Pasar aset kripto kembali menjadi perhatian menjelang akhir pekan, dengan sejumlah aset digital menunjukkan dinamika pergerakan harga yang berbeda. Lighter (LIT), Mask Network (MASK), Shiba Inu (SHIB), Pepe Coin (PEPE) dan Ethereum (ETH) menjadi lima aset yang masuk dalam sorotan kali ini.
Kelima aset tersebut memiliki karakteristik dan kapitalisasi pasar yang berbeda, mulai dari altcoin hingga memecoin. Perkembangan harganya turut menarik perhatian sejumlah pengamat pasar kripto.
LIT Mulai Panaskan Mesin, Target Dua Digit Masih Terbuka
Lighter (LIT) tengah menghadapi fase penting setelah mencatat breakout dan retest pada time frame tinggi.
Dalam analisis kripto hari ini, analis Crypto Patel menyoroti harga LIT yang berada di sekitar US$3,69, dengan area US$2,82 menjadi support utama yang menentukan kelanjutan struktur bullish.

Area tersebut sebelumnya merupakan resistance yang berhasil ditembus, sehingga kini berperan sebagai pijakan harga. Struktur ini muncul setelah LIT membukukan reli sekitar 616 persen dalam tujuh bulan, meskipun breakdown dari pola rising wedge memperlihatkan bahwa tekanan koreksi belum sepenuhnya mereda.
Untuk memperkuat skenario kenaikan, LIT perlu mencatat penutupan candle time frame tinggi atau HTF close di atas US$4,142. Keberhasilan merebut resistance tersebut akan menjadi konfirmasi bullish flip, dengan hambatan berikutnya berada di sekitar US$5,566.
Proyeksi Crypto Patel memperlihatkan bahwa pergerakan menuju US$9 merepresentasikan potensi kenaikan sekitar 200 persen dari area support utama.
“Strategi saya, bullish menuju US$10 selama support utama bertahan, tetapi saya siap menghadapi koreksi lebih dalam jika US$2,82 ditembus,” ujar Crypto Patel.
Untuk skenario retracement yang lebih dalam, Crypto Patel turut menandai dua level Fibonacci, masing-masing 0,618 pada US$1,6485 dan 0,786 pada US$1,1842. Kedua area tersebut menjadi referensi berikutnya apabila struktur pemulihan mengalami pelemahan kuat.
MASK Bersiap Lepas dari Jeratan Tren Turun
Mask Network (MASK) tengah berupaya keluar dari descending channel jangka menengah setelah mengalami tekanan harga berkepanjangan. Dalam analisis kripto hari ini, Globe of Crypto mengidentifikasi area US$0,49–US$0,50 sebagai resistance penting yang sedang diuji.

Harga MASK berada di sekitar US$0,492, berdekatan dengan batas atas channel yang telah beberapa kali membatasi pergerakan naik. Kondisi tersebut menjadikan area resistance saat ini sebagai titik penting untuk menentukan perubahan struktur harga.
“Breakout dapat membuka peluang kenaikan yang solid,” ujarnya.
Jika MASK berhasil menembus dan mempertahankan harga di atas US$0,50, resistance berikutnya berada di kisaran US$0,60–US$0,70. Setelah area tersebut terlewati, target lebih tinggi yang ditandai pada grafik berada di sekitar US$0,97–US$0,98.
Proyeksi ini setara dengan potensi penguatan sekitar 98,75 persen atau US$0,487 dari area breakout yang diamati.
Namun, apabila upaya menembus batas atas gagal, MASK berisiko kembali menguji support US$0,42–US$0,44. Sementara itu, batas bawah channel berada lebih rendah, sehingga kegagalan breakout dapat mempertahankan tekanan terhadap struktur harga.
SHIB Mulai Bangkit, Pola Pembalikan Arah Muncul
Shiba Inu (SHIB) memperlihatkan potensi pembentukan pola double bottom pada time frame satu jam. Dalam analisis kripto hari ini, analis Gopal menyoroti support US$0,0000048 yang telah dua kali menjadi titik pantulan harga.

Harga SHIB kini berada di sekitar US$0,0000050, setelah bergerak naik dari kawasan support tersebut. Dua kali pengujian pada level yang berdekatan memperlihatkan upaya harga membangun dasar pemulihan, meskipun pola tersebut masih memerlukan konfirmasi.
Perhatian utama kini tertuju pada neckline di sekitar US$0,0000052. Area ini sebelumnya beberapa kali menahan pergerakan naik, sehingga keberhasilan harga menembus dan bertahan di atasnya akan menjadi sinyal penting bagi struktur double bottom.
“Breakout yang terkonfirmasi dapat membuka jalan menuju US$0,0000056,” ujar Gopal.
Sebaliknya, apabila harga SHIB turun menembus support US$0,0000048, pola double bottom berisiko kehilangan validitas. Kondisi tersebut dapat meningkatkan tekanan jual sekaligus menggagalkan upaya pembentukan struktur pemulihan dalam jangka pendek.
Dengan demikian, pergerakan SHIB masih bergantung pada kemampuan harga mempertahankan dasar yang telah terbentuk sekaligus mengatasi hambatan di kisaran neckline.
PEPE Kirim Sinyal Perubahan Tren, Ada Peluang Reli?
Pepe Coin (PEPE) memperlihatkan indikasi perubahan struktur setelah menjalani tren penurunan berkepanjangan. Dalam analisis kripto hari ini, analis Eroz menyoroti pergerakan EMA100 dan EMA200 yang saling mendekat dan berpotensi membentuk crossover.

Harga PEPE berada di sekitar US$0,00000450 dan mulai bertahan di sekitar kedua moving average tersebut. Perkembangan ini muncul setelah harga membentuk dasar, sehingga posisi terhadap EMA100 dan EMA200 menjadi perhatian dalam menilai kekuatan pemulihan.
Apabila crossover berhasil terbentuk dan harga mampu bertahan di atas dua EMA tersebut, resistance awal berada di kisaran US$0,00000754–US$0,00000931.
Area tersebut merupakan zona retracement 38–50 persen yang ditandai dalam grafik Eroz. Keberhasilan melewati area ini akan menjadi perkembangan penting sebelum PEPE berpeluang menguji resistance yang lebih tinggi.
Eroz juga menandai zona US$0,00001413–US$0,00001684 sebagai proyeksi kenaikan lanjutan. Namun, pencapaian area tersebut membutuhkan perubahan tren yang lebih kuat, mengingat harga masih harus melewati hambatan pada zona target awal.
Di sisi lain, apabila PEPE gagal mempertahankan area US$0,0000040–US$0,0000045 dan kembali bergerak di bawah kedua EMA, struktur pemulihan berpotensi melemah. Dengan demikian, konfirmasi crossover dan posisi harga terhadap EMA menjadi dua faktor utama dalam perkembangan teknikal PEPE.
ETH Tertekan, Harapan Rebound Belum Padam
Ethereum (ETH) mengalami penurunan harga setelah menghadapi rejection kuat dari area Point of Control (POC). Dalam analisis kripto hari ini, analis Wealthmanager mengungkapkan bahwa tekanan jual yang terjadi membawa harga ETH turun lebih dalam dibandingkan perkiraan awalnya.

Menurut Wealthmanager, sebagian besar pelemahan tersebut kemungkinan dipengaruhi oleh sentimen berita yang berkembang di pasar, bukan semata-mata perubahan struktur teknikal.
POC sebelumnya menjadi area penting dalam pergerakan Ethereum. Rejection harga dari area tersebut memperlihatkan bahwa tekanan jual masih cukup kuat untuk membatasi upaya kenaikan.
“Rencana saya belum berubah. Saya memperkirakan akan ada pantulan dari sekitar level-level saat ini,” ujar Wealthmanager.
Dari sisi struktur harga, perhatian kini tertuju pada kemampuan buyer membangun respons setelah penurunan tajam. Pembentukan higher low dapat menjadi indikasi awal bahwa tekanan jual mulai berkurang, sementara keberhasilan merebut kembali area POC akan menjadi perkembangan penting bagi penguatan berikutnya.
Namun, apabila harga terus melemah tanpa respons pembelian yang memadai, skenario pemulihan tersebut berisiko kehilangan momentum.
Wealthmanager tidak menetapkan angka support maupun target harga spesifik dalam pengamatannya. Oleh karena itu, perkembangan Ethereum masih bergantung pada respons harga di sekitar area saat ini dan kemampuannya menghadapi resistance terdekat.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.


