Pergerakan pasar kripto hari ini, Minggu (24/5/2026), mulai kembali dipenuhi spekulasi potensi reli besar setelah sejumlah analis teknikal melihat beberapa aset utama memasuki zona penentuan penting.
Mulai dari Dogecoin (DOGE), Shiba Inu (SHIB), hingga Artificial Superintelligence Alliance (FET), sejumlah pola teknikal jangka menengah mulai menunjukkan sinyal yang dianggap berpotensi memicu pergerakan agresif apabila breakout berhasil terjadi.
Di tengah kondisi pasar yang masih bergerak fluktuatif sepanjang Mei 2026, perhatian trader dalam kripto hari ini juga tertuju pada beberapa level support utama yang kini sedang diuji.
Sejumlah analis menilai area-area tersebut dapat menjadi titik penentuan arah pasar dalam beberapa pekan ke depan, terutama setelah banyak aset mengalami pullback cukup dalam sejak awal kuartal kedua tahun ini.
Area Kritis DOGE Kembali Diuji, Potensi Reli Baru Mulai Disorot
Analis Bitcoinsensus melihat Dogecoin (DOGE) saat ini sedang kembali menguji macro support trendline yang sudah bertahan sejak 2015.
Dalam grafik yang dibagikannya, trendline naik berwarna kuning tersebut sebelumnya beberapa kali berhasil menjadi area pantulan besar yang menandai bottom siklus utama DOGE, termasuk sebelum reli besar pada 2017 dan 2020.

Saat ini, area support paling penting DOGE berada di kisaran US$0,08 hingga US$0,10. Harga DOGE sendiri terlihat bergerak di sekitar US$0,105 dan mulai mendekati zona reaksi penting yang dinilai dapat menentukan arah tren jangka panjang berikutnya.
Bitcoinsensus menilai apabila trendline tersebut kembali bertahan, DOGE berpotensi membentuk higher low baru dalam struktur bullish makro jangka panjangnya. Sementara itu, resistance terdekat DOGE berada di area US$0,20 sebelum menuju area US$0,40 hingga sekitar US$0,80 yang sebelumnya menjadi puncak siklus besar DOGE.
Namun, apabila support trendline makro tersebut gagal dipertahankan, tekanan bearish disebut dapat meningkat dan membuka peluang penurunan lebih dalam ke bawah area US$0,08. Karena itu, DOGE menjadi salah satu aset yang paling diperhatikan trader dalam kripto hari ini.
SHIB Masuk Fase Penting, Trader Mulai Tunggu Ledakan Harga
Di sisi lain, analis Jonathan Carter melihat memecoin Shiba Inu (SHIB) saat ini sedang berada dalam fase akhir pembentukan pola falling wedge pada time frame tiga harian. Menurutnya, struktur tersebut mulai memasuki tahap compression terakhir yang sering dianggap sebagai sinyal awal sebelum breakout besar terjadi.

Jonathan Carter menilai pattern completion SHIB kini semakin mendekati tahap konfirmasi. Kondisi itu dinilai membuka peluang terbentuknya fase reli baru apabila buyer berhasil mendorong harga keluar dari pola wedge tersebut.
Dalam proyeksi yang dibagikannya, target breakout SHIB berada di area US$0,0000068, kemudian US$0,0000220, hingga sekitar US$0,0000330 apabila momentum bullish berhasil berlanjut. Struktur wedge yang semakin menyempit juga disebut menunjukkan tekanan jual mulai melemah dalam beberapa waktu terakhir.
Pergerakan SHIB tersebut ikut menjadi sorotan utama pasar kripto hari ini karena memecoin masih menjadi salah satu sektor dengan volatilitas tertinggi sepanjang 2026.
NIGHT Dekati Area Breakout Penting
Sementara itu, analis CryptoCove melihat Midnight (NIGHT) saat ini sedang berada di ambang breakout dari pola descending channel pada time frame 4 jam. Struktur descending channel tersebut sebelumnya terus menekan harga sejak pertengahan Maret 2026 melalui pola lower high dan lower low yang dominan.

Dalam grafik yang dibagikannya, NIGHT kini mulai mendekati garis resistance atas channel di area sekitar US$0,033 hingga US$0,034. Area tersebut menjadi level breakout paling penting yang harus ditembus apabila buyer ingin mengonfirmasi perubahan momentum jangka pendek menjadi bullish.
CryptoCove memperkirakan apabila breakout berhasil dikonfirmasi, NIGHT berpotensi mengalami reli cepat sekitar 40 persen dengan target utama di area US$0,047 hingga US$0,048.
Di sisi lain, support terdekat NIGHT masih berada di kisaran US$0,030 hingga US$0,031, sedangkan support bawah descending channel berada di sekitar US$0,026.
Selama harga tetap bertahan di atas support tersebut, peluang breakout bullish dinilai masih terbuka dalam beberapa hari mendatang.
BNB Masih Bertahan dalam Struktur Bullish
Untuk BNB Coin (BNB), Jonathan Carter melihat harga saat ini sedang bergerak di dekat garis tengah dari ascending channel pada time frame mingguan. Struktur channel tersebut dinilai masih mempertahankan bias bullish selama area support utama tidak kehilangan momentum.

Menurutnya, fase konsolidasi di area tengah channel sering menjadi titik penting sebelum harga melanjutkan tren naik berikutnya. Apabila pantulan bullish berhasil dikonfirmasi, target kenaikan BNB diperkirakan dapat mengarah ke area US$950, kemudian US$1.800, hingga sekitar US$2.500 dalam proyeksi jangka panjangnya.
Kondisi tersebut membuat BNB ikut masuk radar trader dalam kripto hari ini, terutama setelah volume perdagangan sejumlah altcoin mulai kembali meningkat dalam beberapa sesi terakhir.
FET Disebut Masih di Awal Reli Besar
Selain memecoin dan altcoin utama lainnya, token Artificial Superintelligence Alliance (FET) juga mulai menjadi perhatian besar di pasar kripto hari ini setelah analis Javon Marks melihat munculnya kombinasi bullish divergence dan breakout menyerupai falling wedge pada struktur grafiknya.
Menurutnya, pola tersebut sering menjadi sinyal awal sebelum terjadi pergerakan bullish besar dalam jangka menengah.

Dalam analisis yang dibagikannya, Javon Marks menilai harga FET saat ini kemungkinan masih berada pada tahap awal dari fase kenaikan baru setelah sebelumnya mengalami tekanan panjang bersama sektor AI kripto secara keseluruhan.
Ia melihat struktur breakout yang mulai terbentuk menunjukkan momentum seller mulai melemah, sementara buyer perlahan kembali mengambil alih pergerakan pasar.
Javon Marks bahkan memperkirakan FET berpotensi mencatat kenaikan lebih dari 730 persen apabila harga berhasil kembali menuju area sekitar US$2.
Target tersebut disebut menjadi salah satu proyeksi bullish terbesar yang saat ini mulai diperhatikan trader AI kripto. Kondisi itu juga muncul ketika minat pasar terhadap narasi artificial intelligence dan blockchain kembali meningkat dalam beberapa pekan terakhir.
Meski begitu, trader masih memantau apakah FET mampu mempertahankan momentum breakout tersebut dalam beberapa hari ke depan. Selama struktur bullish divergence tetap bertahan dan harga tidak kembali turun ke bawah area breakout sebelumnya, peluang reli lanjutan dinilai masih cukup terbuka.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.


