Pasar aset kripto global kembali menjadi perhatian pelaku pasar seiring perkembangan sejumlah altcoin yang diperdagangkan di berbagai platform perdagangan aset digital. Pergerakan harga, aktivitas pembelian dan penjualan, serta perubahan sentimen pasar menjadi sejumlah faktor yang diperhatikan investor dalam mengambil keputusan.
Dalam laporan analisis kripto hari ini, Rabu (21/10/2026), lima aset digital menjadi fokus pembahasan, yakni DeXe (DEXE), Worldcoin (WLD), Virtuals Protocol (VIRTUAL), Sky (SKY) dan Polkadot (DOT).
DEXE di Ujung Pola Segitiga, Momentum Kebangkitan Makin Dekat?
Harga DeXe (DEXE) berada di sekitar US$1,747 dan semakin mendekati ujung pola descending triangle. Berdasarkan grafik yang dibagikan analis Globe of Crypto, tekanan jual membentuk rangkaian lower high, sementara kawasan US$1,70–US$1,75 terus berfungsi sebagai support.

Penyempitan pergerakan harga menuju titik pertemuan kedua garis pola, atau apex, menempatkan DEXE dalam fase penentuan arah. Dalam analisis kripto hari ini, area US$1,80–US$1,90 menjadi batas penting yang perlu ditembus untuk mengonfirmasi perubahan struktur harga.
“Penembusan dapat menghadirkan langkah pemulihan yang menentukan,” ujarnya.
Grafik yang dibagikan analis tersebut memperlihatkan resistance lanjutan di sekitar US$2,10–US$2,40. Area ini menjadi area yang perlu dihadapi DEXE apabila harga mampu mempertahankan posisinya di atas garis tren atas pola tersebut.
Sementara itu, proyeksi pada grafik menunjukkan potensi kenaikan sekitar 104,02 persen atau US$1,901 dari area breakout, sehingga target lebih tinggi berada di kisaran US$3,65–US$3,70.
Di sisi lain, apabila harga kehilangan support US$1,70, struktur teknikal yang sedang terbentuk berisiko melemah. Kondisi tersebut dapat membuka ruang penurunan lebih lanjut menuju kisaran US$1,50-an.
WLD Mulai Bangkit, Peluang Reli 70 Persen Mengintai
Worldcoin (WLD) diperdagangkan di sekitar US$0,543 setelah beberapa kali menguji area US$0,45–US$0,49 pada time frame harian. Grafik yang dibagikan analis Alice memperlihatkan adanya respons pembelian dari area tersebut setelah WLD mengalami serangkaian pergerakan naik dan koreksi.

Kondisi ini menunjukkan bahwa pembeli masih mampu mempertahankan struktur pemulihan harga. Namun, WLD masih harus menghadapi sejumlah batas harga sebelum pergerakan naik dapat berlanjut ke area yang lebih tinggi.
“WLD berada di level support yang kuat. Kita bisa melihat kenaikan lebih dari 70 persen dari sini,” ungkap Alice.
Meski demikian, resistance terdekat masih berada di sekitar US$0,58–US$0,60, yang merupakan area puncak lokal terbaru. Keberhasilan harga melewati rentang tersebut diperlukan untuk memperkuat kelanjutan struktur bullish.
Berdasarkan proyeksi pada grafik Alice, target utama WLD berada di kisaran US$0,92–US$0,93. Target tersebut mencerminkan kemungkinan pemulihan harga apabila tekanan pembelian dapat berlanjut.
Sebaliknya, penurunan hingga menembus zona US$0,45–US$0,49 akan melemahkan skenario bullish yang dipetakan. Dengan demikian, kemampuan WLD mempertahankan struktur harga di atas area tersebut tetap menjadi faktor penentu bagi pergerakan berikutnya.
VIRTUAL Masih Akumulasi, Siap Beralih ke Tren Bullish?
Virtuals Protocol (VIRTUAL) berada di sekitar US$0,656 dan masih bergerak dalam zona akumulasi jangka menengah pada time frame tiga hari.
Berdasarkan grafik yang dibagikan analis MasterAnanda, harga VIRTUAL telah beberapa kali mempertahankan area demand US$0,48–US$0,60. Namun, upaya kenaikan sebelumnya belum berhasil bertahan di atas area US$0,80–US$1.

Pergerakan tersebut menunjukkan bahwa VIRTUAL masih berada dalam rentang konsolidasi yang cukup lebar. Posisi harga yang kembali mendekati bagian bawah rentang menjadikan area support sebagai titik penting untuk mempertahankan struktur akumulasi.
Dalam rangkaian analisis kripto hari ini, MasterAnanda menempatkan area US$0,50–US$0,60 sebagai area penopang utama. Selama harga bertahan di atas area tersebut, peluang pemulihan menuju resistance awal US$0,75–US$1,00 masih terbuka.
Apabila VIRTUAL mampu merebut kembali level US$1,00, grafik tersebut memperlihatkan sejumlah target lanjutan berdasarkan level Fibonacci.
Target pertama berada pada Fibonacci 0,382 di US$1,2741, kemudian Fibonacci 0,618 di US$1,7754. Penembusan kedua area tersebut akan memperkuat kemungkinan perubahan struktur harga dari sideways menuju bullish.
Untuk skenario kenaikan yang lebih luas, MasterAnanda juga menandai Fibonacci 0,786 di US$2,1322 serta kawasan US$2,22 sebagai resistance utama berikutnya.
Meski demikian, keseluruhan proyeksi tersebut bergantung pada kemampuan VIRTUAL mempertahankan zona akumulasi sekaligus menembus resistance secara bertahap. Kegagalan menjaga area demand akan melemahkan peluang pemulihan yang dipetakan.
SKY Berusaha Akhiri Tren Turun, Potensi Lonjakan 50 Persen Terbuka
Sky (SKY) diperdagangkan di sekitar US$0,0718 setelah mengalami koreksi dari area US$0,10. Berdasarkan grafik Globe of Crypto, harga SKY kini mendekati garis tren atas dari pola descending channel yang selama beberapa waktu membatasi pergerakan naiknya.
Pada bagian bawah struktur tersebut, area US$0,068–US$0,070 menjadi support terdekat yang telah beberapa kali menahan tekanan jual.

Sementara itu, untuk mengonfirmasi breakout dari channel, SKY perlu menembus resistance di kisaran US$0,073–US$0,075. Area ini menjadi batas teknikal utama sebelum harga dapat menguji area resistance yang lebih tinggi.
“Breakout dapat menghasilkan kenaikan sebesar 40–50 persen,” ujarnya.
Apabila SKY berhasil keluar dari channel dan mempertahankan area penembusan sebagai support, resistance berikutnya terlihat di sekitar US$0,080–US$0,085, kemudian kisaran US$0,09.
Proyeksi harga pada grafik analis tersebut juga memperlihatkan target utama di kisaran US$0,10–US$0,102. Area ini menjadi target lanjutan apabila tekanan pembelian mampu mendorong harga melampaui sejumlah resistance sebelumnya.
Namun, kegagalan breakout dan penurunan kembali di bawah US$0,068 akan meningkatkan risiko berlanjutnya pergerakan di dalam descending channel. Dalam kondisi tersebut, support berikutnya berada di sekitar US$0,063.
DOT Bentuk Pola W, Sinyal Pembalikan Arah Mulai Muncul
Polkadot (DOT) menunjukkan pembentukan pola W atau double bottom pada time frame empat jam setelah harga dua kali memantul dari kisaran US$1,05.
Menurut analis Alpha Crypto, DOT kini diperdagangkan di sekitar US$1,17 dan telah kembali bergerak di atas EMA50 yang berada pada US$1,1468.

Meski demikian, pembentukan pola pembalikan arah tersebut belum sepenuhnya terkonfirmasi. DOT masih menghadapi resistance penting pada kawasan US$1,19–US$1,20, yang sekaligus menjadi neckline pola W dan titik pertemuan dengan garis tren menurun.
Dalam analisis kripto hari ini, Alpha Crypto menempatkan area tersebut sebagai level utama yang perlu diperhatikan sebelum mengambil posisi bullish.
“Posisi long dibuka saat terjadi pembalikan yang jelas pada garis tersebut,” ujarnya.
Jika DOT berhasil merebut kembali US$1,20, sasaran kenaikan berikutnya berada di sekitar US$1,30, yang berdekatan dengan area puncak harga sebelumnya.
Penembusan resistance tersebut juga akan menjadi perkembangan penting bagi struktur harga DOT, mengingat garis tren menurun selama ini membatasi sejumlah upaya pemulihan.
Sebaliknya, kegagalan menembus neckline dapat menyebabkan harga kembali menguji EMA 50 serta zona support US$1,10–US$1,05.
Apabila tekanan jual berlanjut hingga membawa DOT ke bawah US$1,05, pembentukan pola double bottom berisiko kehilangan validitasnya. Oleh karena itu, konfirmasi pergerakan di sekitar US$1,20 menjadi faktor utama untuk menentukan kelanjutan skenario yang dipetakan Alpha Crypto.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.


