KB Kookmin Gandeng Avalanche, Hadirkan Kartu Hybrid Stablecoin

KB Kookmin Card, salah satu perusahaan layanan pembayaran terbesar di Korea Selatan, telah menggandeng Avalanche dan OpenAsset untuk menghadirkan sistem kartu hybrid berbasis stablecoin yang terintegrasi dengan fitur kartu kredit.

Kolaborasi ini menjadi langkah baru dalam menghadirkan metode pembayaran baru yang menggabungkan teknologi blockchain dengan sistem keuangan biasa.

Melalui kerja sama ini, KB Kookmin dan Avalanche mengembangkan kartu yang memungkinkan pengguna melakukan pembayaran menggunakan stablecoin, dengan dukungan otomatis dari limit kartu kredit jika saldo tidak mencukupi.

Sistem ini dirancang untuk meningkatkan fleksibilitas transaksi sekaligus mempertahankan kenyamanan penggunaan kartu kredit yang sudah dikenal luas.

IKLAN
Chat via WhatsApp

Dalam implementasinya, pengguna cukup menghubungkan dompet digital berisi stablecoin ke kartu yang diterbitkan. Saat transaksi dilakukan, sistem akan secara otomatis memprioritaskan penggunaan saldo stablecoin.

Jika jumlahnya tidak mencukupi, maka kekurangan pembayaran akan langsung dialihkan ke limit kredit tanpa mengganggu proses transaksi. Mekanisme ini membuat proses pembayaran berjalan mulus tanpa memerlukan intervensi manual dari pengguna.

BACA JUGA:  Adopsi Stablecoin Kian Nyata, Visa dan Bridge Bidik Pembayaran UKM

Integrasi Blockchain Tanpa Ubah Sistem Lama

Salah satu keunggulan utama dari sistem ini adalah kemampuannya untuk berjalan di atas infrastruktur pembayaran yang sudah ada. Merchant tetap menerima pembayaran dalam bentuk fiat seperti biasa, tanpa perlu melakukan perubahan teknis pada sistem mereka.

Hal ini memungkinkan adopsi teknologi blockchain dilakukan secara bertahap tanpa mengganggu ekosistem pembayaran yang telah mapan.

Selain itu, seluruh manfaat kartu kredit seperti program loyalitas, cashback, serta perlindungan konsumen tetap berlaku. Dengan demikian, pengguna tidak kehilangan keuntungan dari sistem lama, sekaligus mendapatkan fleksibilitas tambahan melalui penggunaan stablecoin.

Pihak pengembang menyebut bahwa pendekatan ini bertujuan menjembatani kesenjangan antara sistem keuangan tradisional dan teknologi blockchain.

“Sistem ini memungkinkan pengguna memanfaatkan stablecoin dalam kehidupan sehari-hari tanpa harus meninggalkan kenyamanan kartu kredit,” ujar perwakilan proyek dalam keterangan resminya.

BACA JUGA:  S&P500 Masuk ke Hyperliquid, Era Tokenisasi Aset Kian Panas

Dorong Adopsi Stablecoin di Kehidupan Nyata

Kehadiran kartu hybrid ini dinilai sebagai langkah penting dalam memperluas penggunaan stablecoin di luar ekosistem perdagangan aset digital.

Selama ini, stablecoin lebih banyak digunakan dalam aktivitas trading dan layanan keuangan terdesentralisasi. Namun, dengan integrasi ke dalam sistem pembayaran sehari-hari, potensi penggunaannya menjadi lebih luas.

Di sisi lain, keterlibatan Avalanche sebagai infrastruktur blockchain menunjukkan meningkatnya kepercayaan institusi keuangan terhadap teknologi tersebut.

Jaringan Avalanche akan digunakan sebagai basis untuk memproses transaksi berbasis stablecoin, yang diharapkan dapat meningkatkan efisiensi serta transparansi dalam sistem pembayaran.

Langkah ini juga mencerminkan perubahan arah industri keuangan global yang mulai mengadopsi teknologi blockchain secara lebih praktis. Dengan menghadirkan solusi yang tidak mengharuskan perubahan perilaku pengguna, sistem hybrid seperti ini berpotensi menjadi model baru dalam evolusi pembayaran digital.

BACA JUGA:  Token Monad Diam-diam Melejit dan Trending, Ini Penyebabnya

Melirik koin asli jaringan Avalanche, AVAX, dalam 24 jam terakhir telah menunjukkan performa yang cukup menarik. Pada saat artikel ini disusun, harga aset tersebut tercatat naik lebih dari 5 persen dengan volume transaksi harian sekitar US$56,62 juta.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait