Pergerakan sejumlah aset kripto kembali menjadi sorotan dalam analisis kripto hari ini, Selasa (4/8/2026), setelah beberapa altcoin menunjukkan fase teknikal yang berpotensi menentukan arah pergerakan berikutnya.
Chainlink (LINK), Algorand (ALGO), Ethereum (ETH), Hyperliquid (HYPE) dan Zcash (ZEC) sama-sama berada di dekat area support maupun resistance penting yang berpotensi memicu breakout atau breakdown dalam waktu dekat.
Sejumlah analis menilai kondisi tersebut membuat trader perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap level-level teknikal utama.
Konfirmasi penembusan atau kegagalan mempertahankan support akan menjadi faktor yang menentukan apakah tren baru akan terbentuk atau justru terjadi pembalikan arah dalam beberapa hari mendatang.
LINK di Titik Kritis, Breakdown atau Rebound Segera Ditentukan
Menurut analis GainMuse, Chainlink (LINK) masih bergerak di dalam pola wedge besar pada time frame 8 jam. Harga terus menekan area support utama setelah mengalami rejection di dekat resistance, menunjukkan bahwa tekanan jual masih mendominasi pergerakan jangka pendek.

Analis menilai pola wedge yang semakin menyempit mengindikasikan fase penentuan arah sudah semakin dekat. Apabila harga ditutup di bawah level psikologis US$8, skenario bearish akan semakin kuat dengan target penurunan menuju area support berikutnya di sekitar US$7,88.
Sebaliknya, peluang pemulihan masih terbuka apabila LINK mampu kembali merebut area US$8,63. Breakout di atas level tersebut dapat membawa harga menguji resistance wedge di sekitar US$8,91 sekaligus mengurangi tekanan jual yang berkembang dalam beberapa pekan terakhir.
ALGO Pertahankan Breakout, Peluang Reli Masih Terbuka
Dalam analisis kripto hari ini, Algorand (ALGO) menjadi salah satu aset yang masih mempertahankan sinyal positif. Analis Globe of Crypto menyebut ALGO telah mengonfirmasi breakout dari pola falling wedge pada grafik harian sebelum melakukan retest ke area bekas resistance yang kini berubah menjadi support.

Retest tersebut dinilai berhasil dipertahankan sehingga menunjukkan tekanan jual mulai mereda. Selama harga tetap berada di atas kisaran US$0,080–US$0,083, struktur bullish pasca-breakout masih dianggap valid.
Di sisi atas, resistance terdekat berada di sekitar US$0,095, kemudian disusul area US$0,110–US$0,130. Jika momentum beli terus meningkat, ALGO diproyeksikan memiliki peluang melanjutkan kenaikan hingga mendekati US$0,16.
Setahun Tertekan, ETH Kini Punya Peluang Balik Arah
Ethereum (ETH) juga masuk dalam daftar analisis kripto hari ini, di mana analis Vuori mengamati harga sedang menguji resistance atas pola falling wedge yang telah terbentuk selama kurang lebih satu tahun pada grafik harian.

Pola tersebut selama ini dikenal sebagai salah satu pola pembalikan bullish apabila breakout berhasil dikonfirmasi. Menurut Vuori, area resistance penting berada pada kisaran US$1.850–2.000. Penembusan yang disertai kemampuan bertahan di atas zona tersebut dapat membuka peluang kenaikan ETH menuju US$3.300–US$3.400, kemudian US$4.800–US$4.900.
Sementara itu, area US$1.500 masih menjadi support utama yang dinilai penting untuk menjaga struktur bullish jangka panjang. Selama level tersebut tidak ditembus, peluang melanjutkan tren naik masih tetap terbuka.
HYPE Masuki Fase Penentuan, Support Jadi Kunci Arah Berikutnya
Hyperliquid (HYPE) masih berada pada fase penentuan arah setelah mengalami koreksi dari puncaknya. Berdasarkan pengamatan analis Batman pada grafik tiga hari, harga kini menguji support horizontal yang bertepatan dengan posisi moving average (MA) 50, sehingga membentuk konfluensi teknikal yang cukup kuat.

Zona US$52–US$54 menjadi area yang paling diperhatikan karena berfungsi sebagai support sekaligus area demand. Selama harga bertahan di atas wilayah tersebut, peluang terjadinya pantulan masih dinilai cukup besar.
Apabila momentum beli kembali menguat, HYPE berpotensi menguji resistance awal di sekitar US$60 sebelum bergerak menuju kisaran US$74–US$76. Namun, kehilangan support US$52 dapat meningkatkan tekanan jual dan membuka ruang koreksi yang lebih dalam.
ZEC Lepas dari Tekanan Jual, Reli Baru Mulai Terbentuk?
Zcash (ZEC) melengkapi analisis kripto hari ini, dengan analis LSTRADER yang mengungkapkan bahwa aset tersebut telah mengonfirmasi breakout dari garis tren turun pada time frame 4 jam.
Breakout terjadi setelah terbentuk pola rounded bottom yang mengindikasikan tekanan jual mulai melemah dan pembeli kembali mendominasi pasar.

Support baru kini berada pada kisaran US$475–US$480, yaitu area bekas resistance yang telah berubah fungsi menjadi support setelah breakout. Selama harga mampu bertahan di atas zona tersebut, struktur bullish dinilai masih terjaga.
Di sisi atas, resistance terdekat berada di sekitar US$500, disusul target menengah pada kisaran US$530–US$550. Jika momentum kenaikan terus berlanjut, LSTRADER menilai ZEC masih memiliki peluang menguji kembali area US$590 sebagai target berikutnya.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.


