Keuangan Masa Depan? Raksasa Trading Mulai Masuk Dunia Pasar Prediksi

Galaxy Digital dan Jump Trading mulai bergerak masuk ke dunia pasar prediksi, dengan langkah konkret untuk menyediakan likuiditas dan melakukan market-making di platform seperti Polymarket dan Kalshi.

Perkembangan ini menandai babak baru dalam industri pasar prediksi, yang sebelumnya dianggap niche, namun kini mulai dilirik institusi besar di sektor keuangan dan trading.

Berdasarkan laporan Bloomberg, CEO Galaxy Digital, Mike Novogratz, menyatakan bahwa perusahaannya tengah melakukan pembicaraan dengan dua platform pasar prediksi tersebut.

Selain itu, Galaxy Digital disebut telah memulai eksperimen dalam skala kecil untuk menjadi market maker, dengan rencana memperluas keterlibatan jika hasil awal menunjukkan performa yang sesuai harapan.

IKLAN
Chat via WhatsApp

Sementara itu, Jump Trading dilaporkan telah mulai melakukan market-making di Kalshi secara diam-diam, menambah bobot institusional pada sektor ini.

Perkembangan tersebut menjadi bukti bahwa dunia pasar prediksi mulai memasuki fase baru, di mana penyedia likuiditas profesional dan firma trading berskala besar mulai berperan sebagai pelaku pasar aktif.

BACA JUGA:  Dolphin Terus Serok Bitcoin, Tapi Minat Beli Makin Lesu

Perubahan ini menjadi sorotan karena dapat berdampak pada peningkatan volume transaksi, efisiensi harga, serta peningkatan pengalaman pengguna dalam aktivitas perdagangan di pasar prediksi.

Galaxy Digital Mulai Lakukan Manuver Likuiditas

Berdasarkan laporan tersebut, langkah Galaxy Digital menjadi poin utama yang menarik perhatian. Perusahaan yang berbasis di AS itu diketahui melakukan pembahasan langsung dengan Polymarket dan Kalshi untuk menyediakan likuiditas.

“Kami sedang dalam pembicaraan dan telah memulai eksperimen kecil dalam market-making,” ujar Mike Novogratz.

Eksperimen skala kecil yang dilakukan Galaxy Digital menjadi indikasi awal bagaimana perusahaan itu memasuki pasar secara terukur. Langkah ini dilakukan untuk menguji mekanisme, performa, dan potensi keuntungan sebelum melangkah lebih jauh.

Strategi tersebut juga menunjukkan bahwa Galaxy tidak hanya melihat pasar prediksi sebagai peluang investasi pasif, melainkan sebagai ruang perdagangan aktif yang memiliki potensi bisnis berkelanjutan.

Dalam konteks waktu, perkembangan ini terjadi di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap Polymarket dan Kalshi sepanjang 2024–2025, terutama pada momen-momen yang berkaitan dengan isu geopolitik dan ekonomi global.

BACA JUGA:  Kapan Timothy Ronald Diperiksa Polisi? Ini Perkembangannya

Namun, laporan tersebut tidak menyebutkan adanya detail tambahan mengenai timeline atau nilai dana yang disiapkan Galaxy Digital dalam ekspansi tersebut. Hingga saat ini, belum ada pernyataan lanjutan dari pihak Polymarket maupun Kalshi terkait pembicaraan tersebut.

Jump Trading Ikut Ramaikan Lanskap Pasar Prediksi

Selain Galaxy Digital, Jump Trading juga menjadi bagian penting dari perkembangan ini. Perusahaan ini telah mulai membuat pasar di Kalshi secara senyap.

Sebagai salah satu pemain besar dalam high-frequency trading dan perdagangan aset digital, kehadiran Jump Trading di sektor pasar prediksi dipandang dapat mempercepat pertumbuhan likuiditas dan memperketat spread harga, sehingga menciptakan ekosistem yang lebih kompetitif.

Langkah Jump Trading juga memperlihatkan bagaimana pasar prediksi kini tidak lagi dipandang sekadar arena spekulasi, melainkan mulai dinilai sebagai instrumen finansial alternatif yang memiliki nilai data dan potensi ekonomi.

BACA JUGA:  Proses Kasus Timothy Ronald Dinilai Lambat, Skyholic Buka Suara

Dengan meningkatnya minat institusi besar, pasar tersebut dapat berkembang menjadi kelas pasar yang lebih matang dan profesional dalam beberapa waktu mendatang.

Dengan masuknya dua perusahaan besar ini, sektor pasar prediksi berpotensi mengalami akselerasi signifikan. Likuiditas yang lebih tinggi, mekanisme harga yang lebih efisien, serta partisipasi pelaku pasar yang lebih luas menjadi elemen penting yang dapat mengubah dinamika industri ini.

Sementara itu, berbagai pihak kini menunggu langkah lanjutan dari Galaxy Digital dan Jump Trading, mengingat keterlibatan institusi besar kerap menjadi pemicu datangnya pemain lain dalam skala yang lebih masif.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait

Iklan Bitget Blockchain Media Indonesia