Keren! Kreator di Facebook dan Instagram Kini Dibayar Pakai USDC!

Langkah baru dari induk Facebook dan Instagram, yakni Meta, kembali mencuri perhatian. Kali ini, raksasa teknologi tersebut mulai menguji sistem pembayaran untuk kreator menggunakan stablecoin USDC.

Meta Uji Coba Pembayaran Stablecoin untuk Kreator

Meta meluncurkan program pilot pembayaran kreator menggunakan USDC pada April 2026. Program ini pertama kali diuji di Kolombia dan Filipina, dua negara dengan ekosistem kreator yang aktif, namun kerap menghadapi biaya tinggi dalam transaksi lintas negara.

Melalui skema ini, kreator yang memenuhi syarat dapat menerima penghasilan dalam bentuk stablecoin melalui platform Facebook, Instagram, hingga WhatsApp. Proses pembayaran dilakukan melalui berbagai jaringan blockchain.

“Meta kini menawarkan pembayaran stablecoin USDC melalui dompet kripto yang didukung di jaringan blockchain Solana dan Polygon,” sebagaimana tercantum dalam panduan resminya.

Untuk memastikan sistem berjalan lancar, Meta menggandeng Stripe sebagai mitra infrastruktur utama. Kolaborasi ini memungkinkan transaksi lintas negara dengan biaya rendah serta proses yang jauh lebih cepat dibandingkan perbankan tradisional.

BACA JUGA:  Bersiap! Token Unlock Pekan Ini Tembus US$221 Juta, Ada di Portofoliomu?

Langkah ini menandai perubahan strategi Meta setelah kegagalan proyek Diem (sebelumnya Libra). Kini, Meta memilih menggunakan stablecoin teregulasi untuk menghindari hambatan regulasi.

Apa Itu Stripe yang Serius Masuki Industri Crypto Lewat Akuisisi Bridge dan Privy

Mekanisme Pembayaran USDC di Meta

Untuk menerima pembayaran, kreator perlu menghubungkan dompet kripto yang kompatibel ke akun payout mereka. Beberapa opsi yang didukung antara lain MetaMask, Phantom, serta akun exchange seperti Binance dan Kraken.

Perlu dicatat, pihak Meta tidak mengonversi stablecoin USDC ke mata uang lokal. Kreator harus terlebih dulu memindahkan aset ke crypto exchange, menukarnya ke fiat, lalu menariknya ke rekening bank.

Transaksi di blockchain bersifat permanen. Kesalahan alamat atau jaringan tidak bisa dibatalkan, sehingga keamanan dompet dan private key sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengguna.

BACA JUGA:  US$420 Juta USDC “Lolos”? Tuduhan ZachXBT ke Circle Bikin Panas

Dari sisi pajak, kreator di Meta nantinya akan tetap menerima dokumen seperti Form 1099 atau 1042. Selain itu, Stripe berpotensi menyediakan laporan tambahan terkait transaksi aset kripto.

Langkah ini juga sejalan dengan tren industri. Sebelumnya, PayPal telah meluncurkan stablecoin sendiri, sementara Stripe kembali mengaktifkan dukungan pembayaran kripto sejak 2023.

Dengan lebih dari 3 miliar pengguna di ekosistem Meta, potensi adopsinya sangat besar. Jika diperluas sepanjang 2026, stablecoin USDC bisa menjadi salah satu jalur pembayaran terbesar bagi kreator digital.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait