Keren! Doktor Undip Bangun Sistem Blockchain Pelacak Daging Halal

Inovasi berbasis blockchain kembali lahir dari dunia akademik Indonesia. Kali ini, seorang doktor dari Universitas Diponegoro menghadirkan solusi untuk menjawab tantangan transparansi dan keamanan dalam rantai pasok daging halal.

Disertasi Doktor Undip Hadirkan Inovasi Dual-Blockchain

Dikutip dari rilis Universitas Diponegoro pada Rabu (20/05/2026), kandidat doktor Whisnumurti Adhiwibowo berhasil mempertahankan disertasinya yang mengangkat tema rantai pasok daging halal berbasis blockchain.

“Whisnumurti Adhiwibowo telah berhasil mempertahankan disertasi berjudul ‘Pengembangan Framework Dual-Blockchain dalam Penelusuran dan Keberlanjutan Daging Segar Halal dengan Metode Crow Search Algorithm’,” sebagaimana tercantum dalam rilis tersebut.

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan akan sistem yang mampu menjamin transparansi produk halal, khususnya dalam rantai pasok daging segar yang kompleks dan rawan manipulasi data.

Sebagai solusi, ia mengembangkan framework dual-blockchain terintegrasi untuk meningkatkan sistem penelusuran (traceability) secara menyeluruh sekaligus mendukung keberlanjutan distribusi jangka panjang.

BACA JUGA:  Keren! Amazon dan Google Integrasikan Stablecoin untuk AI Agents

Pendekatan ini menggabungkan dua lapisan teknologi blockchain berbeda, yang mampu meningkatkan keandalan sistem, keamanan data, dan integritas informasi secara lebih optimal.

Integrasi AI dan Blockchain Tingkatkan Akurasi Sistem

Lebih jauh, inovasi ini dioptimalkan menggunakan metode Crow Search Algorithm, sebuah pendekatan berbasis kecerdasan komputasional yang terinspirasi dari perilaku kawanan burung gagak.

Dengan kombinasi blockchain dan teknologi AI berbasis swarm intelligence, sistem yang dikembangkan mampu menghadirkan tingkat keamanan dan transparansi yang lebih tinggi dibandingkan metode konvensional.

IKLAN
Urban Stretch Centre Medan

Tidak hanya itu, framework ini juga memperkuat peran teknologi informasi dalam menjawab tantangan industri halal, khususnya dalam memastikan keaslian dan keamanan produk yang dikonsumsi masyarakat.

Hasil riset ini pun dinilai sebagai kontribusi strategis dalam pengembangan sistem terdistribusi (distributed system) berbasis blockchain di Indonesia.

Secara keseluruhan, riset ini menunjukkan bagaimana integrasi blockchain dan AI menjadi solusi bagi industri halal yang menuntut transparansi dan keamanan. Inovasi ini juga membuka peluang penerapan teknologi serupa di berbagai sektor lainnya.

BACA JUGA:  Keren! Mahasiswa UGM Raih Juara 3 Hackathon Blockchain Global lewat AI Agent

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait