Kabar Baik, Harga Bitcoin Cetak Pola Bullish di Timeframe Harian

Harga Bitcoin kembali memunculkan sinyal yang memberi harapan bagi pelaku pasar setelah analis Crypto Cove mengidentifikasi terbentuknya pola bullish divergence pada indikator Relative Strength Index (RSI) di grafik harian.

Sinyal tersebut dinilai sebagai salah satu indikasi bahwa tekanan jual mulai melemah dan fase pembentukan dasar harga atau bottom kemungkinan telah terjadi, sehingga membuka peluang dimulainya tren pemulihan dalam waktu mendatang.

Pada saat artikel ini disusun, BTC diperdagangkan di kisaran US$59.987, setara Rp1,07 miliar, menguat 3,07 persen dalam 24 jam terakhir.

Aktivitas perdagangan juga tetap tinggi dengan volume transaksi harian mencapai US$38,11 miliar, meningkat sekitar 12,18 persen, mencerminkan minat pasar yang masih terjaga di tengah upaya aset kripto terbesar tersebut mempertahankan area support penting.

Pola Bullish Divergence Buka Harapan Reli Harga Bitcoin

Dalam analisis yang dibagikan melalui grafik harian, Crypto Cove menyoroti terbentuknya bullish divergence antara pergerakan harga Bitcoin dan indikator RSI.

BTC analisis 2 juli

Kondisi ini terjadi ketika harga masih mencetak titik low yang relatif datar hingga menurun, sementara RSI justru mulai membentuk titik higher low. Pola tersebut secara teknikal sering diartikan sebagai tanda bahwa momentum bearish mulai kehilangan tenaga.

Berdasarkan grafik tersebut, area US$58.000 hingga US$59.000 menjadi zona support utama yang kini menjadi perhatian pelaku pasar. Selama area tersebut tetap bertahan, struktur teknikal dinilai masih memberikan peluang bagi Bitcoin untuk mempertahankan skenario bullish.

IKLAN
Urban Stretch Centre Medan

Crypto Cove juga menampilkan proyeksi pergerakan yang mengarah pada potensi kenaikan sekitar 33,68 persen apabila pola tersebut terkonfirmasi. Target kenaikan berada di kisaran US$78.000, yang sekaligus menjadi area resistance penting apabila momentum beli terus menguat dalam beberapa pekan mendatang.

BACA JUGA:  Kripto Hari Ini 11 Juni 2026: DOGE Siap Ulangi Pola Legendaris, TON Bersiap Meledak?

Meski demikian, konfirmasi tetap diperlukan melalui kemampuan harga Bitcoin mempertahankan support utama sebelum melanjutkan reli yang lebih besar. Apabila support tersebut gagal dipertahankan, peluang terjadinya volatilitas jangka pendek masih tetap terbuka.

Siklus Historis Dinilai Mendekati Akhir Fase Bear Market

Pandangan serupa juga datang dari analis Klarck yang melihat harga Bitcoin masih bergerak mengikuti pola siklus historis yang selama ini berulang pada setiap fase pasar.

Bitcoin analisis 2 jul

Berdasarkan pengamatannya terhadap grafik bulanan, setiap siklus Bitcoin umumnya terdiri dari fase bear market selama sekitar 365 hari, kemudian dilanjutkan oleh fase bull market yang berlangsung sekitar 1.064 hari.

Menurutnya, pola tersebut telah muncul secara konsisten dalam beberapa siklus sebelumnya sehingga masih relevan dijadikan acuan untuk membaca kondisi pasar saat ini.

Klarck menilai fase bearish yang sedang berlangsung kini telah mencapai sekitar 85 persen dari durasi normalnya. Dengan demikian, tekanan turun diperkirakan sudah memasuki tahap akhir, meskipun proses pembentukan cycle bottom belum sepenuhnya selesai.

Selama Bitcoin masih berada dalam fase bear market, volatilitas dan potensi pelemahan jangka pendek dinilai tetap dapat terjadi. Namun apabila pola historis kembali terulang, fase bearish diperkirakan segera berakhir dan membuka jalan menuju siklus bullish berikutnya yang secara historis mampu bertahan lebih dari seribu hari.

BACA JUGA:  10 Kripto yang Paling Ramai Diburu Investor Minggu Ini

Oleh karena itu, ia menilai peluang kenaikan jangka panjang masih terbuka selama proses pembentukan dasar siklus berhasil terkonfirmasi.

Tekanan Jual Bitcoin Menyusut, Fase Akumulasi Menguat

Sementara itu, analis Ruga di CryptoQuant melihat sinyal bullish juga mulai muncul dari berbagai indikator on-chain. Ia menyoroti bahwa Adjusted Sell-Side Risk Ratio telah kembali masuk ke zona berisiko rendah atau blue zone, dengan nilai berada di sekitar 1 persen pada skala logaritmik.

BTC Sell-side 2 jul

Menurut Ruga, indikator tersebut mengukur besarnya keuntungan dan kerugian yang direalisasikan investor dibandingkan kapitalisasi pasar yang telah direalisasikan. Ketika nilainya tinggi, pasar biasanya dipenuhi aksi ambil untung sehingga tekanan jual meningkat.

Sebaliknya, ketika nilainya turun hingga ke level saat ini, kondisi tersebut menunjukkan tekanan jual telah menyusut pesat karena semakin sedikit investor yang masih memiliki keuntungan untuk direalisasikan.

Ia menjelaskan bahwa sejak 2016, setiap kali rasio tersebut memasuki zona rendah, Bitcoin selalu memasuki fase akumulasi jangka panjang. Pola serupa pernah muncul menjelang reli besar pada akhir 2016, awal 2019, Maret 2020, akhir 2022, hingga akhir 2023 sebelum Bitcoin melanjutkan kenaikan menuju rekor harga baru.

BACA JUGA:  Harga XRP Bisa Meledak atau Jatuh Lagi! Momen Penentuan Dimulai Di Sini

Ruga menambahkan bahwa berkurangnya tekanan jual biasanya membuat pasokan di pasar semakin terbatas. Dalam kondisi seperti itu, permintaan yang bahkan hanya meningkat secara moderat dapat memicu kenaikan harga yang lebih besar karena jumlah aset yang tersedia untuk dijual semakin sedikit.

Selain itu, ia menilai sejumlah indikator valuasi jangka panjang lain juga mulai memberikan sinyal yang sejalan. MVRV disebut terus bergerak mendekati realized price, sementara NUPL telah memasuki wilayah kapitulasi.

Kombinasi beberapa indikator tersebut dinilai memperkuat peluang bahwa Bitcoin kini berada di area valuasi yang secara statistik relatif murah untuk akumulasi bertahap atau systematic dollar-cost averaging (SDCA).

Meski demikian, Ruga mengingatkan bahwa peluang penurunan tambahan tetap ada karena tidak ada indikator yang mampu menentukan titik terendah secara presisi.

Menurutnya, yang terpenting bagi investor bukanlah menangkap harga paling rendah, melainkan mulai membangun posisi ketika aset berada dalam rentang valuasi yang secara historis telah menunjukkan peluang jangka panjang yang menarik.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait