Pasar aset kripto kembali menjadi perhatian investor dan trader pada Senin (19/10/2026). Lima aset digital, yakni Monero (XMR), Hedera (HBAR), Ethereum (ETH), Gitcoin (GTC) dan Orochi Network (ON), menjadi fokus pembahasan berdasarkan pengamatan sejumlah analis terhadap pergerakan harga masing-masing aset.
XMR Makin Panas, Reli Besar Masih Berpeluang Berlanjut
Monero (XMR) tengah menguji zona breakout makro pada time frame mingguan setelah harganya mencapai sekitar US$586,67. Analis kripto Knight mengidentifikasi area US$500–US$550 sebagai resistance historis penting yang kini mulai direbut kembali oleh pembeli.

Dalam analisis kripto hari ini, Knight menyoroti bahwa zona tersebut pernah menjadi area puncak harga pada periode sebelumnya dan kembali diuji dalam pergerakan terbaru. Kemampuan XMR mempertahankan posisinya di atas area itu menjadi faktor utama untuk menentukan validitas breakout.
Apabila US$500–US$550 berhasil berubah fungsi menjadi support, struktur harga XMR berpotensi semakin bullish. Resistance berikutnya berada di sekitar US$650–US$750, sebelum harga menghadapi level psikologis US$1.000.
Proyeksi Knight juga memperlihatkan peluang kenaikan menuju US$1.500, dengan target lebih tinggi di area US$2.000–US$2.100. Meski demikian, skenario tersebut menggambarkan pergerakan bertahap yang memungkinkan terjadinya pullback setelah setiap fase kenaikan.
Sebaliknya, penurunan yang membawa XMR kembali menetap di bawah US$500–US$550 akan meningkatkan risiko false breakout dan melemahkan peluang tercapainya target-target tersebut.
HBAR Mulai Bangkit, Momentum Pembalikan Harga Jadi Sorotan
Hedera (HBAR) sedang mencoba memulihkan pergerakan harganya setelah mengalami koreksi tajam dari area US$0,12–US$0,13. Berdasarkan grafik yang diamati analis Ozz, HBAR kini diperdagangkan di sekitar US$0,0867 setelah sebelumnya memantul dari zona US$0,081–US$0,083.

Dalam analisis kripto hari ini, Ozz mengidentifikasi area tersebut sebagai support penting yang berdekatan dengan kumpulan moving average yang sedang menanjak. Kondisi ini menjadikan area tersebut sebagai salah satu area pertahanan utama bagi pembeli.
Untuk mengonfirmasi pemulihan, HBAR perlu menembus resistance terdekat di kisaran US$0,087–US$0,089. Keberhasilan mempertahankan harga di atas area tersebut berpotensi mengubah struktur jangka pendek menjadi lebih bullish.
Jika breakout berhasil dikonfirmasi, hambatan berikutnya berada di sekitar US$0,092–US$0,095, sebelum HBAR berpeluang menguji kembali level psikologis US$0,10.
Proyeksi Ozz selanjutnya mengarah pada target US$0,103–US$0,105 apabila momentum rebound terus berlanjut. Namun, kehilangan area US$0,080–US$0,082 dapat melemahkan struktur pemulihan dan meningkatkan risiko koreksi lebih dalam.
ETH Bangkit Usai Liquidity Sweep, Mampukah Bertahan?
Ethereum (ETH) menunjukkan upaya pemulihan setelah mengalami sapuan likuiditas atau liquidity sweep di bawah zona support US$2.370–US$2.400. Harga ETH kini berada di sekitar US$2.426 setelah sebelumnya membentuk titik terendah baru dan kembali bergerak ke atas area tersebut.

Dalam analisis kripto hari ini, analis LSTRADER menilai pergerakan itu sebagai fase manipulation, ketika harga menembus support untuk sementara sebelum kembali merebut area penting yang sebelumnya hilang.
“Bertahan di level ini dapat membawa kita kembali ke kisaran US$2.550. Jika tetap berada di bawah level tersebut, harga bisa turun lebih dalam lagi,” ujarnya.
Meski harga telah kembali memasuki area yang diamati, ETH masih menghadapi resistance antara US$2.490–US$2.520. Area tersebut menjadi salah satu hambatan yang perlu dilewati untuk memperkuat kelanjutan pemulihan.
LSTRADER juga menyoroti kondisi volume perdagangan yang relatif rendah. Situasi tersebut membuatnya memilih pendekatan lebih berhati-hati dibandingkan memaksakan entry ketika pergerakan pasar belum menunjukkan konfirmasi yang memadai.
Dari sisi risiko, kehilangan kembali level US$2.370 dapat mengubah sweep sebelumnya menjadi breakdown yang lebih serius. Dalam kondisi itu, area US$2.300–US$2.330 menjadi area penurunan berikutnya yang perlu diperhatikan.
GTC Dilirik Berkat Lonjakan Volume, Potensi Reli Terbuka
Gitcoin (GTC) masih mempertahankan struktur bullish pada time frame harian setelah mengalami reli kuat dalam beberapa waktu terakhir. Harga GTC kini berada di sekitar US$0,28, jauh di atas zona support utama US$0,19–US$0,21.

Dalam analisis kripto hari ini, analis Alice mengamati bahwa area support tersebut sebelumnya merupakan resistance yang berhasil ditembus. Perubahan fungsi area itu menjadi salah satu faktor penting dalam mempertahankan struktur kenaikan GTC.
“GTC mendapatkan volume yang bagus di sini. Kita bisa melihat kenaikan lebih dari 60 persen,” ungkap Alice.
Dari sisi pergerakan harga, resistance terdekat berada di sekitar US$0,30. Apabila level tersebut berhasil ditembus, GTC berpotensi melanjutkan ekspansi menuju area US$0,35–US$0,40.
Sementara itu, target utama yang tergambar dalam proyeksi Alice berada di sekitar US$0,45–US$0,46. Area tersebut menjadi sasaran kenaikan berikutnya apabila momentum bullish dapat dipertahankan.
Namun, potensi penguatan tersebut tetap memiliki risiko. Apabila harga kembali turun dan kehilangan zona US$0,19–US$0,21, struktur bullish GTC berpotensi melemah dan membuka peluang koreksi lebih dalam.
ON Siapkan Kejutan, Potensi Kenaikan Hampir 150 Persen
Orochi Network (ON) memperlihatkan pembentukan pola falling wedge pada time frame harian setelah mengalami tekanan jual berkepanjangan. Harga ON kini berada di sekitar US$0,126 dan bergerak mendatar di atas area support US$0,10–US$0,11.

Dalam analisis kripto hari ini, analis Nehal mengamati bahwa pergerakan tersebut mencerminkan penyempitan tekanan jual di dalam pola teknikal yang terbentuk setelah penurunan harga dari area puncak sebelumnya.
“ON diam-diam sedang membentuk setup untuk potensi breakout,” ujarnya.
Berdasarkan grafik Nehal, resistance terdekat berada pada garis tren atas falling wedge, yakni di kisaran US$0,14–US$0,15. Penembusan yang dikonfirmasi oleh candle harian kuat dan kemampuan harga bertahan di atas area tersebut menjadi faktor penting untuk perubahan momentum.
Setelah melewati resistance tersebut, ON berpeluang menghadapi hambatan berikutnya di sekitar US$0,18–US$0,20 sebelum memasuki fase kenaikan yang lebih luas.
Proyeksi Nehal menempatkan target utama ON di sekitar US$0,3166, yang mencerminkan potensi kenaikan sekitar 148,19 persen dari area harga yang diamati.
Namun, peluang itu masih bergantung pada kemampuan ON mempertahankan support US$0,10–US$0,11. Apabila area tersebut hilang sebelum breakout terkonfirmasi, struktur teknikal akan melemah dan meningkatkan risiko berlanjutnya tekanan jual.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.


