Kebijakan Transparansi Penggunaan AI
Teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) berkembang cepat dan semakin menjadi bagian dari berbagai proses kerja digital, termasuk jurnalisme.
Blockchainmedia.id menggunakan sejumlah perangkat berbasis AI untuk membantu pekerjaan redaksi. Namun, kami tidak memandang AI sebagai pengganti jurnalis, editor, narasumber, maupun proses verifikasi jurnalistik sepenuhnya.
Penggunaan AI di Blockchainmedia.id mengacu pada Kode Etik Jurnalistik serta Peraturan Dewan Pers Nomor 1/PERATURAN-DP/I/2025 tentang Pedoman Penggunaan Kecerdasan Buatan dalam Karya Jurnalistik.
Sesuai prinsip tersebut, penggunaan AI dalam karya jurnalistik Blockchainmedia.id tetap berada di bawah kontrol manusia dari awal hingga akhir. Tanggung jawab atas setiap karya jurnalistik yang diterbitkan tetap berada pada Blockchainmedia.id.
Berikut cara Blockchainmedia.id menggunakan AI.
1. TEKS DAN ARTIKEL
Blockchainmedia.id dapat menggunakan AI untuk membantu proses editorial, seperti mencari gagasan awal, merangkum informasi, menerjemahkan materi, melakukan transkripsi, memperbaiki struktur tulisan, memeriksa tata bahasa, menghasilkan alternatif judul, membantu analisis data, serta pekerjaan teknis lainnya.
AI juga dapat digunakan sebagai alat bantu dalam penyusunan atau pengembangan draf artikel.
Namun, keluaran AI tidak kami perlakukan sebagai fakta hanya karena terdengar meyakinkan.
Informasi faktual, angka, kutipan, data, gambar grafik maupun klaim yang diperoleh dengan bantuan AI harus diperiksa kembali melalui sumber yang relevan.
Artikel yang diterbitkan Blockchainmedia.id tetap berada di bawah pengawasan jurnalis dan editor.
Keputusan mengenai sudut pemberitaan, pemilihan sumber, verifikasi, penyuntingan, judul, konteks, dan publikasi merupakan keputusan manusia.
Kami tidak menggunakan AI untuk menciptakan narasumber fiktif, kutipan yang tidak pernah disampaikan, data palsu, maupun peristiwa yang tidak pernah terjadi. Setiap sumber data dan informasi, baik itu primer dan sekunder, dapat diverifikasi oleh pembaca dan mesin pencari dari penyematan URL di dalam teks berita.
2. RISET DAN VERIFIKASI
AI dapat membantu redaksi menemukan petunjuk awal, memahami dokumen, mengolah data, atau mengidentifikasi informasi yang perlu ditelusuri lebih lanjut. Namun, AI bukan sumber berita.
Blockchainmedia.id memeriksa akurasi dan melakukan verifikasi terhadap data, informasi, gambar, suara, video, maupun bentuk konten lain yang diperoleh atau dihasilkan dengan bantuan AI.
Verifikasi dapat dilakukan melalui dokumen resmi, sumber primer, narasumber, pihak yang berkompeten, data yang dapat dipercaya, maupun teknologi pendukung lain yang relevan.
Prinsip kami sederhana: AI dapat membantu proses pencarian dan analisis, tetapi AI tidak menggantikan proses verifikasi jurnalistik.
3. GAMBAR DAN ILUSTRASI AI
Blockchainmedia.id menggunakan bantuan AI untuk membuat sebagian gambar ilustrasi yang digunakan sebagai gambar utama berita.
Gambar tersebut dibuat untuk kepentingan ilustratif dan visualisasi berita. Gambar berbasis AI bukan dimaksudkan sebagai foto jurnalistik atau dokumentasi langsung dari suatu peristiwa.
Blockchainmedia.id memberikan keterangan pada gambar rekayasa atau ilustrasi berbasis AI sesuai dengan ketentuan Dewan Pers.
Keterangan dapat berbentuk, antara lain:
“Ilustrasi dibuat dengan bantuan kecerdasan buatan (AI).”
Kami berupaya memastikan ilustrasi AI tidak digunakan untuk menyesatkan pembaca atau membuat suatu kejadian seolah-olah telah didokumentasikan secara nyata ketika dokumentasi tersebut sebenarnya tidak ada.
