) milik bursa kripto Poloniex. Nilai transfer tersebut diperkirakan mencapai US$28,44 juta ketika aktivitas itu terdeteksi.
Pergerakan token dalam jumlah besar tersebut memunculkan pertanyaan mengenai kemungkinan Sun menjadi whale PEPE. Namun, hubungan alamat penerima dengan pengusaha kripto tersebut belum cukup membuktikan bahwa token yang dipindahkan merupakan investasi atau kepemilikan pribadinya.
Sorotan itu muncul berdekatan dengan laporan terbaru Arkham Intelligence pada Selasa (20/10/2026), yang memperkirakan aset kripto on-chain teridentifikasi milik Sun bernilai sekitar US$2,3 miliar.

Arkham juga memperkirakan total kekayaan Sun mencapai US$5 miliar hingga US$7 miliar setelah mempertimbangkan kepemilikan bisnis dan investasi di luar blockchain. Namun, perusahaan analitik tersebut mengakui masih terdapat sejumlah wallet potensial yang belum terkonfirmasi.
Transfer 7,2 Triliun PEPE, Benarkah Wallet Pribadi Justin Sun?
Berdasarkan laporan Lookonchain pada 18 Oktober 2026, analis on-chain Ai Yi mendeteksi aktivitas transfer 7,2 triliun PEPE dari alamat multisig Poloniex menuju wallet Ethereum yang dikaitkan dengan Justin Sun.
Alamat penerima tersebut adalah 0x176F3DAb24a159341c0509bB36B833E7fdd0a132.
Menurut pemantauan Ai Yi, transfer tersebut berlangsung sekitar 22 jam sebelum laporan dipublikasikan. Aktivitas itu juga disebut sebagai transaksi PEPE pertama yang terdeteksi pada alamat bersangkutan sejak Juni 2024.
Pada periode sebelumnya, harga PEPE disebut berada di sekitar US$0,00001256. Sementara itu, berdasarkan nilai transfer yang dilaporkan, 7,2 triliun PEPE tersebut setara dengan harga sekitar US$0,00000395 per token.
Jumlah tersebut tergolong signifikan jika dibandingkan dengan pasokan PEPE secara keseluruhan.
Berdasarkan data CoinGecko, jumlah pasokan beredar PEPE mencapai sekitar 420,69 triliun token, dengan kapitalisasi pasar berada di kisaran US$1,9 miliar.
Jika angka transfer yang dilaporkan Lookonchain akurat, sebanyak 7,2 triliun PEPE itu setara dengan sekitar 1,71 persen dari seluruh pasokan token tersebut.
Besarnya persentase itu memperlihatkan skala transaksi yang dilaporkan, tetapi tidak menunjukkan bahwa penerimanya telah menguasai jumlah tersebut sebagai aset pribadi.
Hal ini penting karena transaksi blockchain tidak selalu mencerminkan aktivitas pembelian atau penjualan di pasar.
Perpindahan aset antarwallet dapat terjadi untuk berbagai kepentingan, mulai dari pengelolaan likuiditas bursa, penyimpanan aset, hingga penyesuaian operasional internal.
Dalam kasus ini, sumber dana yang disebut berasal dari alamat multisig Poloniex justru membuat tujuan transfer perlu ditelusuri lebih jauh sebelum dikategorikan sebagai akumulasi PEPE oleh Justin Sun.
Informasi lain yang perlu dicermati adalah identitas alamat penerima.
Pada halaman alamat tersebut di Etherscan, wallet itu ditandai dengan label Poloniex 9.
Label tersebut menarik karena alamat yang sama sebelumnya juga pernah dikaitkan dengan Justin Sun.
Dalam investigasi yang diterbitkan Protos pada 7 Agustus 2026, alamat 0x176F3DAb24a159341c0509bB36B833E7fdd0a132 disebut pernah memiliki label Justin Sun 4 sebelum kemudian ditandai sebagai alamat Poloniex.
Investigasi tersebut menelusuri perpindahan aset stETH dari sebuah alamat yang sebelumnya tercantum dalam laporan cadangan HTX, melalui sejumlah wallet berlabel Poloniex, hingga mencapai alamat yang kini menjadi perhatian dalam transaksi PEPE.
Menurut Protos, aliran aset tersebut menunjukkan adanya perpindahan dana dari alamat terkait cadangan HTX menuju alamat Poloniex.
Temuan itu memberikan konteks historis mengenai penggunaan alamat bersangkutan. Meski demikian, pelabelan oleh explorer dan riwayat transaksi tidak dengan sendirinya membuktikan siapa pemilik manfaat dari setiap token yang disimpan di dalamnya.
Terlebih lagi, Sun memiliki hubungan bisnis dengan Poloniex dan HTX.
Aset yang disimpan di wallet operasional bursa dapat memiliki kepemilikan manfaat yang berbeda dengan pihak yang mengendalikan infrastrukturnya. Karena itu, transfer PEPE tersebut tidak bisa langsung disimpulkan sebagai pembelian pribadi Sun.
Arkham Lacak Kekayaan Justin Sun US$2,3 Miliar, Masih Ada Wallet Misterius
Laporan Arkham memberikan gambaran mengenai seberapa besar kepemilikan kripto yang dapat ditelusuri dan dikaitkan dengan Justin Sun.
Pada saat penelitian diterbitkan, nilai aset on-chain Sun yang telah diidentifikasi Arkham mencapai sekitar US$2,3 miliar.
Portofolio tersebut terdiri atas sejumlah aset besar, termasuk SUSDS dengan nilai lebih dari US$1 miliar, stETH lebih dari US$500 juta, dan Bitcoin sekitar US$300 juta.
SUSDS merupakan token tabungan berbasis stablecoin dalam ekosistem Sky, sedangkan stETH adalah token liquid staking dari protokol Lido yang mewakili ETH yang telah dipertaruhkan.
Komposisi tersebut menunjukkan bahwa aset yang dikaitkan dengan Sun tersebar pada berbagai instrumen, bukan hanya token yang diperdagangkan secara spekulatif.
Menariknya, Arkham juga mencatat nilai TRX di alamat publik Sun yang teridentifikasi hanya sekitar US$2,3 juta ketika laporan disusun, jauh lebih rendah dibandingkan sekitar US$500 juta pada awal 2026.
Namun, Arkham menilai kemungkinan masih terdapat kepemilikan TRX dalam alamat lain yang belum berhasil dikaitkan secara pasti dengan Sun.
Ketidakpastian tersebut juga terlihat dari hasil analisis identitas wallet menggunakan kecerdasan buatan.
Arkham mencatat lebih dari seratus alamat tambahan yang berpotensi berkaitan dengan Sun, tetapi status pengendaliannya belum dapat dikonfirmasi.
Bahkan, setidaknya satu alamat yang diidentifikasi secara probabilistik disebut menyimpan aset on-chain bernilai hampir US$300 juta.
Jika sebagian alamat tersebut kemudian terbukti benar-benar berada di bawah kendali Sun, estimasi nilai aset kripto pribadinya berpotensi berubah.
Selain kepemilikan on-chain, sebagian besar estimasi kekayaan Sun menurut Arkham berasal dari investasi pada bisnis kripto.
Arkham memperkirakan valuasi HTX berada dalam kisaran US$6 miliar hingga US$8 miliar, sedangkan Poloniex memiliki estimasi valuasi US$150 juta hingga US$200 juta.
Angka tersebut merupakan estimasi nilai masing-masing perusahaan, bukan jumlah dana yang seluruhnya menjadi milik pribadi Sun.
Besarnya kekayaan Sun dan hubungan bisnisnya dengan kedua bursa tersebut membuat aktivitas wallet yang dikaitkan dengannya menjadi menarik untuk diperhatikan.
Namun, penting untuk membedakan kekayaan pribadi, kepemilikan saham pada perusahaan, serta aset yang disimpan dan dikelola melalui wallet bursa.
Dalam konteks transfer PEPE, laporan Arkham juga tidak secara khusus menetapkan bahwa 7,2 triliun token yang dilaporkan Lookonchain merupakan bagian dari portofolio pribadi Sun.
Dengan demikian, temuan tersebut lebih tepat dipahami sebagai aktivitas perpindahan PEPE dalam jumlah besar pada alamat yang memiliki riwayat keterkaitan dengan Sun dan Poloniex.
Kepastian mengenai apakah transfer itu merupakan investasi pribadi, pengelolaan aset bursa, atau aktivitas operasional lainnya masih memerlukan bukti tambahan.
Informasi seperti hash transaksi, riwayat perpindahan token berikutnya, dan konfirmasi pihak yang mengendalikan dana menjadi penting untuk memastikan tujuan sebenarnya dari transaksi tersebut.
Untuk sementara, pertanyaan apakah Justin Sun telah menjadi whale PEPE secara pribadi masih belum dapat dijawab hanya berdasarkan label wallet dan besarnya transfer yang dilaporkan.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.


