Kabar terbaru platform ai.com dari Crypto.com menyebutkan bahwa layanan agen AI pribadi ini masih dibangun secara diam-diam dalam “stealth mode“, hampir delapan bulan setelah tampil di iklan Super Bowl.
Kalau kamu sempat penasaran dan ikut mendaftar sejak Februari lalu, kamu tidak sendirian. Setelah heboh di awal, ai.com nyaris tidak terdengar lagi. Di artikel ini, kita bahas kabar terbaru platform ai.com, desain awalnya, dan alasan kenapa peluncurannya sempat jadi sorotan.
BACA JUGA:Â 10 Crypto Exchange Indonesia Terbaik 2026 yang Diawasi OJK
Kabar Terbaru Platform ai.com Setelah Hampir 8 Bulan
Melansir laman Cointelegraph, ai.com adalah lini bisnis Crypto.com yang sampai kini belum diluncurkan penuh ke publik. Situsnya masih menampilkan pesan bahwa pembuatan agen AI sedang antre karena permintaan tinggi.
Juru bicara Crypto.com mengonfirmasi bahwa ai.com masih membangun dalam stealth mode, yaitu bekerja tanpa banyak pengumuman, dan akan membagikan detail saat peluncuran penuh.
Di sisi lain, Crypto.com tetap aktif di bidang AI. Masih menurut Cointelegraph, pada Maret perusahaan menghadirkan integrasi dengan OpenClaw yang memungkinkan pengguna memasang agen AI pribadi untuk mengeksekusi perdagangan.
Di bulan yang sama, Crypto.com mengumumkan pemangkasan sekitar 12 persen tenaga kerja dengan alasan integrasi AI di seluruh perusahaan. Pada Februari, perusahaan juga memperoleh sertifikasi ISO/IEC 42001:2023, standar internasional untuk tata kelola sistem AI.
Desain Awal Platform ai.com yang Dijanjikan
Melansir laman Adweek, ai.com dirancang sebagai platform tempat kamu membuat agen AI pribadi yang bekerja atas namamu. Agen ini dijanjikan bisa mengatur pekerjaan, mengirim pesan, menjalankan aksi di berbagai aplikasi, hingga membangun proyek. Pembeda utamanya, agen bisa membangun sendiri fitur yang belum ada agar tugas tetap selesai.
Cointelegraph menambahkan bahwa peningkatan kemampuan itu dijanjikan dibagikan ke seluruh jaringan agen. Tugasnya disebut mencakup trading saham sampai memperbarui profil kencan online. Untuk memulai, pengguna diminta mengklaim “handle” atau nama pengguna untuk agen mereka.
Kenapa Peluncuran ai.com Jadi Sorotan?
Sorotan pertama datang dari nama domainnya. CEO Crypto.com Kris Marszalek dikabarkan membeli domain ai.com seharga US$70 juta dengan aset kripto. Transaksi ini disebut sebagai penjualan domain termahal yang pernah diumumkan ke publik.
Sorotan kedua adalah iklan Super Bowl. ai.com tercatat membayar sekitar US$15 juta untuk tayang di kuarter keempat. Coin360 melaporkan, menurut firma pengukur EDO, iklan itu memicu keterlibatan sekitar 9,1 kali lipat dari rata-rata iklan Super Bowl.
Sorotan ketiga, situsnya tumbang hanya beberapa menit setelah iklan tayang. Marszalek menulis di X bahwa timnya sudah siap menghadapi skala besar, tetapi tidak untuk lonjakan sebesar itu. Ia juga menyebut batasan akses (rate limit) dari Google sebagai salah satu kendalanya.
Insane traffic levels. We prepared for scale, but not for THIS 🔥🔥🔥
— Kris (@kris) February 9, 2026
Kabar Terbaru Platform ai.com di Tengah Persaingan Agen AI
Selama ai.com belum meluncur, pesaing terus bergerak. Robinhood baru saja memperkenalkan Robinhood Agents di acara HOOD Summit. Pengguna bisa membuat agen di dalam aplikasi, memilih model AI dari OpenAI atau Anthropic, lalu memberinya akun terpisah dengan batasan yang kamu atur sendiri.
Kraken merombak aplikasinya sejak Juli dengan asisten AI yang merekomendasikan transaksi sesuai tujuan keuangan pengguna. Bedanya, setiap rekomendasi harus kamu setujui dulu sebelum dieksekusi. Revolut X juga membolehkan asisten AI seperti Claude atau Gemini menganalisis pasar dan menyiapkan order, dengan persetujuan pengguna di setiap transaksi.
Ada pula GetAgent milik Bitget. Melansir laman The Block, asisten ini menggabungkan data pasar dan analisis teknikal dalam antarmuka percakapan, dan bisa membantu mengeksekusi transaksi.
Pengembang AI besar makin jauh ke tugas sehari-hari. Anthropic menghadirkan computer use di Claude Cowork pada Maret, disusul ChatGPT Work dari OpenAI pada Juli.
Apa yang Bisa Kamu Pelajari dari Kabar Terbaru Platform ai.com?
Kabar terbaru platform ai.com menunjukkan bahwa iklan mahal dan domain rekor belum menjamin produk siap pakai. Crypto.com mengaku masih membangun, sementara Robinhood, Kraken, dan Bitget sudah menawarkan agen AI yang lebih terbatas fungsinya.
Mau belajar crypto dan blockchain lebih lanjut? Yuk, pelajari selengkapnya hanya di Blockchain Media Indonesia! [msn]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.