Untuk berita yang membutuhkan bukti visual faktual, misalnya foto seseorang, konferensi pers, kejadian tertentu, dokumen, grafik, tangkapan layar, atau peristiwa aktual, redaksi dapat menggunakan foto asli, sumber resmi, materi narasumber, tangkapan layar, atau sumber visual lain yang relevan.
Kami tidak menggunakan AI untuk memanipulasi foto jurnalistik sedemikian rupa sehingga mengubah fakta, konteks, atau makna sebenarnya dari suatu peristiwa.
4. PERSONALISASI, AVATAR, DAN FIGUR TERTENTU
Blockchainmedia.id dapat menggunakan teknologi AI untuk membuat ilustrasi, avatar, atau personalisasi visual.
Jika personalisasi tersebut dibuat menyerupai figur tertentu secara spesifik, penggunaannya harus memperhatikan hak individu yang bersangkutan dan ketentuan yang berlaku.
Personalisasi berbasis AI yang menyerupai figur tertentu harus mendapat persetujuan dari yang bersangkutan atau ahli warisnya sesuai ketentuan Dewan Pers.
Blockchainmedia.id juga tidak menggunakan AI untuk membuat seseorang seolah-olah mengatakan atau melakukan sesuatu yang sebenarnya tidak pernah mereka lakukan.
5. AUDIO DAN SUARA AI
Blockchainmedia.id dapat menggunakan AI sebagai alat bantu dalam pengolahan audio, seperti transkripsi, terjemahan, subtitle, sulih suara, atau proses produksi teknis lainnya.
Karya jurnalistik berbasis suara yang dibuat menggunakan AI harus diberi keterangan secara jelas.
Sulih suara atau sintesis suara yang meniru suara figur tertentu harus mendapat persetujuan dari pemilik suara asli.
Blockchainmedia.id tidak menggunakan teknologi AI untuk menciptakan rekaman suara palsu yang dapat membuat audiens percaya bahwa seseorang benar-benar mengatakan sesuatu yang tidak pernah diucapkannya.
6. VIDEO DAN KONTEN SINTETIS
AI dapat digunakan sebagai alat bantu dalam proses produksi video, termasuk subtitle, transkripsi, terjemahan, atau penyuntingan teknis.
Konten video sintetis, animasi, avatar, atau gambar bergerak berbasis AI yang dapat dianggap sebagai dokumentasi nyata harus diberi keterangan yang jelas.
Blockchainmedia.id tidak menggunakan AI untuk membuat rekayasa visual yang menyesatkan mengenai suatu peristiwa atau figur.
Jika konten sintetis digunakan untuk tujuan edukasi, eksperimen, demonstrasi teknologi, atau bagian dari pemberitaan, sifat sintetis dari konten tersebut harus dijelaskan kepada audiens.
7. AKURASI DAN AI HALLUCINATION
AI dapat menghasilkan informasi yang salah, tidak lengkap, tidak akurat, atau bahkan mengarang informasi yang terlihat seperti fakta. Fenomena ini sering disebut sebagai AI hallucination.
Karena itu, penggunaan AI tidak membebaskan wartawan dan editor Blockchainmedia.id dari kewajiban memeriksa informasi.
Blockchainmedia.id tidak menggunakan AI untuk menghasilkan karya jurnalistik yang didasari iktikad buruk.
Konten berbasis AI juga tidak boleh digunakan untuk menghasilkan atau menyebarkan informasi bohong, fitnah, materi cabul, sadisme, maupun bentuk konten lain yang bertentangan dengan Kode Etik Jurnalistik dan peraturan yang berlaku.
8. NONDISKRIMINASI
Penggunaan AI dalam karya jurnalistik Blockchainmedia.id harus tetap menghormati prinsip nondiskriminasi.
Konten berbasis AI tidak boleh digunakan untuk mendiskriminasi seseorang atau kelompok berdasarkan suku, agama, ras, antargolongan, jenis kelamin, warna kulit, bahasa, kondisi ekonomi, maupun disabilitas.
Redaksi tetap bertanggung jawab memastikan bahwa penggunaan AI tidak memperkuat bias, stereotip, atau diskriminasi yang tidak relevan dengan kepentingan jurnalistik.
9. HAK CIPTA
Blockchainmedia.id berhati-hati dalam menggunakan data, teks, gambar, suara, video, maupun materi lain yang dihasilkan atau diproses menggunakan AI.
Penggunaan AI harus tetap menghormati hak cipta, hak kekayaan intelektual, lisensi, atribusi, serta peraturan perundang-undangan yang berlaku.
AI tidak digunakan sebagai alasan untuk mengambil, menyalin, atau menerbitkan karya pihak lain tanpa memperhatikan hak pemilik karya.
10. PRIVASI DAN DATA PRIBADI
Blockchainmedia.id memastikan penggunaan AI dalam produksi karya jurnalistik tetap menghormati hak privasi.
Informasi pribadi, data sensitif, identitas narasumber yang dilindungi, dokumen rahasia, materi embargo, password, maupun informasi internal yang tidak ditujukan untuk publik harus diperlakukan secara hati-hati.
Redaksi juga harus mempertimbangkan risiko ketika memasukkan data atau dokumen ke layanan AI milik pihak ketiga.
11. KEAMANAN DAN KEANDALAN TEKNOLOGI
Blockchainmedia.id berupaya menggunakan teknologi AI yang aman, andal, dan dapat dipercaya.
Pemanfaatan AI harus tetap memperhatikan standar etika, keamanan informasi, perlindungan data, serta penghormatan terhadap hak asasi manusia.
Penggunaan teknologi AI tidak boleh mengurangi standar kehati-hatian yang berlaku dalam proses jurnalistik.
12. TRANSPARANSI
Blockchainmedia.id percaya pembaca berhak mengetahui ketika teknologi AI memiliki peran yang signifikan dalam suatu karya jurnalistik.
Setiap penggunaan AI yang berdampak signifikan terhadap karya jurnalistik harus dinyatakan dengan jelas.
Blockchainmedia.id juga memberikan keterangan pada karya jurnalistik berbasis AI berupa gambar rekayasa, personalisasi manusia atau avatar, serta suara sintetis sesuai dengan ketentuan Dewan Pers.
Kami membedakan penggunaan AI yang bersifat teknis, seperti pemeriksaan tata bahasa, transkripsi, terjemahan, pencarian gagasan, atau optimasi proses kerja, dengan penggunaan AI yang secara signifikan membentuk konten yang diterbitkan.
Jika penggunaan AI berperan material terhadap substansi sebuah karya jurnalistik, Blockchainmedia.id dapat menjelaskan bentuk penggunaannya kepada pembaca.
13. IKLAN BERBASIS AI
Jika Blockchainmedia.id mempublikasikan iklan yang dibuat menggunakan AI, konten tersebut harus diberi keterangan atau penjelasan yang sesuai.
Iklan programatik tetap mengikuti kode etik periklanan serta peraturan perundang-undangan yang berlaku.
14. KOREKSI, RALAT, DAN PERUBAHAN
Jika terjadi kesalahan pada karya jurnalistik yang dibuat atau diproses menggunakan AI, tanggung jawab tetap berada pada Blockchainmedia.id, bukan pada perangkat AI yang digunakan.
Koreksi dan pencabutan karya jurnalistik berbasis AI mengikuti ketentuan Dewan Pers dan mekanisme koreksi yang berlaku di Blockchainmedia.id.
Blockchainmedia.id juga menginformasikan secara terbuka apabila dilakukan penyuntingan, ralat, atau perubahan yang relevan terhadap karya jurnalistik berbasis AI.
Sengketa terkait karya jurnalistik yang menggunakan AI diselesaikan melalui mekanisme yang berlaku sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan ketentuan Dewan Pers.
15. MANUSIA TETAP BERTANGGUNG JAWAB
Teknologi AI akan terus berkembang, begitu pula cara newsroom menggunakannya.
Blockchainmedia.id akan terus mengevaluasi kebijakan ini dengan mempertimbangkan perkembangan teknologi, Kode Etik Jurnalistik, peraturan perundang-undangan, serta Peraturan Dewan Pers Nomor 1/PERATURAN-DP/I/2025 tentang Pedoman Penggunaan Kecerdasan Buatan dalam Karya Jurnalistik.
Prinsip kami tetap sama: AI adalah alat bantu. Keputusan jurnalistik dan tanggung jawab editorial tetap berada pada manusia.
Kebijakan AI ini pertama kali disusun pada Selasa, 6 Oktober 2026 dan akan diperbarui secara berkala.
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.
