Analisis kripto hari ini, Jumat (10/7/2026), menunjukkan sejumlah altcoin mulai memperlihatkan peluang penguatan setelah menguji area support maupun resistance penting.
Pepe Coin (PEPE), Sui Network (SUI), Arbitrum (ARB), Celestia (TIA) dan Injective (INJ) menjadi lima aset yang mendapat perhatian para analis karena masing-masing sedang berada di fase teknikal yang berpotensi menentukan arah pergerakan berikutnya.
Secara umum, kelima aset tersebut masih membutuhkan konfirmasi lanjutan sebelum reli yang lebih besar benar-benar terjadi. Beberapa di antaranya harus mempertahankan area support utama, sementara yang lain perlu menembus resistance penting agar tren bullish dapat berlanjut.
Tekanan Jual Mereda, PEPE Tunggu Konfirmasi untuk Melanjutkan Reli
Analis GainMuse menilai memecoin Pepe Coin (PEPE) sedang berada dalam fase penentuan setelah harga bertahan di sekitar US$0,00000260, yang menjadi area support penting. Munculnya beberapa sumbu bawah panjang pada grafik menunjukkan tekanan jual masih mampu diserap oleh pembeli meski aksi jual belum sepenuhnya mereda.

Menurutnya, struktur harga masih cenderung mendukung potensi pantulan selama PEPE mampu menembus level US$0,00000268. Breakout di atas area tersebut dinilai akan mematahkan garis tren menurun sekaligus membuka peluang kenaikan menuju resistance berikutnya di sekitar US$0,00000280.
Sebaliknya, apabila harga ditutup di bawah US$0,00000254, skenario bullish akan batal dan PEPE berpotensi melanjutkan koreksi hingga mendekati US$0,00000240. Dengan kondisi tersebut, analisis kripto hari ini menunjukkan PEPE masih berada dalam fase menunggu konfirmasi arah.
Semua Mata Tertuju ke Level Ini, Nasib Tren Naik SUI Segera Ditentukan
Analis Klondike melihat Sui Network (SUI) masih memiliki peluang melanjutkan tren naik meski sempat terkoreksi dari resistance jangka pendek. Saat ini, harga sedang menguji area support US$0,715 hingga US$0,720, yang dinilai menjadi fondasi utama struktur bullish.

Klondike menilai rasio risk-reward sekitar 5,2 banding 1 masih cukup menarik karena potensi keuntungan dinilai jauh lebih besar dibandingkan risiko penurunan apabila support tetap bertahan.
Apabila tekanan beli kembali meningkat, SUI diperkirakan berpotensi naik menuju US$0,749, kemudian US$0,778, US$0,804, US$0,830, hingga US$0,860 sebagai target lanjutan. Namun, penurunan sekitar 3,9 persen di bawah area masuk akan membatalkan skenario bullish tersebut.
Zona Demand Kembali Jadi Andalan, ARB Intip Peluang Akhiri Tren Turun
Sementara itu, analis Neena menilai Arbitrum (ARB) sedang berada di zona demand yang sebelumnya beberapa kali memicu pantulan harga. Area US$0,08 hingga US$0,085 dianggap menjadi fondasi penting setelah aset ini mengalami tren penurunan dalam beberapa bulan terakhir.

Menurut Neena, selama harga ARB mampu bertahan di atas zona tersebut, peluang pembalikan tren masih tetap terbuka. Target awal berada di sekitar US$0,10 sebagai resistance pertama yang perlu ditembus.
Jika breakout berhasil terjadi, kenaikan diperkirakan dapat berlanjut menuju US$0,15, bahkan hingga US$0,25 atau lebih tinggi. Meski demikian, ia menegaskan bahwa konfirmasi bullish tetap bergantung pada kemampuan ARB menembus resistance secara bertahap.
TIA Terus Menguji Resistance, Mampukah Akhirnya Breakout?
Pada token Celestia (TIA), analis Exca menilai harga masih berulang kali gagal menembus resistance horizontal yang sama. Area US$0,405 hingga US$0,410 disebut sebagai penghalang utama yang harus dilampaui agar struktur harga berubah menjadi lebih bullish.

Exca mengatakan penutupan candle 4 jam di atas resistance tersebut akan menjadi sinyal konfirmasi breakout sekaligus membuka peluang kenaikan menuju US$0,46, kemudian US$0,50, hingga US$0,53.
Sebelum breakout benar-benar terjadi, TIA diperkirakan masih bergerak dalam fase konsolidasi dengan area US$0,38 hingga US$0,39 sebagai support terdekat yang perlu dipertahankan. Berdasarkan analisis kripto hari ini, TIA masih membutuhkan konfirmasi tambahan sebelum masuk ke fase reli berikutnya.
Pola Bullish INJ Mulai Terbentuk, Tinggal Tunggu Aksi Harga Ini
Analis Don melihat Injective (INJ) sedang membentuk pola falling wedge setelah sebelumnya menyelesaikan pola rounded bottom yang menghasilkan kenaikan harga cukup kuat. Pola tersebut kerap dipandang sebagai formasi kelanjutan tren apabila berhasil ditembus ke atas.

Saat ini, support berada di kisaran US$3,6 hingga US$3,8, sedangkan resistance mengikuti garis tren menurun pada pola wedge. Selama harga mampu bertahan di atas area support, peluang breakout dinilai masih terbuka.
Jika resistance berhasil ditembus disertai peningkatan volume perdagangan, INJ diperkirakan berpotensi melanjutkan kenaikan menuju sekitar US$8,79. Namun, selama konfirmasi breakout belum muncul, harga masih berpotensi bergerak dalam fase konsolidasi.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.


