Kocak! Bot Pump.fun Niat Bantu Memecoin Terbang, Malah Boncos US$3,5 Juta

Nasib kurang menyenangkan dialami bot Pump.fun yang awalnya dirancang untuk membantu memecoin baru mendapatkan perhatian pasar. Alih-alih membuat proyek-proyek tersebut lebih mudah berkembang, bot perdagangan otomatis itu justru mencatat kerugian sekitar US$3,5 juta sepanjang hampir 11 bulan beroperasi.

Temuan mengejutkan ini terungkap melalui investigasi on-chain Bitquery yang dipublikasikan pada Senin (12/10/2026). Penelitian tersebut menelusuri aktivitas bot bernama Mayhem Mode di jaringan Solana sejak 12 November 2025 hingga 7 Oktober 2026.

Hasilnya, bot Pump.fun diketahui memperdagangkan sekitar 1,75 juta memecoin, setara 19 persen dari seluruh peluncuran token di platform tersebut selama periode pengamatan.

Namun, di balik aktivitas perdagangan yang begitu masif, Bitquery menemukan kerugian bersih mencapai sekitar 39.000 SOL atau US$3,5 juta, setelah memperhitungkan biaya jaringan dan estimasi biaya tambahan transaksi.

Ironisnya, sebagian besar memecoin yang mendapatkan bantuan Mayhem Mode juga tidak menunjukkan hasil lebih baik dibandingkan token biasa berdasarkan sejumlah metrik yang diteliti.

Bot Pump.fun Bisa Aktif 24 Jam, tetapi Kebanyakan Cuma Singgah Sebentar

Mayhem Mode kali pertama diperkenalkan pada November 2025 sebagai fitur eksperimental yang memanfaatkan agen perdagangan otomatis berbasis AI untuk meningkatkan aktivitas transaksi, variasi harga, serta visibilitas memecoin baru.

Berdasarkan dokumentasi resmi Pump.fun, fitur ini dirancang untuk membantu proyek yang belum memiliki komunitas besar agar lebih mudah menarik perhatian trader pada tahap awal peluncuran.

Ketika pengembang mengaktifkan Mayhem Mode, sistem mencetak tambahan satu miliar token yang dialokasikan kepada bot, sehingga total suplai awal menjadi dua miliar token. Bot kemudian melakukan pembelian dan penjualan secara acak selama periode kelayakan 24 jam pertama.

IKLAN
Urban Stretch Centre Medan
BACA JUGA:  Kripto Hari Ini 19 September 2026: SUI, PLUME, UNI, ENA dan SHIB Lagi Uji Batas, Siapa Duluan Lepas Landas?

Token tambahan yang masih dimiliki bot setelah periode tersebut berakhir akan dibakar, sementara pendanaan aktivitas perdagangan berasal dari dana Pump.fun sendiri.

Namun, penelitian Bitquery menemukan kejanggalan lain. Meskipun Mayhem Mode memiliki periode operasi hingga 24 jam, bot Pump.fun ternyata menghabiskan waktu yang jauh lebih singkat untuk memperdagangkan kebanyakan token.

Median waktu antara transaksi pertama dan terakhir bot pada satu memecoin hanya 39 detik. Bahkan, pada sekitar 61 persen token yang diperdagangkan, seluruh aktivitas bot selesai dalam waktu kurang dari satu menit.

Secara keseluruhan, bot tersebut melakukan 92,8 juta transaksi selama periode penelitian. Pada September 2026 saja, aktivitasnya menyumbang sekitar 18 persen dari jumlah transaksi pada bonding curve Pump.fun.

Salah satu contoh menarik ditemukan pada memecoin bernama METHEREUM yang diluncurkan pada 15 Juni 2026.

Dalam kasus tersebut, bot Pump.fun melakukan 23 transaksi hanya dalam 43 detik. Pembelian pertamanya diikuti kenaikan harga sebesar 17 persen, sedangkan penjualan pertamanya menyebabkan harga anjlok 35 persen.

Pengembang METHEREUM akhirnya menjual seluruh kepemilikannya pada harga sekitar seperempat dari harga peluncuran dan mengalami kerugian yang kurang lebih setara dengan keuntungan yang diperoleh bot dari token tersebut.

BACA JUGA:  Kripto Hari Ini 27 September 2026: CC, PUMP, FLOKI, INJ dan PEPE Punya Cerita Besar di Grafiknya

Memecoin yang Dibantu Malah Kesulitan Mengisi Likuiditas

Kejanggalan tidak berhenti pada kecepatan perdagangan dan kerugian bot Pump.fun. Penelitian Bitquery juga menemukan bahwa banyak memecoin yang menggunakan Mayhem Mode berhasil mencapai tahap graduation, tetapi dengan kondisi likuiditas yang jauh dari standar normal.

Dalam mekanisme Pump.fun, graduation terjadi ketika token menyelesaikan tahap perdagangan awal pada bonding curve dan berpindah ke kumpulan likuiditas atau liquidity pool di PumpSwap.

Pada kondisi normal dalam periode yang diteliti, proses tersebut menghasilkan kumpulan likuiditas sekitar 85 SOL.

Namun, dari 7.958 token Mayhem Mode yang mencapai graduation sepanjang 12 November 2025 hingga 5 Juli 2026, hanya 158 token yang berhasil mengisi liquidity pool dengan jumlah normal tersebut.

Artinya, hanya sekitar satu dari 50 token yang mencapai graduation dengan likuiditas penuh.

Lebih menarik lagi, pada Maret dan April 2026, median likuiditas token Mayhem Mode yang mencapai graduation hanya sebesar 0,2 SOL.

Bitquery menjelaskan bahwa aktivitas bot dapat mengubah harga yang ditawarkan bonding curve. Kondisi ini memungkinkan token menyelesaikan proses graduation dengan kebutuhan SOL yang jauh lebih kecil dibandingkan mekanisme normal.

Setelah membandingkan token dengan karakteristik peluncuran serupa, peneliti menemukan bahwa memecoin tanpa Mayhem Mode setidaknya 22 kali lebih mungkin mencapai graduation dengan likuiditas penuh pada setiap bulan pengamatan.

Memecoin biasa yang dijadikan pembanding juga menarik lebih banyak pembelian dari dompet di luar pengembang dan bot. Secara keseluruhan, nilai pembelian eksternalnya sekitar empat kali lebih tinggi dalam perbandingan utama penelitian.

BACA JUGA:  ZachXBT Bongkar Sindikat China yang Cuci US$1 Miliar untuk Hacker Korut

Meski demikian, kerugian US$3,5 juta tersebut tidak otomatis membuktikan bahwa bot Pump.fun gagal menjalankan tujuan yang ditetapkan.

Dalam penjelasan risiko resmi Mayhem Mode, Pump.fun memang menegaskan bahwa bot tersebut tidak ditujukan untuk mencari keuntungan perdagangan, melainkan meningkatkan aktivitas dan penemuan token baru.

Perusahaan juga memperingatkan bahwa fitur tersebut dapat menimbulkan volatilitas harga, risiko kerugian, serta kondisi likuiditas yang tidak dapat dipastikan.

Dengan demikian, temuan Bitquery lebih menunjukkan adanya kesenjangan antara tujuan meningkatkan peluang keberhasilan memecoin dan hasil aktivitas perdagangan yang tercatat di blockchain.

Penelitian tersebut juga memiliki keterbatasan data dan tidak dapat sepenuhnya memperhitungkan faktor di luar blockchain, seperti promosi yang dilakukan masing-masing pengembang token.

Kendati begitu, hasilnya tetap menghadirkan ironi tersendiri bagi ekosistem memecoin Solana. Bot Pump.fun yang dibuat untuk membantu token baru mendapatkan momentum justru menghabiskan jutaan dolar, sementara sebagian besar token yang berhasil graduation tidak memperoleh likuiditas sebagaimana kondisi normal.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait