Analisis kripto hari ini, Sabtu (13/6/2026), kembali menampilkan sejumlah aset yang sedang berada di area teknikal penting. Dogecoin (DOGE) menjadi salah satu yang paling diperhatikan setelah menguji support historis yang selama beberapa tahun terakhir kerap menjadi titik awal pergerakan besar.
Di sisi lain, Bitcoin Cash (BCH) dan Arbitrum (ARB) mulai menunjukkan sinyal pemulihan setelah berhasil keluar dari pola bearish yang membatasi pergerakan harga sebelumnya.
Sejumlah analis pasar menilai pergerakan beberapa aset tersebut dapat menjadi penentu arah tren dalam jangka menengah. Selain DOGE, DASH dan Ethereum (ETH) juga mulai memperlihatkan perkembangan teknikal yang dinilai semakin konstruktif setelah berhasil mempertahankan area support penting.
Bertahan atau Tumbang? DOGE Hadapi Zona Penentu Arah Tren
Dogecoin (DOGE) kembali menjadi sorotan, di mana analis Ali Martinez menyoroti posisi harga yang saat ini sedang menguji area support penting di sekitar US$0,081. Berdasarkan analisis grafik bulanan, level tersebut bertepatan dengan batas bawah area tengah dari channel paralel jangka panjang yang telah membimbing pergerakan DOGE sejak 2021.

Menurut Martinez, selama beberapa siklus sebelumnya DOGE cenderung bergerak dalam fase konsolidasi panjang sebelum akhirnya memasuki reli besar. Karena itu, kemampuan harga untuk bertahan di atas area US$0,081 dinilai menjadi faktor penting yang dapat menentukan arah pergerakan berikutnya.
Ia menjelaskan bahwa apabila support tersebut mampu dipertahankan dan minat beli mulai meningkat, struktur historis DOGE membuka peluang bagi terbentuknya fase bullish baru. Dalam skenario tersebut, area US$0,50 hingga US$1,60 menjadi beberapa level yang dipantau pasar dalam jangka panjang.
BCH Keluar dari Tekanan Bearish, Momentum Pemulihan Mulai Terbentuk
Sementara itu, Bitcoin Cash (BCH) mulai menunjukkan sinyal pemulihan setelah berhasil menembus pola descending wedge yang terbentuk pasca penurunan tajam menuju area US$190 hingga US$200.
Analis GainMuse menilai kemunculan sejumlah candle dengan wick bawah yang panjang di area tersebut mengindikasikan adanya proses penyerapan tekanan jual oleh pelaku pasar. Kondisi itu dinilai lebih mencerminkan akumulasi dibandingkan berlanjutnya tren pelemahan.

Menurut GainMuse, area US$215 kini menjadi level penting yang perlu dipertahankan untuk mengonfirmasi perubahan momentum dari fase pemulihan menuju pembalikan tren yang lebih besar.
Jika mampu bertahan di atas level tersebut, BCH berpotensi membuka ruang kenaikan menuju area US$350, sebelum menguji zona berikutnya di kisaran US$460 hingga US$480.
Sebaliknya, penutupan harga harian di bawah US$180 akan membatalkan skenario bullish yang saat ini sedang berkembang.
ARB Lakukan Throwback Sehat, Target Kenaikan Masih Terbuka
Arbitrum (ARB) juga masuk dalam daftar aset yang mendapat perhatian dalam analisis kripto hari ini setelah berhasil menembus pola falling wedge yang sebelumnya membatasi pergerakan harga.
Setelah breakout terjadi, harga saat ini mengalami koreksi terbatas menuju area sekitar US$0,078. GainMuse menilai pergerakan tersebut merupakan throwback atau pengujian ulang support baru yang umum terjadi setelah sebuah breakout berhasil terbentuk.

Menurutnya, level US$0,083 menjadi titik konfirmasi utama yang perlu direbut kembali oleh pembeli. Jika harga mampu bertahan di atas area tersebut, peluang kenaikan menuju kisaran US$0,104 akan semakin terbuka.
GainMuse menambahkan bahwa struktur bullish ARB masih dianggap valid selama area US$0,078 mampu menyerap tekanan jual. Namun, jika harga ditutup di bawah US$0,074, maka skenario pemulihan tersebut berpotensi gagal.
DASH Coba Lanjutkan Fase Pemulihan
Di aset lain, Dash (DASH) mulai memperlihatkan perkembangan teknikal yang lebih positif setelah memantul dari area support yang sebelumnya juga menjadi titik balik pada fase koreksi terdahulu.
Dalam grafik yang dibagikan analis Vuori, harga saat ini membentuk pola pemulihan yang menyerupai struktur yang pernah muncul pada akhir 2025. Selain itu, indikator Relative Strength Index (RSI) juga telah menembus garis tren turun yang selama ini menahan momentum kenaikan.

Vuori menilai kondisi tersebut menunjukkan melemahnya tekanan bearish sekaligus meningkatnya peluang pembalikan arah. Meski demikian, DASH masih perlu menembus area resistance utama di sekitar US$48 untuk mengonfirmasi kelanjutan tren bullish.
Apabila breakout berhasil terjadi, aset ini dinilai memiliki peluang memasuki fase kenaikan yang lebih kuat dalam beberapa pekan mendatang.
ETH Masih Oversold, Fase Konsolidasi Dinilai Belum Berakhir
Ethereum (ETH) turut menjadi perhatian dalam analisis kripto hari ini setelah analis Ninedex menilai koin tersebut masih bergerak dalam struktur pertumbuhan jangka panjang meskipun saat ini berada di bawah garis tren utamanya.

Menurut Ninedex, harga ETH memang sempat turun di bawah area yang ia sebut sebagai key trend line dan bahkan menembus garis tren bawah yang sejajar. Namun, ia menilai kondisi tersebut belum cukup untuk menyimpulkan bahwa Ethereum telah memasuki tren bearish struktural.
Ia menjelaskan bahwa sepanjang sejarahnya, Ethereum beberapa kali mengalami penyimpangan sementara dari tren utama akibat volatilitas tinggi dan tekanan likuidasi di pasar derivatif.
Selain itu, indikator Stochastic saat ini berada pada kondisi oversold yang disebut sebagai salah satu yang terdalam dalam sejarah pergerakan ETH.
Berdasarkan data historis yang diamatinya, Ethereum pada beberapa kesempatan sebelumnya mampu mencatat kenaikan kuat dalam kurun waktu sekitar 100 hari setelah indikator tersebut mencapai titik terendah.
Karena itu, Ninedex menilai kondisi saat ini lebih mencerminkan fase konsolidasi dan pembentukan dasar pasar dibandingkan awal dari tren turun jangka panjang yang baru.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.


