Keren! Mahasiswa UGM Raih Juara 3 Hackathon Blockchain Global lewat AI Agent

Mahasiswa Indonesia mencatat prestasi di panggung global. Kali ini datang dari Universitas Gadjah Mada (UGM), di mana inovasi berbasis AI dan teknologi blockchain berhasil mencuri perhatian dalam kompetisi internasional. 

Axel Raih Juara 3 di Ajang Hackathon Celo

Kabar membanggakan datang dari mahasiswa UGM. Axel Urwawuska Atarubby berhasil meraih juara ketiga dalam kategori Best Agent on Celo pada ajang Celo Real World Agent Hackathon V2.

Pencapaian tersebut ia bagikan melalui unggahan di LinkedIn pada Senin (27/04/2026). Kompetisi ini sendiri berlangsung secara daring pada 2–22 Maret 2026 dan diikuti oleh puluhan tim dari berbagai negara.

Diselenggarakan oleh Celo Public Goods, ajang ini menjadi bagian dari ekosistem Celo yang berfokus pada inklusi keuangan serta penerapan teknologi di dunia nyata. Axel harus bersaing dengan 69 tim global sebelum akhirnya berhasil masuk jajaran pemenang.

IKLAN
Chat via WhatsApp
BACA JUGA:  Gila, AI Sekarang Bisa Jadi User di Blockchain Solana

Selain aktif sebagai mahasiswa Teknologi Informasi angkatan 2024, Axel juga menjabat sebagai Presiden UGM Blockchain Club. Pengalaman ini menjadi modal penting dalam mengembangkan ide yang relevan dan aplikatif.

Keberhasilannya tak lepas dari proyek inovatif bernama AgentHands. Solusi ini dinilai menawarkan pendekatan baru dalam interaksi antara manusia dan AI, khususnya dalam ekosistem ekonomi digital berbasis inovasi blockchain.

AgentHands: Saat AI “Mempekerjakan” Manusia

Axel mengembangkan AgentHands, sebuah marketplace terdesentralisasi dengan konsep yang cukup berbeda dari kebanyakan platform AI. Jika umumnya AI digunakan sebagai alat bantu manusia, AgentHands justru membalik peran tersebut.

“AgentHands adalah marketplace terdesentralisasi di mana AI agent dapat mempekerjakan manusia untuk tugas dunia nyata. Pengguna terverifikasi melalui Self Protocol dengan Zero-Knowledge Proof, menyelesaikan pekerjaan, dan menerima pembayaran secara on-chain,” ujar Axel.

Tampilan Aplikasi AgentHands - UGM
Tampilan Aplikasi AgentHands – UGM

Dalam praktiknya, pengguna yang terverifikasi melalui Self Protocol dapat melamar berbagai tugas yang dipublikasikan oleh AI agent. Setelah pekerjaan selesai, sistem akan memproses pembayaran melalui jaringan blockchain, sehingga transparansi dan keamanan tetap terjaga.

BACA JUGA:  10 Openclaw Trading Bot Viral yang Bisa Kamu Coba!

Pendekatan ini diperkuat dengan teknologi Zero-Knowledge Proof yang memungkinkan verifikasi identitas tanpa harus membuka data pribadi secara menyeluruh. Dengan begitu, privasi pengguna tetap terlindungi.

Cakupan penggunaan AgentHands pun cukup luas, mulai dari pembelian kebutuhan sehari-hari, perbaikan server, hingga layanan pengiriman barang. Seluruh aktivitas tercatat secara on-chain.

Dibangun Sepenuhnya oleh AI Agent

Yang membuat proyek ini semakin menonjol adalah proses pengembangannya. AgentHands tidak dibangun secara konvensional oleh tim developer, melainkan sepenuhnya dikerjakan oleh AI agent dalam waktu yang relatif singkat.

“Proyek dibangun secara otonom oleh AI agent yang dijalankan melalui OpenClaw dengan dukungan Claude Opus 4.6. Dalam waktu 11 jam, AI menulis smart-contract, membangun frontend, menyusun pitch deck, membuat video demo menggunakan Remotion, menghasilkan voice over dengan ElevenLabs, hingga mengunggahnya ke GitHub,” jelas Axel.

BACA JUGA:  Sentimen XRP Terlihat Bearish, Data Justru Ungkap Fakta Menarik Ini

Peran Axel berfokus pada prompting serta distribusi hasil akhir, seperti publikasi video dan dokumen. Pendekatan ini menunjukkan bahwa AI agent tak lagi sekadar alat bantu, tetapi sudah mampu berfungsi layaknya “tim” yang bekerja secara end-to-end.

Pencapaian Axel menunjukkan potensi besar talenta Indonesia dalam mendorong inovasi AI dan blockchain, sekaligus membuka peluang lahirnya solusi berbasis AI agent yang semakin relevan di masa depan.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait