Kongsi Skyholic Goyah? Adam Deni Putar Haluan di Kasus Timothy

Dugaan kasus penipuan yang menyeret nama Timothy Ronald dan Kalimasada memasuki babak baru. Jika sebelumnya Adam Deni dikenal vokal membela korban dan sejalan dengan Skyholic, kini arah hubungan keduanya justru berbalik.

Pemanggilan Polisi Picu Perubahan Sikap Adam Deni

Polemik bermula dari dugaan pencemaran nama baik yang diajukan Timothy Ronald ke Polres Metro Jakarta Selatan pada Januari 2026. Laporan tersebut menjadi pintu masuk babak baru dalam kasus yang sebelumnya berfokus pada kerugian korban.

Dalam dokumen yang diunggah Adam Deni pada Minggu (02/03/2026), ia diketahui dipanggil untuk dimintai keterangan terkait dugaan pelanggaran UU ITE. Nama Timothy tercantum sebagai pelapor dalam perkara tersebut.

Laporan Pencemaran Nama Baik Timothy Ronald yang Diunggah Adam Deni
Laporan Pencemaran Nama Baik Timothy Ronald yang Diunggah Adam Deni

Pemanggilan ini menjadi titik balik, sebab sebelumnya Adam dikenal vokal membela para korban yang merasa dirugikan dalam dugaan kasus yang menyeret nama Timothy dan Kalimasada.

IKLAN
Chat via WhatsApp

Namun, setelah laporan itu bergulir, arah komunikasi dan sikap di ruang publik mulai berubah. Nada yang sebelumnya solid dan seirama dalam membela korban dugaan penipuan Timothy perlahan bergeser.

BACA JUGA:  CEO Indodax Masuk 40 Under 40 Fortune Indonesia

Di Balik Kasus Timothy Ronald, Drama Baru Muncul

Drama berlanjut sehari setelah kabar pemanggilan Adam Deni beredar. Ia terlihat mengunggah sindiran keras yang diduga mengarah kepada kelompok Skyholic.

“Awas, ada pasukan bertopeng yang mau aksi besar-besaran demi sebungkus nasi!” tulisnya.

Sindiran itu diduga merespons tweet Skyholic pada Senin (03/03/2026). Dalam pernyataannya, ia menyerukan aksi besar-besaran kepada para pengikutnya untuk menuntut kejelasan kasus Timothy.

“Korbannya ribuan orang. Kerugian ratusan miliar. Terlapor malah ngelaporin balik? Negara macam apa ini? Segampang itukah hukum kita bisa dibeli? Waktunya kami bertindak. Besok akan ada AKSI BESAR-BESARAN,” tulis Skyholic.

Kelompok Skyholic
Kelompok Skyholic

Tak lama kemudian, beredar unggahan orasi dengan sejumlah orang bertopeng yang tampak berdemo di jalan. Mereka menuntut kejelasan kasus Timothy Ronald dan Kalimasada. Aksi itu langsung menyedot perhatian publik.

Namun, alih-alih mendukung aksi tersebut, Adam justru kembali melontarkan sindiran. Pada Senin (03/03/2026), ia mengabari bahwa dirinya telah menjalani pemeriksaan, sekaligus menegaskan sikapnya secara terbuka di media sosial.

BACA JUGA:  Jeffrey Epstein: Analogi Kripto Mirip Ciuman Rahasia di Pesta Topeng

“Laki ya harus gentle. Selama hidup gw gapernah diajarin jadi pecundang. Gaperlu anonim, gaperlu pake topeng,” tulis Adam, sembari memperlihatkan dua sosok bertopeng yang diduga merupakan bagian dari kelompok Skyholic.

Pemanggilan Adam Deni dan Sindiran ke Skyholic
Pemanggilan Adam Deni dan Sindiran ke Skyholic

Ia juga menyinggung soal pentingnya tidak memberi harapan palsu kepada para korban. Sejumlah pihak menilai pernyataan itu menyasar Skyholic, terutama karena proses hukum kasus Timothy hingga kini dinilai berjalan lambat.

Saling Bongkar, Drama Makin Panas

Ketegangan belum mereda. Skyholic membalas lewat unggahan lain dengan menyebut Adam hanya mengaku-ngaku sebagai korban Timothy. Bahkan, ia memberi sinyal bahwa sejumlah korban merasa kurang nyaman dengan sikap Adam.

“Awalnya ngaku rugi 150 juta di MANTA, ngakunya titip duit di temen. Tapi ternyata bukti tidak cukup kuat (ada dugaan cuman ngaku doang). Korban juga kurang nyaman dengan tingkah laku impulsifnya, jadi ya begitu,” tulis Skyholic.

Situasi makin memanas ketika Adam Deni mengungkap sosok yang diduga berada di balik nama Skyholic. Ia menyebut figur yang mengaku memiliki kekayaan Rp11 triliun itu sebenarnya remaja berusia 19 tahun bernama Abdullah Said.

BACA JUGA:  Konflik Memanas, Kripto Jadi Pelarian Baru Warga Iran?

Adam bahkan memberi petunjuk melalui hoodie yang dikenakan sosok yang pernah tampil di podcast Daging Talk milik Atta Halilintar. Unggahan itu memicu spekulasi yang lebih luas dan memperkeruh suasana.

Sosok yang Disebut Sebagai Skyholic oleh Adam Deni
Sosok yang Disebut Sebagai Skyholic oleh Adam Deni

Kini, drama antara Adam Deni dan Skyholic bukan lagi sekadar perbedaan strategi mengawal kelanjutan kasus Timothy Ronald. Konflik telah berubah menjadi saling serang secara terbuka. 

Di tengah proses hukum yang masih berjalan dan menyeret para pendiri Akademi Crypto, media sosial justru berubah menjadi arena pertarungan baru yang kian memanas.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait