Pasar aset digital kembali dipenuhi berbagai sinyal teknikal menarik menjelang pertengahan Juni 2026. Sejumlah analis melihat beberapa aset kripto utama mulai memasuki area penentuan yang berpotensi menentukan arah pergerakan berikutnya.
Dalam analisis kripto hari ini, Kamis (11/6/2026), perhatian tertuju pada Dogecoin (DOGE), Toncoin (TON), Solana (SOL), Cardano (ADA) dan Zcash (ZEC) yang sama-sama menunjukkan perkembangan teknikal penting.
TON Masih Berisiko Koreksi Sebelum Memulai Reli
Dalam analisis kripto hari ini, analis GainMuse menyoroti pergerakan Toncoin (TON) yang baru saja memantul dari area support US$1,45 hingga US$1,50 setelah mengalami tekanan jual yang cukup besar.

Meski berhasil bangkit dari zona tersebut, harga TON saat ini masih bergerak mendatar di sekitar US$1,73. Menurut GainMuse, kondisi tersebut menunjukkan pasar sedang berada dalam fase kompresi yang berpotensi membentuk jebakan bagi trader yang terlalu cepat masuk setelah pantulan harga.
Ia menilai kemungkinan penurunan kembali menuju area US$1,50 masih terbuka sebelum tren baru benar-benar terbentuk. Namun jika TON mampu bertahan dan ditutup di atas level US$1,85, peluang kenaikan menuju US$2,15 hingga di atas US$2,75 dapat terbuka.
Sebaliknya, hilangnya support di bawah US$1,40 dinilai akan membatalkan struktur bullish yang saat ini masih dipertahankan.
SOL Konsolidasi di Zona Kritis, Breakout Makin Dekat?
Sementara itu, Solana (SOL) juga menjadi sorotan dalam analisis kripto hari ini setelah menunjukkan fase konsolidasi di atas support naik yang berada di kisaran US$64 hingga US$65.
GainMuse menjelaskan bahwa SOL sebelumnya mengalami breakdown dari pola wedge, namun berhasil memantul dari area US$60 dan kini bergerak dalam rentang yang semakin sempit. Menurutnya, kondisi tersebut lebih mencerminkan akumulasi tekanan daripada pelemahan tren.

Apabila harga mampu menembus resistance US$68, target kenaikan berikutnya berada di sekitar US$82. Namun skenario tersebut akan kehilangan validitas jika harga ditutup harian di bawah US$63 karena berpotensi memicu pengujian ulang area US$60.
Ia menambahkan bahwa struktur harga SOL saat ini masih cenderung mendukung pembeli selama support utama tetap mampu dipertahankan.
ADA Uji Area Bottom Baru, Target Bullish Jangka Panjang Tetap Bertahan
Cardano (ADA) menjadi aset berikutnya yang mendapat perhatian setelah analis Vuori menilai koreksi besar yang terjadi baru-baru ini membawa harga tepat ke area lower trend line dari struktur jangka panjang yang telah ia identifikasi sebelumnya.

Menurut Vuori, meskipun ADA kehilangan support multi-tahun yang sebelumnya bertahan cukup lama, posisi harga saat ini masih berada di area yang berpotensi menjadi fondasi baru bagi pembentukan dasar pasar.
Ia juga mengingatkan bahwa proses bottoming pada siklus saat ini kemungkinan berjalan lebih lambat dibandingkan periode sebelumnya. Dalam pandangannya, siklus bearish kripto kali ini berlangsung hampir dua kali lebih lambat dibandingkan fase pasar pada 2018.
Meski demikian, Vuori masih mempertahankan target bullish jangka panjang yang sama, yakni di sekitar US$6 sebagai target utama dan US$13 dalam skenario pasar bullish yang lebih agresif.
Pola Legendaris DOGE Muncul Lagi, Reli Besar Kembali Mengintai?
Dogecoin (DOGE) menjadi salah satu aset yang paling banyak diperhatikan dalam analisis kripto hari ini setelah Bitcoinsensus menemukan kemiripan struktur teknikal dengan beberapa fase bullish besar pada masa lalu.

Menurut Bitcoinsensus, inverse chart DOGE saat ini kembali menguji trendline turun jangka panjang yang telah menjadi batas penting sejak 2014. Dalam beberapa siklus sebelumnya, setiap kali inverse chart gagal menembus garis resistance tersebut dan berbalik turun, harga DOGE di grafik utama justru memasuki fase kenaikan yang signifikan.
Kondisi serupa kini kembali terbentuk. Karena itu, area resistance pada inverse chart dinilai menjadi titik teknikal yang sangat penting untuk dipantau.
Apabila pola historis tersebut kembali terulang, DOGE berpotensi memperoleh sentimen positif yang dapat mendukung pergerakan bullish dalam jangka menengah hingga panjang.
Lonjakan Volume ZEC Picu Dugaan Akumulasi
Di sisi lain, Zcash (ZEC) menunjukkan aktivitas pasar yang tidak biasa. Dalam analisis kripto hari ini, FinoraAI mencatat lonjakan volume beli hingga sekitar empat kali lipat dibandingkan kondisi normal.
Menurutnya, peningkatan volume tersebut dapat menjadi indikasi adanya aktivitas akumulasi oleh pelaku pasar besar atau awal dari fase breakout yang lebih kuat.

Meski begitu, FinoraAI mengingatkan bahwa kenaikan yang terlalu cepat sering kali diikuti pullback untuk mencari likuiditas tambahan sebelum tren berlanjut. Ia memperkirakan area US$433,58 hingga US$427,57 berpotensi menjadi zona support penting apabila terjadi koreksi jangka pendek.
Jika pembeli kembali masuk di area tersebut, target kenaikan ZEC berikutnya berada di kisaran US$447,41, US$453,58, hingga US$482,20. Namun apabila support yang lebih rendah di sekitar US$411,79 gagal dipertahankan, bias bullish jangka pendek akan dianggap tidak lagi valid.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.


