Kraken meluncurkan layanan saham AS yang ditokenisasi yang dapat diakses langsung melalui Telegram dengan memanfaatkan blockchain TON (The Open Network).
Peluncuran ini dilakukan melalui produk bernama xStocks, yang memungkinkan pengguna memiliki, menyimpan dan memperdagangkan saham AS dalam bentuk token digital secara on-chain.
Peluncuran xStocks di Telegram ini langsung tersedia melalui TON Wallet serta fitur Wallet in Telegram. Dengan integrasi tersebut, pengguna dapat berinteraksi dengan saham-saham tokenisasi tanpa harus meninggalkan aplikasi Telegram.
Saham yang ditawarkan mencerminkan nilai aset aslinya secara penuh, dengan skema jaminan satu banding satu, serta mengikuti pergerakan harga saham di pasar keuangan AS.
“Membawa xStocks sepenuhnya ke blockchain di TON Wallet merupakan kemajuan besar bagi adopsi aset dunia nyata di TON. Hampir 100 juta pengguna kini dapat memegang dan memperdagangkan saham AS yang di tokenisasi dengan kemudahan yang sama seperti mengirim pesan di Telegram, secara instan, global dan hanya disimpan dalam pengawasan mereka sendiri,” ujar Presiden dan CEO TON Foundation, Max Crown, dalam siaran pers.
Peluncuran ini menjawab meningkatnya minat terhadap tokenisasi aset dunia nyata (RWA), yang memungkinkan instrumen keuangan konvensional hadir dalam bentuk digital berbasis blockchain.
Kraken menilai integrasi langsung dengan Telegram menjadi kunci dalam memperluas jangkauan layanan ke pengguna global, sekaligus menyederhanakan pengalaman akses ke pasar saham.
Akses Saham AS Langsung dari Ekosistem Telegram
Melalui xStocks, pengguna Telegram dapat mengakses saham-saham AS popular dalam format token digital yang disimpan di blockchain TON. Token-token tersebut dapat dipindahkan antar dompet, disimpan secara mandiri, serta dikelola tanpa bergantung pada sistem perantara tradisional.
Seluruh proses transaksi berlangsung on-chain, memanfaatkan infrastruktur TON yang dirancang untuk kecepatan dan skalabilitas tinggi.
Integrasi dengan Telegram memberikan keunggulan dari sisi distribusi. Telegram telah lama dikenal sebagai platform komunikasi global dengan basis pengguna besar dan tingkat adopsi kripto yang relatif tinggi.
Dengan hadirnya saham bertokenisasi di dalam aplikasi, Telegram bertransformasi menjadi pintu masuk baru bagi layanan keuangan digital, sekaligus memperluas utilitas blockchain TON di luar transaksi kripto konvensional.
Kraken menyatakan bahwa pendekatan ini bertujuan menyederhanakan akses ke aset keuangan global. Tanpa proses onboarding yang kompleks, pengguna dapat langsung berinteraksi dengan saham bertokenisasi menggunakan dompet yang sudah terintegrasi di Telegram.
Langkah ini juga memperkuat posisi TON sebagai blockchain yang fokus pada adopsi massal melalui aplikasi dengan basis pengguna luas.
Tokenisasi Saham dan Arah Baru Integrasi Keuangan
Kraken menilai peluncuran xStocks di TON sebagai bagian dari visi jangka panjang untuk menghadirkan instrumen keuangan tradisional ke dalam ekosistem blockchain terbuka.
Saham bertokenisasi memungkinkan kepemilikan digital yang fleksibel, dengan kemampuan transfer instan dan penyimpanan mandiri, sekaligus tetap merepresentasikan nilai aset dunia nyata.
“Peluncuran xStocks di TON membawa saham yang di tokenisasi ke infrastruktur yang benar-benar terbuka. Untuk kali pertama, jutaan orang mendapatkan akses on-chain ke saham AS di dalam Telegram dengan kemudahan yang sama seperti mengirim pesan,” ujar co-CEO Kraken, Arjun Sethi.
Menurut Kraken, tokenisasi saham di blockchain membuka peluang baru bagi efisiensi pasar, transparansi kepemilikan, serta interoperabilitas antar sistem keuangan digital.
Penggunaan TON sebagai infrastruktur dasar dinilai strategis karena blockchain tersebut telah terintegrasi secara native dengan Telegram, memungkinkan distribusi layanan keuangan berbasis blockchain dalam skala besar.
Peluncuran ini juga mencerminkan tren yang semakin kuat di industri aset digital, di mana perusahaan kripto global mulai menggabungkan teknologi blockchain dengan instrumen keuangan konvensional.
Dengan menghadirkan saham AS bertokenisasi langsung di Telegram, Kraken dan TON Foundation menempatkan diri di garis depan inovasi tokenisasi aset dunia nyata.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.



