Kripto Ini Naik 70 Persen Sebulan, Hayes Ungkap Penyebabnya

Lonjakan harga tajam kembali terjadi di pasar kripto. Dalam 30 hari terakhir, satu aset crypto mencuri perhatian setelah melesat lebih dari 70 persen. Di balik kenaikan ini, ada narasi besar yang mulai terbentuk, dan menurut Arthur Hayes, ini bukan sekadar hype biasa.

Narasi Privacy Menguat, Hayes Lirik Zcash

Kenaikan harga yang terjadi bukan tanpa alasan. Dalam wawancara bersama The Rollup pada Senin (25/05/2026), Arthur Hayes mengungkap adanya perubahan besar dalam cara pasar memandang kripto, khususnya terkait isu privasi.

Menurutnya, kekhawatiran terhadap dominasi Big Tech, pemerintah, hingga perkembangan AI yang agresif dalam mengumpulkan data, mulai mengubah perspektif investor. Dalam situasi ini, kripto dengan fitur privasi kembali mendapat perhatian.

“Kita mulai menyadari, kemampuan Big Tech, pemerintah, dan AI untuk mengetahui segala hal tentang kita serta melacak apa yang terjadi dalam hidup kita, membuat kebutuhan akan privasi uang yang benar-benar terjamin secara kriptografi menjadi sangat penting,” jelasnya.

Narasi Kripto Selanjutnya? Arthur Hayes Yakin Privasi Pegang Peran Kunci

Hayes menilai, kemampuan untuk memiliki sistem keuangan yang akan menjadi kebutuhan utama ke depan. Ia bahkan menyebut transparansi penuh dalam teknologi blockchain bisa menjadi kelemahan, terutama jika seluruh aktivitas finansial dapat dilacak secara terbuka.

BACA JUGA:  Sinyal Rotasi? Whale Tinggalkan Bitcoin dan Borong Kripto Ini

Dari sinilah satu nama kembali mencuat, yakni kripto Zcash (ZEC). Hayes menyebut aset crypto yang satu ini sebagai salah satu representasi paling kuat dari konsep private money di era digital.

Harga Kripto ZEC Melejit, Tapi Koreksi Mengintai

Sejalan dengan narasi yang menguat, harga Zcash (ZEC) memang menunjukkan performa impresif. Dalam sebulan terakhir, aset ini tercatat naik lebih dari 74 persen dan kini diperdagangkan di kisaran US$611 hingga US$612.

IKLAN
Urban Stretch Centre Medan

Namun, di balik lonjakan tersebut, sinyal koreksi jangka pendek mulai terlihat. Secara teknikal, tekanan mulai muncul setelah harga kripto ZEC gagal mempertahankan posisi di atas area US$615.

Berdasarkan analisis yang diunggah oleh Team LAMBO pada Selasa (26/05/2026), ZEC saat ini berpotensi keluar dari pola rising channel, yang biasanya menjadi indikasi awal pelemahan tren dalam jangka pendek.

BACA JUGA:  Jangan Nekat Klik Buy, OJK Spill Tips Aman Investasi Kripto

Harga yang kini bergerak di sekitar US$611 dinilai berada di zona krusial. Jika area ini tidak mampu dipertahankan, maka tekanan jual berpotensi meningkat sebelum tren naik kembali berlanjut.

“Harga berpotensi melanjutkan penurunan ke bawah US$595, yang merupakan Fibonacci level 0,236 yang krusial, lalu bisa menargetkan area US$540 hingga US$495 sebelum melanjutkan tren bullish berikutnya,” jelasnya.

Analisis Harga Zcash (ZEC) - Team LAMBO
Analisis Harga Zcash (ZEC) – Team LAMBO

Privasi Jadi Kunci di Era AI

Melihat lebih jauh, Hayes tidak hanya berbicara soal pergerakan harga, tetapi juga perubahan fundamental dalam industri kripto. Ia menegaskan bahwa privasi akan menjadi salah satu narasi utama ke depan.

“Memiliki sistem uang yang benar-benar privat dan terjamin secara kriptografi akan menjadi sangat penting,” ungkapnya.

Menurut Hayes, kombinasi antara perkembangan AI, pengawasan digital, dan dominasi data akan mendorong individu mencari alternatif sistem keuangan yang lebih privat dan tidak mudah dilacak.

BACA JUGA:  Gawat! Data Bitcoin Ini Mulai Tunjukkan Tanda Koreksi Besar

Pandangan ini yang membuatnya menjadikan Zcash sebagai salah satu posisi terbesar dalam portofolionya. Bagi Hayes, aset ini bukan sekadar peluang jangka pendek, tetapi bagian dari perubahan besar dalam lanskap kripto global.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait