Pasar aset digital kembali menjadi sorotan dalam analisis kripto hari ini, Selasa (2/6/2026), setelah sejumlah analis teknikal menyoroti beberapa aset yang dinilai berada di fase penting.
Dogecoin (DOGE) disebut sedang menguji area yang pada siklus sebelumnya kerap menjadi titik awal reli besar, sementara Stellar (XLM) dinilai semakin dekat dengan level yang berpotensi memicu breakout dari pola konsolidasi multi-tahun.
Selain DOGE dan XLM, sejumlah aset lain seperti Sky Protocol (SKY), Huma Finance (HUMA) dan Ethereum (ETH) juga menunjukkan perkembangan teknikal yang menarik di pekan pertama Juni 2026.
DOGE Kembali Uji Zona Historis Bullish
Dalam analisis kripto hari ini, analis teknikal Mikybull menyoroti kondisi Dogecoin (DOGE) yang kembali berada di area Fibonacci 0,236 pada grafik bulanan. Zona tersebut berada di kisaran US$0,09 hingga US$0,10 dan sebelumnya pernah menjadi fondasi sebelum dua reli besar pada siklus terdahulu.

Menurut Mikybull, indikator momentum DOGE saat ini juga kembali memasuki buy zone, sebuah area yang dalam beberapa tahun terakhir sering muncul menjelang kenaikan harga yang kuat. Selain itu, DOGE masih bertahan di atas garis tren naik jangka panjang yang terbentuk sejak dasar pasar sebelumnya.
Ia menilai area US$0,08 hingga US$0,10 menjadi level terpenting yang harus dipertahankan oleh pembeli. Selama support tersebut tetap bertahan, peluang terbentuknya fase bullish baru masih terbuka.
Resistance awal DOGE berada di sekitar US$0,16. Jika area tersebut berhasil ditembus, target berikutnya berada di kisaran US$0,50 hingga US$0,60 sebelum menguji kembali puncak historis di sekitar US$0,74. Dalam proyeksi jangka panjang yang lebih agresif, Mikybull bahkan melihat peluang DOGE bergerak menuju US$2,50 atau lebih tinggi.
Sinyal Bullish XLM Menguat Setelah Bertahan di Trendline
Sementara itu, Stellar (XLM) menjadi salah satu aset yang mendapat perhatian dalam analisis kripto hari ini setelah analis teknikal Vuori mengamati perkembangan penting pada grafik mingguan XLM.

Menurut Vuori, XLM berhasil menutup candle mingguan kembali di dalam pola triangle multi-tahun yang telah terbentuk sejak puncak siklus sebelumnya. Garis tren naik jangka panjang di area US$0,17 hingga US$0,21 juga kembali berhasil dipertahankan setelah beberapa kali diuji sepanjang 2025 hingga 2026.
Selain itu, indikator momentum mulai menunjukkan tanda-tanda pelemahan tekanan bearish melalui pola yang menyerupai bullish divergence. Kondisi tersebut dinilai dapat menjadi petunjuk bahwa fase koreksi yang berlangsung selama beberapa bulan terakhir mulai kehilangan kekuatan.
Vuori menyoroti level US$0,21 sebagai area kunci yang harus direbut kembali oleh XLM. Penutupan mingguan di atas level tersebut dinilai dapat membuka peluang breakout dari struktur konsolidasi jangka panjang.
Jika skenario tersebut terkonfirmasi, resistance berikutnya berada di kisaran US$0,35 hingga US$0,55. Dalam proyeksi jangka panjang, XLM bahkan berpotensi menuju area US$1,20 hingga US$2,50 selama support trendline utama tetap bertahan.
Koreksi SKY Diduga Usai, Target Bullish Kembali Terbuka
Aset lain yang masuk dalam radar analisis kripto hari ini adalah Sky Protocol (SKY). Analis teknikal Master Ananda menilai fase koreksi yang terjadi setelah reli kuat beberapa bulan terakhir kemungkinan telah selesai.

Pada grafik harian, penurunan harga SKY berhenti di area Fibonacci retracement 0,618 hingga 0,786 yang berada di kisaran US$0,062 hingga US$0,066. Zona tersebut dikenal sebagai area pembalikan yang sering menjadi tempat berakhirnya koreksi dalam tren naik yang sehat.
Master Ananda juga mencatat bahwa level Fibonacci Extension 0,618 di sekitar US$0,06617 berhasil dipertahankan sehingga struktur bullish jangka menengah masih tetap utuh.
Saat ini SKY mulai memantul dari area support tersebut dan berupaya melanjutkan pergerakan di dalam channel bullish yang telah terbentuk sejak awal tahun. Resistance terdekat berada di sekitar US$0,090. Jika berhasil ditembus, target berikutnya berada di area US$0,1079 dan US$0,1497 berdasarkan proyeksi Fibonacci Extension.
Sinyal Bullish HUMA Menguat Usai Retest Berhasil
Token Huma Finance (HUMA) juga menunjukkan sinyal teknikal yang cukup kuat. Dalam analisis kripto hari ini, analis World of Charts menyebut HUMA telah berhasil menembus descending trendline yang membatasi pergerakan harga sejak pertengahan 2025.

Selain itu, harga juga berhasil keluar dari zona resistance horizontal utama di kisaran US$0,024 hingga US$0,026. Setelah breakout terjadi, HUMA sempat melakukan retest sebelum kembali bertahan di atas area tersebut.
Menurut World of Charts, keberhasilan mempertahankan area breakout menjadi faktor utama yang menentukan keberlanjutan tren naik. Ia juga mencatat terbentuknya pola bullish pennant pada time frame yang lebih rendah yang telah berhasil ditembus ke atas.
Saat ini support terpenting berada di area US$0,024 hingga US$0,026. Sementara itu, resistance berikutnya berada di kisaran US$0,030 hingga US$0,032 sebelum menuju area US$0,040 hingga US$0,045. Berdasarkan proyeksinya, HUMA berpotensi mencatat kenaikan sekitar 60 persen hingga 70 persen apabila momentum bullish tetap terjaga.
ETH Masih Bertahan, Satu Dorongan Bisa Ubah Segalanya
Ethereum (ETH) juga masih menjadi perhatian pasar setelah bergerak dalam pola triangle jangka pendek. Analis GainMuse menilai pergerakan ETH saat ini berada pada fase penentuan setelah harga bertahan di area US$1.995 hingga US$2.000.

Menurutnya, ETH masih mampu mempertahankan batas bawah pola triangle yang saat ini menjadi support utama. Selama harga tetap berada di atas area US$1.985 hingga US$1.970, peluang pemulihan menuju resistance masih terbuka.
Resistance utama yang sedang dipantau berada di kisaran US$2.100 hingga US$2.120. Jika pembeli mampu mempertahankan area support dan mendorong harga menembus resistance tersebut, peluang terbentuknya tren pemulihan yang lebih kuat akan semakin besar.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.


