Kasus dugaan penipuan yang menyeret Timothy Ronald dan Kalimasada kembali memanas. Setelah beberapa hari terakhir publik ramai membahas isu pemanggilan kedua terhadap Timothy Ronald, kini muncul kabar baru yang tak kalah menyita perhatian.
Kalimasada Dikabarkan Hadiri Pemeriksaan Kedua
Kabar mengenai kehadiran Kalimasada dalam pemeriksaan oleh pihak kepolisian dibagikan Skyholic pada Kamis (07/05/2026). Informasi tersebut menyebutkan partner Timothy Ronald itu telah memenuhi panggilan penyidik.
“Kalimasada sudah hadir dalam pemeriksaan panggilan kedua di Polda Metro Jaya. Besok giliran Timothy Ronald, jangan mangkir lagi ya,” ungkap Skyholic.
Meski belum ada pernyataan resmi dari kepolisian, kabar tersebut langsung menyebar luas di media sosial. Kalimasada sendiri selama ini dikenal sebagai partner Timothy Ronald dalam membangun kelas Akademi Crypto.
Panas! Skyholic Sebut Timothy Ronald Mangkir dari Panggilan Polisi
Di komunitas kripto, Kalimasada juga dikenal sebagai analis yang cukup aktif membahas pergerakan harga aset digital. Namun, di tengah berkembangnya kasus ini, namanya ikut terseret dalam sorotan publik.
Kabar pemeriksaan tersebut pun kembali mengarahkan perhatian kepada Timothy Ronald. Sebelumnya, influencer kripto itu disebut menerima panggilan kedua dari pihak kepolisian setelah dikabarkan tidak hadir pada pemeriksaan pertama.
Dugaan Intervensi dalam kasus Timothy-Kalimasada
Di tengah ramainya kabar pemeriksaan Kalimasada, kasus Akademi Crypto juga semakin memanas. Kuasa hukum korban sebelumnya melontarkan pernyataan keras terkait dugaan intervensi dalam proses hukum yang sedang berjalan.
“Kami sebagai perwakilan kuasa hukum Akademi Crypto dalam perkara yang melibatkan influencer Timothy Ronald dan Kalimasada melihat ada upaya mencederai institusi. Main mafia-mafian, kami tidak akan takut dan tidak akan mundur,” ujar Jajang.
Pihak kuasa hukum juga meminta agar tidak ada pihak yang mencoba menghalangi jalannya proses hukum. Mereka bahkan menyinggung Subdit I dan Subdit IV Siber Polda Metro Jaya di Instagram.
Isu dugaan intervensi sebenarnya sudah lebih dulu mencuat setelah munculnya penyebutan sosok jenderal berinisial “AS” yang disebut mengintervensi kasus dugaan penipuan Akademi Crypto.
Timothy Ronald Disorot, Pengacara Singgung Intervensi Jenderal “AS”
Klaim tersebut memicu perdebatan baru di media sosial. Publik mulai mempertanyakan transparansi proses hukum dalam kasus yang menyeret nama Timothy Ronald dan Kalimasada.
Kini, perhatian warganet tertuju pada langkah berikutnya dari Timothy Ronald. Jika Kalimasada benar telah memenuhi pemeriksaan kedua, publik pun menunggu apakah partner-nya akan hadir dalam pemeriksaan selanjutnya.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.


