Analisis kripto hari ini, Minggu (5/7/2026), menunjukkan sejumlah aset mulai memasuki fase teknikal yang menarik untuk dicermati.
Litecoin (LTC), Cardano (ADA), Bonk (BONK), Gram (GRAM) dan Audiera (BEAT) sama-sama berada di area penentu yang dapat membuka peluang kenaikan apabila level support dan resistance penting berhasil ditembus atau dipertahankan.
Beberapa analis mencatat bahwa mayoritas aset tersebut tengah menguji area teknikal krusial setelah sebelumnya mengalami konsolidasi, breakout, maupun koreksi. Selama level-level kunci tetap terjaga, peluang terbentuknya momentum bullish dinilai masih terbuka.
LTC Uji Support Kritis, Nasib Tren Bullish Ditentukan di Area Ini
Dalam analisis kripto hari ini, analis GainMuse menilai Litecoin (LTC) masih bergerak dalam tekanan setelah mengalami rejection kuat di area US$45,50. Kondisi tersebut membuat harga kembali turun mendekati garis tren bawah di sekitar US$43,90, sementara momentum jangka pendek masih didominasi tekanan jual.

Menurut GainMuse, area US$43,80 hingga US$44 menjadi support yang wajib dipertahankan agar peluang pemulihan tetap terbuka. Apabila zona tersebut mampu menyerap tekanan jual, LTC berpotensi kembali menguji resistance di sekitar US$45 dan melanjutkan kenaikan menuju US$45,80 atau lebih tinggi.
Namun, skenario bullish akan melemah apabila harga ditutup di bawah US$43,70. Jika kondisi itu terjadi, struktur teknikal dinilai rusak dan LTC berpotensi melanjutkan pelemahan menuju area US$43 hingga US$42,50.
Breakout ADA Terjadi, Semua Mata Tertuju ke Level Kunci Ini
Sementara itu, analisis kripto hari ini juga menyoroti Cardano (ADA) yang mulai memperlihatkan sinyal penguatan setelah berhasil menembus garis tren turun di sekitar US$0,178. Breakout tersebut terjadi setelah harga bergerak dalam pola falling wedge selama beberapa pekan.

GainMuse menjelaskan bahwa konfirmasi utama masih bergantung pada kemampuan ADA menutup perdagangan di atas US$0,185. Jika level tersebut berhasil ditembus, peluang kenaikan menuju area supply di sekitar US$0,235 dinilai semakin terbuka.
Sebaliknya, apabila harga kembali ditutup di bawah US$0,155, breakout dianggap gagal sehingga ADA berpotensi menguji ulang support di kisaran US$0,140. Menurut GainMuse, area tersebut sebelumnya menjadi fondasi akumulasi yang menopang struktur harga selama fase konsolidasi.
BONK Bangun Momentum Bullish, Level Ini Jadi Penentu Reli Berikutnya
Pada token meme, analis Knight melihat Bonk (BONK) mulai menunjukkan struktur yang lebih konstruktif setelah berhasil keluar dari pola ascending channel pada grafik 4 jam. Harga kini sedang menguji resistance penting yang berpotensi menjadi penentu arah pergerakan berikutnya.

Knight menjelaskan bahwa terbentuknya pola higher low mengindikasikan tekanan beli mulai meningkat. Support terdekat berada di kisaran US$0,00000430 hingga US$0,00000440, sementara resistance utama berada di area US$0,00000495 hingga US$0,00000505.
Jika resistance tersebut berhasil ditembus dan berubah menjadi support baru, BONK diperkirakan memiliki peluang melanjutkan kenaikan menuju US$0,00000550, kemudian US$0,00000600, dengan target lanjutan di sekitar US$0,00000750. Namun apabila breakout gagal dipertahankan, harga berpotensi kembali bergerak dalam fase konsolidasi.
GRAM Amankan Level Kritis, Siap Melonjak?
Dalam analisis kripto hari ini, Gram (GRAM) juga menjadi salah satu aset yang mendapat perhatian. Analis Emilio Bojan menilai token yang sebelumnya dikenal sebagai TON itu berhasil merebut kembali zona resistance penting di kisaran US$1,63 hingga US$1,84.

Zona tersebut kini dinilai berpotensi berubah fungsi menjadi support baru setelah harga keluar dari fase konsolidasi. Selama pembeli mampu mempertahankan posisi di atas area reclaim tersebut, struktur bullish masih dinilai tetap terjaga.
Emilio Bojan memproyeksikan target kenaikan berikutnya berada di sekitar US$3,75, yang menjadi resistance utama pada grafik. Namun apabila harga kembali turun di bawah area US$1,63 hingga US$1,84, momentum bullish berpotensi melemah dan GRAM dapat kembali memasuki fase konsolidasi.
BEAT Masih Jaga Bias Bullish
Sementara itu, analisis kripto hari ini dari FinoraAI menunjukkan Audiera (BEAT) masih mempertahankan prospek bullish selama area US$2,91 hingga US$2,92 mampu bertahan sebagai support utama. Menurutnya, area tersebut menjadi titik penting untuk mencari konfirmasi pembalikan sebelum harga melanjutkan kenaikan.

FinoraAI menilai target pertama berada di sekitar US$3,28. Jika harga berhasil ditutup di atas level tersebut dengan momentum yang kuat, peluang kenaikan diperkirakan berlanjut menuju US$3,66 sebagai target berikutnya.
Di sisi lain, apabila harga justru ditutup di bawah US$2,91, bias pasar berubah menjadi bearish. Dalam skenario tersebut, BEAT berpotensi terkoreksi menuju area US$2,80 hingga US$2,70. Oleh karena itu, pergerakan harga di sekitar support utama menjadi perhatian utama pelaku pasar dalam beberapa sesi perdagangan mendatang.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.


