Nama token HYPE dari Hyperliquid kini mulai ramai diperbincangkan. Bukan tanpa alasan, pergerakannya didukung oleh aktivitas on-chain bernilai jutaan dolar yang melibatkan institusi besar. Jejak transaksi ini memberi sinyal bahwa ada sesuatu yang sedang terjadi di balik layar.
Institusi Lepas Aset Besar, Mulai Masuk HYPE
Laporan Arkham Intelligence pada Rabu (20/05/2026) mengungkap langkah yang mengejutkan. Goldman Sachs tercatat melepas sejumlah kripto dalam jumlah besar, mulai dari XRP senilai US$152 juta, Ethereum sekitar US$500 juta, hingga Bitcoin sekitar US$450 juta.
Namun di balik aksi jual tersebut, ada manuver yang tak kalah menarik. Goldman Sachs justru mulai membangun eksposur ke HYPE melalui instrumen pasar tradisional, bukan membeli tokennya secara langsung di bursa kripto.
Data 13F menunjukkan mereka memiliki posisi di Hyperliquid Strategies Inc (PURR) dengan nilai US$3,33 juta atau setara 654.630 saham. Instrumen ini diyakini menjadi jalur bagi institusi untuk mendapatkan akses terhadap ekosistem Hyperliquid dan HYPE.

Langkah ini langsung menarik perhatian pasar. Perpindahan dari aset kripto besar ke eksposur altcoin seperti ini bukan keputusan sembarangan, apalagi dilakukan oleh institusi besar sekelas Goldman Sachs.
Whale Ikut Masuk, Akumulasi Kian Agresif
Aliran dana tidak hanya datang dari satu pihak. Data Lookonchain pada Kamis (21/05/2026) menunjukkan sebuah alamat yang diduga terkait Grayscale mengakumulasi HYPE dalam jumlah besar selama sepekan terakhir.
Wallet tersebut kini tercatat memegang sekitar 176.050 HYPE dengan nilai mencapai US$9,84 juta. Jumlah ini menunjukkan adanya kepercayaan yang cukup besar terhadap aset tersebut di tengah pergerakan pasar yang dinamis.

Menariknya, sekitar 149.100 HYPE juga dipindahkan ke sistem Hyperliquid. Ini mengindikasikan bahwa aset tersebut tidak hanya disimpan, tetapi juga mulai dimanfaatkan dalam ekosistemnya, yang bisa menjadi sinyal adopsi.
Di sisi lain, aktivitas agresif juga terlihat dari wallet yang dikaitkan dengan Galaxy Digital. Dalam waktu dua jam saja, mereka membeli 158.100 HYPE senilai sekitar US$8,8 juta, menambah tekanan beli di pasar.
Pergerakan ini diperkuat oleh wallet baru yang menarik 536.000 HYPE dari Coinbase, dengan nilai US$29,87 juta. Masuknya whale dan institusi secara bersamaan seperti ini sering kali menjadi katalis kuat yang mendorong harganya naik.

Harga Melejit, HYPE Ungguli Kripto Utama
Dampaknya langsung terasa. Dalam tujuh hari terakhir, HYPE melonjak lebih dari 50 persen dan kini diperdagangkan di kisaran US$58,4. Kenaikan ini bahkan berhasil mengungguli performa Bitcoin dan Ethereum dalam periode yang sama.
Lonjakan ini mencerminkan tekanan beli yang kuat. Ketika permintaan datang dari institusi besar, pergerakan harga cenderung lebih cepat dan agresif. Ini yang membuat reli HYPE terlihat menonjol dibanding aset lainnya.
Meski begitu, kenaikan tajam selalu membawa risiko. Pertanyaannya, apakah momentum ini masih berlanjut atau justru mulai mendekati titik jenuh. Yang jelas, ketika institusi mulai masuk, arah pasar sering kali ikut berubah.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.


