Mahasiswa Universitas Jember (UNEJ) punya gagasan menarik untuk membantu UMKM berkembang lewat teknologi. Mereka merancang platform yang memadukan kecerdasan buatan atau AI dengan blockchain.
Platform bernama ArDiginova itu dirancang untuk membantu pelaku usaha untuk mengelola keuangan, memahami pasar, sekaligus membuka akses pendanaan yang lebih transparan dan mudah dipantau.
AI dan Blockchain Dipakai untuk Bantu UMKM
Dikutip dari laporan Ditjen Dikti pada Rabu (28/10/2026), ArDiginova dibuat untuk menjawab dua masalah utama UMKM, yakni keterbatasan akses modal serta literasi keuangan dan digital.
Dalam konsep tersebut, blockchain digunakan untuk mencatat transaksi secara transparan dan sulit dimanipulasi. Sistem ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan investor terhadap bisnis yang membutuhkan pendanaan.
Sementara itu, AI Assistant dirancang sebagai pendamping virtual bagi pelaku usaha. Fitur ini dapat membantu proses pembukuan, analisis pasar, hingga memberikan panduan pengembangan bisnis.
Panduan ini disesuaikan dengan tahap perkembangan masing-masing UMKM. Dengan begitu, teknologi tidak hanya menjadi fitur tambahan, tetapi diarahkan untuk menjawab kebutuhan usaha secara langsung.
Keren! Mahasiswa UGM Raih Juara 3 Hackathon Blockchain Global lewat AI Agent
Hasan Asari, mahasiswa Program Studi Ekonomi Pembangunan FEB UNEJ sekaligus anggota tim penggagas, menilai pemanfaatan teknologi juga perlu dibarengi pengelolaan bisnis yang sehat dan berkelanjutan.
“Untuk menciptakan bisnis yang berkelanjutan, pengusaha muda dan pelaku UMKM harus memahami manajemen keuangan yang sehat serta responsif memanfaatkan teknologi digital guna meningkatkan efisiensi dan kualitas produk,” ujarnya.
Tidak Cuma UMKM, Ada Juga Solusi untuk Gizi
Selain inovasi ArDiginova, tim mahasiswa UNEJ juga merancang ArNutriSea. Gagasan ini berangkat dari melimpahnya hasil tangkapan laut di kawasan pesisir Paiton, Kabupaten Probolinggo.
Masalahnya, potensi ikan tersebut belum diikuti konsumsi gizi ikan yang optimal di kalangan anak-anak. Karena itu, ArNutriSea menawarkan berbagai olahan yang lebih mudah diterima.
Produknya pun beragam, mulai dari nugget sayur ikan, bakso ikan, brownies ikan, hingga abon ikan. Olahan ini dirancang agar sumber protein laut lebih mudah diterima dan menarik bagi anak-anak.
“Untuk dapat mencerdaskan anak-anak bangsa, kita harus memulainya dari penyediaan makanan yang sehat dan bergizi seimbang. Melalui ArNutriSea, kami memadukan aspek nutrisi dengan model pemberdayaan masyarakat pesisir,” ujar Hasan.
Konsepnya melibatkan nelayan lokal sebagai pemasok bahan baku serta ibu rumah tangga dalam proses produksi. Dengan begitu, dampaknya tidak hanya menyasar gizi, tetapi juga pendapatan masyarakat.
Ingin Dibawa dari Ide Menjadi Solusi Nyata
Dua gagasan AI dan juga teknologi blockchain membawa Hasan Asari dan juga Nafira Zahra Aulia Azizah Ramadhani meraih Bronze Medal dalam kompetisi ide bisnis dan esai tingkat nasional NEIRA 3.
Babak final kompetisi tersebut digelar di Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, pada Agustus lalu. Pencapaian ini menjadi langkah awal untuk mendorong pengembangan ArDiginova dan ArNutriSea.
Tim berharap kedua gagasan tersebut tidak berhenti sebagai konsep kompetisi. ArDiginova dan ArNutriSea ingin dikembangkan lebih lanjut melalui kolaborasi dengan pemerintah, industri, dan lembaga inkubasi bisnis.
“Kami berharap gagasan ini mendapatkan dukungan komprehensif agar dapat dihilirisasi dan dirasakan manfaatnya secara luas oleh masyarakat pesisir serta pelaku UMKM,” pungkas Hasan.
Belajar Teknologi Blockchain untuk Pemula, Begini Penjelasannya!
Jika dapat diwujudkan, kedua gagasan tersebut berpotensi menjadi contoh bagaimana inovasi dari kampus bisa dikembangkan menjadi solusi yang lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita Bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.


