Kripto Hari Ini 29 Mei 2026: DOGE Siap Meledak, ETH Kasih Sinyal Besar

Pasar aset digital kembali dipenuhi berbagai sinyal teknikal penting menjelang akhir Mei 2026. Sejumlah analis melihat beberapa altcoin utama mulai memasuki fase penentuan arah baru setelah bergerak dalam konsolidasi panjang selama beberapa bulan terakhir.

Dalam analisis kripto hari ini, Jumat (29/5/2026), perhatian terbesar datang dari Dogecoin (DOGE) dan Ethereum (ETH) yang sama-sama menunjukkan struktur bullish jangka menengah hingga panjang.

Selain DOGE dan ETH, beberapa altcoin lain seperti Arbitrum (ARB), JasmyCoin (JASMY), hingga Stellar (XLM) juga mulai menunjukkan pola teknikal yang dinilai berpotensi membuka peluang breakout apabila buyer mampu mempertahankan area support utama masing-masing.

Pergerakan tersebut membuat trader kembali memantau peluang rotasi modal ke sektor altcoin di tengah kondisi pasar yang mulai stabil.

ARB Terjebak di Zona Tekanan, Breakout Besar Mulai Dinanti

Analis teknikal Cryptonic melihat Arbitrum (ARB) saat ini berada dalam fase konsolidasi ketat setelah mengalami rejection kuat dari zona supply US$0,114 hingga US$0,115. Menurutnya, harga sempat memperlihatkan indikasi bullish continuation sebelum seller kembali mengambil alih dan mendorong harga turun menuju area demand di sekitar US$0,103.

analisis ARB 29 mei

Dalam analisis kripto hari ini, Cryptonic menilai struktur sideways yang terbentuk mencerminkan ketidakpastian antara buyer dan seller. Meski buyer masih cukup aktif mempertahankan support, momentum pemulihan dinilai belum cukup kuat untuk mengonfirmasi pembalikan tren besar.

Ia menyoroti bahwa area resistance US$0,114 menjadi level terpenting yang harus direbut buyer. Jika breakout valid berhasil terjadi di atas zona tersebut, ARB dinilai berpotensi memulai ekspansi bullish baru. Namun apabila gagal menembus resistance, harga berisiko kembali melakukan liquidity sweep menuju support US$0,103.

IKLAN
Urban Stretch Centre Medan
BACA JUGA:  Harga Kripto Hari Ini 30 April 2026: SOL hingga MUBARAK Masuki Fase Penentuan

Lama Tertekan, DOGE Kini Mulai Tunjukkan Tanda Ledakan Baru

Sementara itu, analis Ninedex melihat Dogecoin (DOGE) masih memiliki struktur pertumbuhan jangka panjang yang menarik meski dikenal sebagai aset dengan pasokan inflasi tetap.

Dalam grafik mingguan yang dibagikannya, DOGE disebut memiliki annual growth slope sekitar 25 persen dengan pola channel yang terus naik secara bertahap dari tahun ke tahun.

analisis DOGE 29 Mei

Menurut Ninedex, struktur Dogecoin berbeda dibanding sebagian besar altcoin lain karena pasokan tokennya terus bertambah sekitar 5 miliar DOGE per tahun tanpa mekanisme burning. Meski begitu, ia menilai model tersebut bukan termasuk compound inflation karena tingkat inflasi akan semakin kecil seiring bertambahnya total pasokan beredar.

DOGE saat ini disebut sedang berada di bagian bawah main channel setelah sebelumnya memantul kuat dari area US$0,089. Pantulan tersebut dinilai berhasil mengubah indikator jangka panjang menuju high-probability uptrend meski koreksi jangka pendek masih berlangsung.

Dalam analisis kripto hari ini, Ninedex memperkirakan DOGE masih berpotensi menguji kembali area US$0,09 untuk membentuk pola double bottom.

Namun apabila harga berhasil kembali masuk ke dalam green channel pada percobaan berikutnya, DOGE diperkirakan dapat bergerak menuju area US$0,12 hingga US$0,38 yang menjadi resistance utama selama empat tahun terakhir.

Ia juga menyebut bahwa apabila pasar memasuki liquidity-driven bull market, DOGE berpotensi menembus area US$0,38 dengan lebih mudah sebelum bergerak menuju target channel berikutnya di sekitar US$0,7. Bahkan dalam kondisi euforia pasar ekstrem, peluang melesat menuju area US$2 disebut tetap terbuka.

BACA JUGA:  CME Group Siap Luncurkan Futures Indeks Kripto Pertama, XRP hingga SOL Masuk

ETH Pertahankan Struktur Bullish Mingguan

Ethereum (ETH) juga mulai kembali menarik perhatian trader, di mana analis Jonathan Carter melihat harga masih mampu bertahan di atas batas bawah pola ascending channel pada time frame mingguan. Struktur tersebut dinilai menjadi tanda bahwa buyer masih aktif menjaga tren bullish jangka panjang.

analisis ETH 29 Mei

Menurut Jonathan Carter, kemampuan ETH mempertahankan support ascending channel menunjukkan fondasi bullish masih cukup solid meski volatilitas pasar belum sepenuhnya mereda. Selama support tersebut tetap bertahan, peluang recovery Ethereum dinilai masih sangat terbuka.

Dalam proyeksinya, target pemulihan ETH berada di area US$2.350 sebagai resistance awal. Jika momentum bullish berlanjut, Ethereum diperkirakan memiliki peluang bergerak menuju area US$4.700 hingga target lanjutan di sekitar US$5.700.

Analisis kripto hari ini menunjukkan ETH masih menjadi salah satu aset utama yang dipantau investor karena struktur teknikal jangka panjangnya dinilai lebih stabil dibanding sebagian besar altcoin lain.

JASMY Mulai Siapkan Reli Lanjutan Pasca Breakout

Jonathan Carter juga menyoroti JasmyCoin (JASMY) yang saat ini bergerak di atas area breakout pola falling wedge pada time frame dua harian. Menurutnya, proses retest berlangsung cukup bersih dan mulai memperlihatkan tekanan pantulan yang semakin kuat.

analisis JASMY 29 Mei

Ia menilai struktur tersebut menjadi salah satu tanda bahwa bullish wave baru sedang dipersiapkan pasar. Selain itu, buyer disebut mulai kembali aktif mempertahankan area retest setelah breakout berhasil terjadi beberapa waktu lalu.

Apabila momentum bullish terus berkembang, JASMY diperkirakan memiliki peluang bergerak menuju target US$0,008, kemudian US$0,021 hingga area US$0,032 sebagai resistance lanjutan.

BACA JUGA:  Pola Langka XRP Kembali Terbentuk, Mirip Tanda Sebelum Reli Besar

XLM Bertahan 4 Bulan di Zona Akumulasi, Sinyal Reli Mulai Muncul

Di sisi lain, analis teknikal Master Ananda melihat Stellar (XLM) mulai membentuk struktur konsolidasi yang berpotensi bullish setelah bergerak sideways selama hampir empat bulan terakhir.

Dalam grafik dua harian yang dibagikannya, XLM disebut telah membentuk bottom sejak 6 Februari 2026 dan bergerak dalam dalam range US$0,1362 hingga US$0,1858.

analisis XLM 29 Mei

Master Ananda menilai fase sideways di area support seperti sekarang justru dapat menjadi fase akumulasi sebelum pergerakan besar berikutnya dimulai. Beberapa hari lalu, XLM sempat menguji batas bawah di sekitar US$0,1395 melalui wick sebelum langsung memantul dan membentuk tiga candle hijau beruntun.

Menurutnya, reaksi tersebut menunjukkan buyer masih aktif mempertahankan zona support utama. Saat ini, area resistance utama berada di kisaran US$0,1780 hingga US$0,1858 yang menjadi batas atas fase konsolidasi beberapa bulan terakhir.

Ia juga menilai struktur XLM saat ini mirip dengan beberapa altcoin besar lain seperti Toncoin, Solana, Filecoin dan NEAR Protocol yang sama-sama membentuk base sejak Februari 2026. Selama XLM masih bertahan di dalam opportunity buy-zone atau zona peluang beli saat ini, peluang pembentukan higher high baru dinilai masih terbuka dalam jangka panjang.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait